Penjualan Motor Februari 2022, Bebek dan Sport Naik Tipis

Meski sempat mengalami kenaikan di awal tahun, penjualan motor Februari 2022 di Indonesia kembali turun

Penjualan Motor Februari 2022, Bebek dan Sport Naik Tipis

TRENOTO – Setelah menunjukan tren positif di Januari 2022, penjualan motor Februari 2022 kembali mengalami penurunan di Indonesia . Seperti dilansir data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan motor secara wholesales (pabrik ke dealer) pada Februari 2022 berada di angka 368.101 unit.

Angka tersebut mengalami penurunan 17 persen dibandingkan periode yang sama bulan lalu. Tercatat, penjualan sepeda motor pada Januari 2022 berada di angka 443.890 unit.

Dari tiga model yang ditawarkan, skuter matik (skutik) masih mendominasi penjualan dengan pangsa pasar mencapai 87.97 persen. Selanjutnya terdapat segmen sport dengan pangsa pasar 6.07 persen dan bebek 5.95 persen.

Uniknya pangsa pasar skutik terkoreksi turun tipis dari Januari 88.66 persen. Namun model sport dan bebek naik tipis dibandingkan bulan lalu. 

Namun, peningkatan penjualan terjadi dari sisi ekspor. AISI menyebut, peningkatan untuk penjualan ke luar negeri berada di angka 4,2 persen bila dibandingkan Januari 2022. 

Khusus Februari 2022 ekspor yang mampu dikukuhkan berada di angka 59.542 unit, sedangkan bulan pertama tahun ini hanya berhasil mencatatkan 51.036 unit.  

Dari data yang ada diketahui ekspor kendaraan yang mendominasi masih dipegang skutik dengan persentase mencapai 73.37 persen, disusul sport di angka 18.7 persen dan bebek 7.93 persen.

Photo : 123RF

Target Penjualan Tahun Ini

Terdapat lima merek kendaraan yang terdaftar menjadi anggota, Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengatakan, potensi peningkatan penjualan motor di 2022 masih terbuka lebar. Terlebih pertumbuhan penjualan tahun lalu naik cukup signifikan.

"Kami harapkan tren positif ini berlanjut ke 2022 yang kami prediksi akan tumbuh 2 hingga 8 persen atau 5,1 juta hingga 5,4 juta unit. Ini akan memberikan multiplier effect yang positif buat industri terkait,” kata Sigit beberapa waktu lalu.

Tercatat, penjualan motor sepanjang 2021 berhasil mengukuhkan angka penjualan 5.057.516 unit. Angka tersebut mengalami peningkatan hingga 38 persen dibandingkan 2020. 

Kenaikan yang terjadi menjadi buktinya adanya perbaikan dan peningkatan penjualan di sektor otomotif setelah pandemi Covid-19 terjadi secara global. Meski belum pulih sepenuhnya,  industri sepeda motor mampu bangkit di 2021 meski tak mendapatkan insentif PPnBM seperti kendaraan roda empat. 

 


Terkini

modifikasi
NMAA

NMAA Boyong Karya dan Budaya Anak Bangsa ke Osaka Auto Messe 2026

NMAA tidak hanya sekadar memamerkan mobil modifikasi di ajang Osaka Auto Messe 2026, namun disertakan budaya

motor
Intip Kelebihan Triumph Scrambler Dedi Mulyadi untuk Blusukan

Intip Kelebihan Triumph Scrambler Dedi Mulyadi untuk Blusukan

Dedi Mulyadi memamerkan moge milik pribadinya saat melakukan kunjungan ke daerah-daerah pelosok Jabar

news
IIMS 2026

Area IIMS 2027 Diperluas, Antisipasi Pendatang Baru

IIMS 2027 masih digelar di JIExpo Kemayoran, tetapi rencananya memanfaatkan lahan tambahan seluas 20.000 m2

mobil
AHY tertarik Denza B5

AHY Sebut Tertarik Dengan Denza B5 Saat Berkunjung ke IIMS 2026

Agus Harimurti Yudhoyono mengaku tertarik dengan Denza B5 karena mobil tersebut memiliki desain yang tangguh

mobil
Denza D9

Denza D9, NEV Premium buat Pebisnis di Fortune Indonesia Summit 2026

MPV bertenaga listrik Denza D9 hadir di Fortune Indonesia Summit 2026, incar konsumen pelaku bisnis di RI

mobil
Ekspor Daihatsu

Daihatsu Ekspor Mobil CBU 13 Persen Lebih Banyak di 2025

Kegiatan ekspor mobil CBU Daihatsu sepanjang 2025 dikatakan mengalami peningkatan sebesar belasan persen

mobil
Ekspor mobil

Alasan Ekspor Mobil dari Indonesia Sulit Tembus Negara Maju

Gaikindo menilai ekspor mobil dari Indonesia terus berkembang meskipun masih menemui beberapa tantangan

mobil
Alasan Aletra Pertahankan Banyak Tombol Fisik di L8 EV

Keberadaan Tombol Fisik Pada Mobil Listrik Cina Akan Ditingkatkan

Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna