Harga Motor Bebek di Akhir Maret 2026, Supra dan Satria Stabil
28 Maret 2026, 07:33 WIB
Meski kasus Covid-19 kembali mengalami kenaikan, penjualan sepeda motor di Indonesia di Januari 2022 menunjukan tren positif
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Meski pandemi Covid-19 belum usai, penjualan motor di Indonesia pada awal 2022 menunjukan tren positif. Seperti dilansir data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan motor secara wholesales (pabrik ke dealer) pada Januari 2022 mencapai 443.890 unit.
Angka tersebut mengalami kenaikan 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tercatat, penjualan sepeda motor pada Januari 2021 berada di angka 394.733 unit.
Tak hanya itu, peningkatan 14 persen terjadi bila dibandingkan bulan sebelumnya atau Desember 2021. Dari data yang sama diketahui penjualan motor di akhir tahun lalu mengukuhkan angka 387.797 unit.
Dari tiga model yang ditawarkan, skuter matik (skutik) masih mendominasi penjualan dengan pangsa pasar mencapai 88.66 persen. Selanjutnya terdapat segmen sport dengan pangsa pasar 5.83 persen dan bebek 5.51 persen.
Namun, penurunan penjualan terjadi dari sisi ekspor. AISI menyebut, penurunan untuk penjualan ke luar negeri mencapai 38 persen bila dibandingkan awal tahun lalu.
Khusus Januari 2022 ekspor yang mampu dikukuhkan hanya 51.036 unit, sedangkan bulan pertama tahun lalu 81.929 unit. Bila dibandingkan akhir tahun lalu penurunan hingga 13 persen terjadi.
Dari data yang ada diketahui ekspor kendaraan di Desember 2021 berhasil mencapai 58.575 unit. Untuk penjualan ke luar negeri, skutik masih mendominasi dengan angka 69.94 persen, disusul sport mencapai 22.42 persen dan bebek 7.64 persen.
Terdapat lima merek kendaraan yang terdaftar menjadi anggota, Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengatakan, potensi peningkatan penjualan motor di 2022 masih bisa terjadi. Terlebih pertumbuhan tahun lalu cukup signifikan.
"Kami harapkan tren positif ini berlanjut ke 2022 yang kami prediksi akan tumbuh 2 hingga 8 persen atau 5,1 juta hingga 5,4 juta unit. Ini akan memberikan multiplier effect yang positif buat industri terkait,” kata Sigit beberapa waktu lalu.
Tercatat, penjualan motor sepanjang 2021 berhasil mengukuhkan angka penjualan 5.057.516 unit. Angka tersebut mengalami peningkatan hingga 38 persen dibandingkan 2020.
Kenaikan yang terjadi menjadi buktinya adanya perbaikan di sektor otomotif. Terlebih sepeda motor tak mendapatkan insentif PPnBM seperti kendaraan roda empat.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Maret 2026, 07:33 WIB
11 Maret 2026, 18:00 WIB
09 Maret 2026, 17:00 WIB
26 Februari 2026, 07:00 WIB
20 Februari 2026, 17:00 WIB
Terkini
03 April 2026, 15:39 WIB
Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar