Simak Bahaya Menerobos Banjir Buat Motor Anda, Bisa Bikin Rusak

Terdapat beberapa kerusakan yang mengintai sepeda motor Anda jika dipaksa melewati atau menerobos banjir

Simak Bahaya Menerobos Banjir Buat Motor Anda, Bisa Bikin Rusak

KatadataOTO – Sejumlah wilayah Jakarta terendam banjir pada Rabu (29/1). Hal tersebut terjadi karena tingginya intensitas hujan selama beberapa hari belakangan.

Pengendara pun diminta buat berhati-hati. Apalagi bagi para pengguna sepeda motor dalam kegiatan sehari-hari.

Sebab peristiwa serupa masih berpotensi kembali terjadi di waktu mendatang. Bisa membuat kegiatan Anda terganggu.

Nah bila air kembali naik, pemilik kendaraan roda dua diminta untuk tidak memaksa melewati jalan tersebut.

Cara aman melintasi banjir dengan sepeda motor
Photo : 123RF

“Kalau melewati banjir biasanya motor bakal mati. Kemungkinan air masuk ke dalam mesin, harus buru-buru ditangani,” ungkap Mulyono, Kepala Bengkel AHASS Wahana Gunung Sahari ketika ditemui KatadataOTO beberapa waktu lalu.

Lebih jauh dia menuturkan bahwa bila ruang bakar sudah kemasukan air, maka bisa mengakibatkan water hammer di mesin motor.

Membuat sejumlah komponen di jantung mekanis mengalami kerusakan. Kemudian harus segera diperbaiki di bengkel.

“Kemungkinan setang seher bengkok beserta sehernya baret jadi macet di blok mesin. Jadi kalau bisa jangan melewati banjir,” lanjut dia.

Di sisi lain tidak hanya mesin yang rusak akibat menerobos banjir, namun bagian CVT (Continuously Variable Transmission) juga terdampak.

Air bisa masuk melalui lubang kecil pada bagian bak CVT motor matic. Sehingga menimbulkan karat di semua bagian.

“Seperti pulley, rumah roller sampai kipas bagian depan semua karatan. Bila dipaksakan berjalan maka bisa slip,” tegas Mulyono.

Dia pun menyarankan kepada pemilik kendaraan roda dua agar tidak menerobos banjir seperti di Jakarta kemarin.

Bila tetap ini memaksakan, maka pastikan ketinggian air tidak melewati serta berada di bawah CVT motor Anda.

Penanganan Pada Motor Terobos Banjir

Di sisi lain bila Anda sudah terpaksa menerobos banjir, maka segera pergi ke bengkel terdekat. Lakukan penggantian oli mesin kendaraan.

Catat 23 Ruas Jalan Jakarta Terdampak Banjir di Rabu Pagi
Photo : Antara

“Oli gardan jangan lupa diganti juga. Kemudian lakukan servis CVT buat pengecekan maupun pembersihan,” tutur dia.

Dengan begitu maka kendaraan roda dua Anda tetap dalam kondisi prima, setelah melewati banjir atau genangan air yang cukup tinggi.

Jangan sampai pemilik sepeda motor lupa melakukan perawatan. Jika terlewat maka dapat menimbulkan berbagai kerusakan.


Terkini

mobil
Penjualan Honda

Penjualan Honda 2025 Turun Hingga 30 Persen, Ini Penyebabnya

Penjualan Honda 2025 mengalami penurunan yang cukup dampak dari beragam faktor termasuk lemahnya pasar otomotif

mobil
Hyundai

Hyundai Siap Sukseskan Kompetisi ASEAN Cup, Ada Timnas Indonesia

Hyundai menjadi sponsor utama dalam kompetisi ASEAN CUP yang diselenggarakan mulai Juni 2026 mendatang

otosport
Aprilia

Aprilia Perlihatkan Motor Baru Jorge Martin dan Marco Bezzecchi

Aprilia Racing jadi tim MotoGP ketiga yang merilis motor balap baru Marco Bezzecchi dan Jorge Martin

mobil
All-Terrain Circuit Experience BYD

All Train Circuit BYD, Tempat Unjuk Kebolehan NEV

BYD punya sirkuit all-terrain dengan fasilitas lengkap sebagai tempat pengetesan dan pamer ketangguhan New Energy Vehicle atau NEV

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung saat Libur Isra Miraj

Meski ada libur nasional Isra Miraj hari ini, SIM keliling Bandung hadir guna memenuhi kebutuhan pengedara

mobil
MotoGP

Penjelasan Aturan Restart Motor di MotoGP, Berlaku Tahun Ini

FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP

otosport
MotoGP 2027

Kata Rossi Soal Peraturan MotoGP 2027, Tetap Andalkan Ducati

Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan

mobil
Mobil Listrik

Insiden Mobil Listrik Terbakar saat Diparkir, Ini Analisanya

Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia