Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Pemerintah siapkan Rp 7,3 triliun untuk subsidi motor listrik yang diharapkan mencapai 13 juta unit di 2030
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah telah menyiapkan dana sebesar US$ 455 juta atau Rp 7,3 triliun untuk digunakan sebagai subsidi motor listrik. Angka tersebut diharapkan bisa menarik masyarakat agar memiliki kendaraan yang ramah lingkungan.
Perlu diketahui bahwa pemerintah Indonesia memiliki target 13 juta sepeda motor listrik mengaspal di Tanah Air pada 2030. Angka itu jauh lebih besar ketimbang mobil listrik yang hanya 2 juta unit.
Namun kenyataannya penyerapan sepeda motor listrik di Indonesia dirasa masih jauh dari target. Sehingga perlu dorongan yang lebih maksimal agar pasar bisa segera terbentuk.
“Subsidi tersebut mencakup penjualan 800 ribu sepeda motor listrik baru serta konversi 200 ribu sepeda motor bermesin pembakaran,” ungkap Dadan Kusdiana, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dikutip Antara (23/05).
Berkat adanya subsidi maka diharapkan selisih harga kendaraan listrik dengan kendaraan konvensional bisa menurun. Harga yang lebih murah tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Tetapi target tersebut masih sangat jauh dari kenyataan saat ini. Berdasarkan data dari Sisapira, jumlah sepeda motor listrik bersubsidi yang berhasil dikirim baru mencapai angka 15.109 unit.
Meski demikian masih ada 12.648 unit sedang menjalani proses pendaftaran. Kemudian ada 1.758 sudah terverifikasi.
Salah satu tantangan dalam mengembangkan pasar kendaraan listrik di Indonesia adalah pengisian daya listrik. Oleh sebab itu kementerian ESDM masih terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukungnya seperti stasiun pengisian kendaraan listrik (SPKLU).
Diperkirkaan ada 32.000 SPKLU yang diperlukan pada tahun 2030 guna memenuhi permintaan. Selain itu ketersediaan pengisi daya di rumah dinilai sama pentingnya untuk menciptakan infrastruktur pengisian daya secara komprehensif.
Untuk memfasilitasi pengisian daya di rumah PT PLN menawarkan insentif seperti harga khusus peningkatan sistem kelistrikan dan potongan tarif pengisian daya semalaman. Langkah-langkah ini dirancang guna mendorong lebih banyak penduduk mengadopsi kendaraan listrik dengan membuat pengisian daya menjadi nyaman namun hemat biaya.
Keuntungan itu diharapkan bisa membuat masyarakat lebih tertarik untuk menggunakan sepeda motor listrik di masa depan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
06 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 11:00 WIB
Kegiatan ekspor mobil CBU Daihatsu sepanjang 2025 dikatakan mengalami peningkatan sebesar belasan persen
17 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menilai ekspor mobil dari Indonesia terus berkembang meskipun masih menemui beberapa tantangan
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang