Motor Listrik Yadea Osta Sudah Tersedia di Diler-diler
11 April 2026, 21:57 WIB
Pengadaan ribuan motor listrik oleh BGN mendapat perhatian lebih dari KPK karena rawan tindak pidana korupsi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pengadaan 25.644 unit sepeda motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat perhatian khusus dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah tersebut menilai kebijakan ini rawan terjadinya korupsi, sehingga proses pengadaan harus dijalankan secara ketat agar negara tidak mengalami kerugian.
Terlebih dana yang digelontorkan cukup besar mengingat banyaknya jumlah unit kendaraan.
“Terkait dengan pengadaan itu, tentu KPK juga menyoroti karena memang pengadaan barang dan jasa menjadi salah satu area yang rawan terjadinya tindak pidana korupsi,” ungkap Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK dilansir Antara (15/04).
Ia juga mengungkapkan bahwa secara umum pengadaan barang dan jasa menjadi salah satu area rawan sejak proses perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban.
“Mulai dari proses awal, perencanaannya apakah sudah dilakukan analisis kebutuhan sehingga berujung pada spesifikasi kendaraan yang dibutuhkan?” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti apakah spesifikasi yang ditetapkan sudah sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.
Perlu diketahui, Kepala BGN Dadan Hindayana sebelumnya sempat memberikan keterangan terkait pengadaan sepeda motor listrik untuk kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, pengadaan tersebut menggunakan anggaran tahun 2025 dan hingga kini belum didistribusikan secara resmi kepada para kepala SPPG.
Ia menyebutkan realisasi pengadaan sepeda motor listrik telah mencapai 21.801 unit dari total rencana sekitar 25.000 unit.
Dadan menjelaskan, pengadaan sepeda motor listrik tersebut ditujukan bagi kepala SPPG di wilayah dengan akses transportasi yang sulit. Dengan demikian, diharapkan penyaluran program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih lancar.
Meski belum disampaikan secara terbuka, model motor yang digunakan diduga adalah Emmo JVX GT serta Emmo JVH Max.
Emmo JVX GT dibekali motor penggerak berdaya 7.000 W dan baterai berkapasitas 72V 31 Ah. Motor ini juga telah dilengkapi fitur fast charging, sehingga pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam. Adapun jarak tempuh maksimalnya mencapai 70 km dalam kondisi baterai penuh.
Sementara itu, Emmo JVH Max diperkirakan menggunakan baterai berkapasitas 72V 30 Ah. Motor listrik ini diklaim mampu melaju dengan kecepatan maksimal hingga 90 km/jam serta memiliki daya jelajah sekitar 70 km.
Untuk harga, Emmo JVH Max dibanderol sekitar Rp 48,8 juta, sedangkan Emmo JVX GT dipasarkan di kisaran Rp 56,8 juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 April 2026, 21:57 WIB
07 April 2026, 16:41 WIB
02 April 2026, 09:00 WIB
16 Maret 2026, 13:34 WIB
13 Maret 2026, 17:00 WIB
Terkini
15 April 2026, 07:55 WIB
Mobil sebelum mengalami kerusakan biasanya menunjukkan tanda-tanda terlebih dahulu sehingga bisa diantisipasi
15 April 2026, 06:16 WIB
Kepolisian terus berupaya memanjakan para pengendara, salah satunya dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
15 April 2026, 06:14 WIB
SIM keliling Jakarta merupakan fasilitas yang dihadirkan kepolisian untuk memudahkan masyarakat di Ibu Kota
15 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini diterapkan dengan pengawasan ketat dari pilhak kepolisian yang ada di lapangan
14 April 2026, 19:30 WIB
Libur lebaran disebut menjadi salah satu alasan jebloknya penjualan mobil baru di RI pada periode Maret 2026
14 April 2026, 16:40 WIB
Kini akbar Faizal dan diler telah berkomunikasi guna melakukan perbaikan pada BYD Seal yang alamii kerusakan
14 April 2026, 13:00 WIB
Setelah proses road test selesai, Mitsubishi Fuso akan melihat dampak penggunaan B50 untuk kendaraan mereka
14 April 2026, 11:00 WIB
Jaecoo J5 EV berhasil menjadi mobil terlaris Maret 2026 dengan mencatatkan angka wholesales sebesar 2.959 unit