Ada Warna Baru Honda CT125, Motor Bebek yang Makin Ikonik
11 September 2026, 12:25 WIB
Sebagai platform penjualan motor baru dan bekas, Momotor klaim isu rangka eSAF tidak berdampak ke penjualan
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Isu rangka eSAF Honda bukan lagi hal baru di kalangan pengguna sepeda motor. Setelah beberapa kali viral karena patah sejumlah masyarakat terlihat mulai meragukan dan mempertanyakan ketahanan komponen tersebut.
Untuk diketahui rangka eSAF digunakan pada beberapa sepeda motor Honda yakni Genio 2019, Beat & Beat Street 2020, Scoopy 2020 dan Vario 160 rakitan 2022.
Meski begitu Momotor mengklaim hal itu ternyata tidak memberikan pengaruh berarti pada penjualan motor bekas. Hal ini disampaikan oleh Edwin Kartawinata selaku Head of Digital Business Adira Finance.
“Jadi sebenarnya tidak menutup minat orang-orang langsung manuver mencari motor lain. Saya tidak mau berkomentar banyak (terkait eSAF) tapi dari sisi kami isu tentang rangka eSAF itu tidak berdampak ke penjualan motor di Momotor,” ungkap Edwin di Summarecon Mal Kelapa Gading, Jumat (1/9).
Ia menegaskan sampai saat ini model-model motor bekas Honda yang memakai rangka eSAF masih dijual seperti biasa. Tidak ada inspeksi khusus terkait kerangka karena isu tersebut.
Komponen diinspeksi juga tidak sebatas kondisi kerangka saja namun part fast moving seperti ban dan kampas rem.
“Memang secara transparan kita cek. Kemudian hasil inspeksi dilihat sendiri oleh si rekanan diler dan mereka melakukan penawaran, kami meneruskan hasil dari inspeksi ke rekanan diler kami,” ujar Edwin.
Menjawab keluhan masyarakat Kemenhub (Kementerian Perhubungan) bersama KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) menggelar pertemuan dengan PT AHM (Astra Honda Motor).
Tindakan itu dilakukan sebagai bentuk perhatian kepada konsumen pengguna motor Honda yang menggunakan rangka eSAF. Disampaikan Ahmad Wildan selaku Investigator Senior KNKT bahwa pihaknya bakal menelusuri penyebab rangka eSAF keropos.
“Pemerintah membentuk tim penelitian terdiri dari Kemenhub, KNKT dan AHM guna mengidentifikasi permasalahan serta merumuskan mitigasi tepat agar hal ini tidak terulang pada semua jenis kendaraan bermotor di Indonesia, tak hanya Honda,” ucap dia.
Investigas akan dilakukan dalam jangka waktu satu sampai dua bulan, disertai kunjungan resmi ke pabrik AHM.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 September 2026, 12:25 WIB
20 Agustus 2026, 10:28 WIB
07 Agustus 2026, 18:11 WIB
24 Juli 2026, 21:00 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
Terkini
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan
29 September 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez memiliki bekal penting untuk keluar sebagai pemenang di MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi
29 September 2026, 06:00 WIB
Agar mengurus dokumen berkendara lebih mudah, masyarakat disarankan untuk mendatangi SIM keliling Bandung
29 September 2026, 06:00 WIB
Guna meminimalisir kesalahan pengendara di kawasan maupun jalan protokol di jalan Ibu Kota, diterapkan ganjil genap Jakarta
28 September 2026, 21:01 WIB
Bintang Chemical Indonesia melakukan peletakan batu pertama, siap punya pabrik cat belkote baru di Indonesia
28 September 2026, 17:49 WIB
BYD Atto 1 generasi terbaru siap hadir dengan berbagai ubahan mayor, baik pada eksterior maupun jantung pacu
28 September 2026, 12:39 WIB
Di tengah ramainya model baru yang ditawarkan di Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi andalan
28 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, berikut biaya dan lokasinya