Subsidi Motor Listrik Sudah Tidak Diharapkan Lagi pada 2026
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Pemerintah siapkan Rp 7,3 triliun untuk subsidi motor listrik yang diharapkan mencapai 13 juta unit di 2030
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah telah menyiapkan dana sebesar US$ 455 juta atau Rp 7,3 triliun untuk digunakan sebagai subsidi motor listrik. Angka tersebut diharapkan bisa menarik masyarakat agar memiliki kendaraan yang ramah lingkungan.
Perlu diketahui bahwa pemerintah Indonesia memiliki target 13 juta sepeda motor listrik mengaspal di Tanah Air pada 2030. Angka itu jauh lebih besar ketimbang mobil listrik yang hanya 2 juta unit.
Namun kenyataannya penyerapan sepeda motor listrik di Indonesia dirasa masih jauh dari target. Sehingga perlu dorongan yang lebih maksimal agar pasar bisa segera terbentuk.
“Subsidi tersebut mencakup penjualan 800 ribu sepeda motor listrik baru serta konversi 200 ribu sepeda motor bermesin pembakaran,” ungkap Dadan Kusdiana, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dikutip Antara (23/05).
Berkat adanya subsidi maka diharapkan selisih harga kendaraan listrik dengan kendaraan konvensional bisa menurun. Harga yang lebih murah tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Tetapi target tersebut masih sangat jauh dari kenyataan saat ini. Berdasarkan data dari Sisapira, jumlah sepeda motor listrik bersubsidi yang berhasil dikirim baru mencapai angka 15.109 unit.
Meski demikian masih ada 12.648 unit sedang menjalani proses pendaftaran. Kemudian ada 1.758 sudah terverifikasi.
Salah satu tantangan dalam mengembangkan pasar kendaraan listrik di Indonesia adalah pengisian daya listrik. Oleh sebab itu kementerian ESDM masih terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukungnya seperti stasiun pengisian kendaraan listrik (SPKLU).
Diperkirkaan ada 32.000 SPKLU yang diperlukan pada tahun 2030 guna memenuhi permintaan. Selain itu ketersediaan pengisi daya di rumah dinilai sama pentingnya untuk menciptakan infrastruktur pengisian daya secara komprehensif.
Untuk memfasilitasi pengisian daya di rumah PT PLN menawarkan insentif seperti harga khusus peningkatan sistem kelistrikan dan potongan tarif pengisian daya semalaman. Langkah-langkah ini dirancang guna mendorong lebih banyak penduduk mengadopsi kendaraan listrik dengan membuat pengisian daya menjadi nyaman namun hemat biaya.
Keuntungan itu diharapkan bisa membuat masyarakat lebih tertarik untuk menggunakan sepeda motor listrik di masa depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 13:38 WIB
02 Januari 2026, 09:00 WIB
31 Desember 2025, 17:19 WIB
31 Desember 2025, 12:00 WIB
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026
02 Januari 2026, 12:00 WIB
Harga mobil listrik di Indonesia bervariasi mulai Rp 100 juta sampai Rp 1 miliar ke atas, berikut daftarnya
02 Januari 2026, 11:00 WIB
Meski masih terdapat 22 seri di tahun ini, namun ada beberapa ubahan signifikan pada jadwal MotoGP 2026
02 Januari 2026, 10:00 WIB
Geely berniat membawa mobil bermesin konvensional ke Indonesia, diyakini merupakan Monjaro dan Okavango
02 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Aismoli ada beberapa faktor pendukung yang membuat pasar motor listrik bisa bergairah di tahun ini
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Kepolisian memperkenalkan Mandala Quick Response sebagai program baru untuk atasi kemacetan Jakarta di 2026
02 Januari 2026, 07:00 WIB
Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan dengan persyaratan tertentu, simak informasi SIM keliling Jakarta hari ini