Rapor Penjualan Honda Agustus 2026 di Tengah Tantangan
18 September 2026, 16:50 WIB
Dengan berbagai pertimbangan AHM memprediksi penjualan motor baru Honda akan meningkat pada kuartal pertama
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan motor baru sepertinya dalam performa positif. Seperti yang sedang dirasakan oleh AHM (Astra Honda Motor).
Jenama asal Jepang tersebut memprediksi penjualan sepeda motor baru mereka pada kuartal pertama 2025 mengalami pertumbuhan, jika dibandingkan dengan 2024.
“Sampai dengan kuartal satu kami perkirakan masih ada growth sedikit. Kalau hitungan saya bisa 1,5 persen sampai 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” buka Octavianus Dwi Putro, Direktur Pemasaran AHM di Sunter, Jakarta Utara beberapa waktu lalu.
Menurut Octa, sepanjang Januari sampai Maret 2024 pabrikan berlambang sayap mengepak ini telah mencatatkan 1,1 juta unit sampai 1,6 juta unit.
Nah untuk tahun ini diprediksi bakal ada sedikit peningkatan. Apalagi pada Maret 2025 terdapat momentum Idul Fitri 1446 H.
Hal tersebut membuat masyarakat ingin memiliki kendaraan roda dua anyar. Sehingga permintaan motor baru melonjak.
“Selalu sebagai tren, menjelang Lebaran ada kenaikan. Kalau dibandingkan bulan sebelumnya, (naik) 15 persen sampai 20 persen,” lanjut Octa.
Sebelumnya Octa menjelaskan bahwa sepanjang Januari sampai Februari 2025, Honda telah membukukan 850 ribu sampai 860 ribu kendaraan roda dua.
Dia pun mengaku bahagia atas apa yang sudah dicapai. Mengingat kondisi ekonomi di Indonesia sedang tidak baik-baik saja.
“Meski kenaikannya sedikit di bawah yang kami prediksi. Tetapi secara total kuartal satu akan lebih tinggi dibandingkan periode serupa tahun lalu,” tegas Octa.
Sebelumnya AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) telah mencatatkan 1.141.578 unit yang terkirim dari pabrik ke diler atau biasa disebut wholesales.
Jumlah di atas diraih dalam dua bulan pertama 2025. Dengan rincian pada Januari ada di angka 560.301 unit, sedikit mengalami perlambatan 5,4 persen bila dibandingkan periode yang sama di 2024.
Sedangkan Februari 2025 menyentuh angka 581.277 sepeda motor. Meningkat 4,04 persen dibandingkan Februari 2024.
AISI pun mengungkapkan ada sejumlah faktor kenapa pasar kendaraan roda dua kembali bergeliat pada bulan kedua 2025.
"Pertama sepeda motor saat ini dirasakan konsumen sebagai alat transportasi yang harganya terjangkau," ujar Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI kepada KatadataOTO dalam kesempatan terpisah.
Lalu ada beberapa stimulus yang jadi pendorong masyarakat mau membelanjakan uang mereka.
Seperti contoh pilihan uang muka atau DP (Down Payment) ringan. Sehingga banyak orang mau membeli motor baru.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 September 2026, 16:50 WIB
12 September 2026, 11:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
11 September 2026, 12:25 WIB
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
21 September 2026, 11:16 WIB
Tingginya jumlah mobil bensin yang beredar, bisa membuat industri komponen bisa terus bertahan cukup lama
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, simak persyaratan dan biayanya
21 September 2026, 06:00 WIB
Agar lebih nyaman dalam berkendara di jalan-jalan protokol Ibu Kota, patuhi aturan Ganjil Genap Jakarta
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua lokasi berbeda, agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
20 September 2026, 21:41 WIB
Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia
20 September 2026, 20:03 WIB
Pedro Acosta bayar kesalahannya di balapan sprint, mempertahankan posisi pertama di MotoGP Austria 2026
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial