PLN Ungkap Jumlah Pemakaian SPKLU Saat Libur Lebaran 2026 Naik
02 April 2026, 17:00 WIB
Pemerintah siapkan Rp 7,3 triliun untuk subsidi motor listrik yang diharapkan mencapai 13 juta unit di 2030
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah telah menyiapkan dana sebesar US$ 455 juta atau Rp 7,3 triliun untuk digunakan sebagai subsidi motor listrik. Angka tersebut diharapkan bisa menarik masyarakat agar memiliki kendaraan yang ramah lingkungan.
Perlu diketahui bahwa pemerintah Indonesia memiliki target 13 juta sepeda motor listrik mengaspal di Tanah Air pada 2030. Angka itu jauh lebih besar ketimbang mobil listrik yang hanya 2 juta unit.
Namun kenyataannya penyerapan sepeda motor listrik di Indonesia dirasa masih jauh dari target. Sehingga perlu dorongan yang lebih maksimal agar pasar bisa segera terbentuk.
“Subsidi tersebut mencakup penjualan 800 ribu sepeda motor listrik baru serta konversi 200 ribu sepeda motor bermesin pembakaran,” ungkap Dadan Kusdiana, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dikutip Antara (23/05).
Berkat adanya subsidi maka diharapkan selisih harga kendaraan listrik dengan kendaraan konvensional bisa menurun. Harga yang lebih murah tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Tetapi target tersebut masih sangat jauh dari kenyataan saat ini. Berdasarkan data dari Sisapira, jumlah sepeda motor listrik bersubsidi yang berhasil dikirim baru mencapai angka 15.109 unit.
Meski demikian masih ada 12.648 unit sedang menjalani proses pendaftaran. Kemudian ada 1.758 sudah terverifikasi.
Salah satu tantangan dalam mengembangkan pasar kendaraan listrik di Indonesia adalah pengisian daya listrik. Oleh sebab itu kementerian ESDM masih terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukungnya seperti stasiun pengisian kendaraan listrik (SPKLU).
Diperkirkaan ada 32.000 SPKLU yang diperlukan pada tahun 2030 guna memenuhi permintaan. Selain itu ketersediaan pengisi daya di rumah dinilai sama pentingnya untuk menciptakan infrastruktur pengisian daya secara komprehensif.
Untuk memfasilitasi pengisian daya di rumah PT PLN menawarkan insentif seperti harga khusus peningkatan sistem kelistrikan dan potongan tarif pengisian daya semalaman. Langkah-langkah ini dirancang guna mendorong lebih banyak penduduk mengadopsi kendaraan listrik dengan membuat pengisian daya menjadi nyaman namun hemat biaya.
Keuntungan itu diharapkan bisa membuat masyarakat lebih tertarik untuk menggunakan sepeda motor listrik di masa depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 April 2026, 17:00 WIB
02 April 2026, 09:00 WIB
16 Maret 2026, 13:34 WIB
13 Maret 2026, 17:00 WIB
11 Maret 2026, 18:00 WIB
Terkini
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia