Polytron Beri Insentif Jutaan Rupiah untuk Semua Motor Listrik
20 Agustus 2025, 08:00 WIB
Volta hadirkan subsidi motor listrik di ajang PEVS 2023 yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung di JIExpo
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Berbagai produsen motor listrik unjuk gigi pada PEVS 2023. Satu diantaranya adalah PR NFC Indonesia, Volta.
Guna menarik perhatian pengunjung, Volta hadirkan subsidi motor listrik buat produknya. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya saat datang ke JIExpo Kemayoran, Jakarta.
“Volta telah mempersiapkan diri dari berbagai segi, mulai peningkatan kapasitas produksi hingga memastikan cara pemesanan yang mudah bagi masyarakat," ujar Iwan Suryaputra, Chief Executive Officer Volta.
Dengan begitu mereka berharap adopsi kendaraan roda dua setrum terus meningkat. Sehingga dapat memberikan dampak positif.
Kendati demikian baru ada satu model dari pabrikan ini yang masuk skema subsidi motor listrik dari pemerintah, yakni Volta 401 Reguler bisa dibeli di harga Rp9.9 jutaan saja.
Sebagai informasi produk tersebut menjadi unggulan dari mereka. Sebab memiliki TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) sebesar 47.36 persen.
Di sisi lain Volta juga tengah berusaha menaikan TKDN dari sejumlah motornya. Langkah ini ditempuh guna masuk dalam skema bantuan Presiden Joko Widodo.
Sehingga masyarakat memiliki pilihan yang beragam saat ingin membeli kendaraan elektrik.
Perlu diketahui ada sejumlah syarat guna mendapatkan subsidi motor listrik. Seperti harus menjadi penerima KUR (kredit usaha rakyat) atau BPUM (bantuan produktif usaha mikro).
Lalu penerima Bantuan Subsidi Upah atau insentif Listrik sampai 900 VA. Masyarakat dapat dengan mudah melakukan verifikasi guna memanfaatkannya.
Cukup membuka situs web resmi Volta (https://voltaindonesia.com/subsidi) kemudian mengisi data diri, seperti nama, NIK, nomor telepon, email juga alamat domisili.
Apabila NIK memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi motor listrik, pihak Volta akan memberikan informasi dan selanjutnya melakukan konfirmasi kepada calon pembeli.
Seperti diketahui sebelumnya, Jokowi meluncurkan program subsidi motor listrik sebesar Rp7 juta. Anggaran yang dikeluarkan pun tidak sedikit.
Bantuan pada 2023 sebanyak Rp1.75 triliun buat 200 ribu kendaraan roda dua setrum baru serta 50 ribu konversi.
Sedangkan 2024 lebih besar lagi. Sebab jumlah targetnya mencapai 600 motor elektrik lalu 150 ribu konversi menelan biaya Rp5.25 triliun.
Berangkat dari hal tersebut Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan (Menkeu) melarang harga motor listrik subsidi naik.
“Seluruh kendaraan roda dua elektrik yang mendapat bantuan harus diberikan persyaratan tidak menaikkan harga jual selama masa pemberian insentif,” ujar Sri Mulyani.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Agustus 2025, 08:00 WIB
22 Juli 2025, 15:31 WIB
21 Juli 2025, 07:00 WIB
05 Juli 2025, 08:32 WIB
04 Juli 2025, 07:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya
30 Desember 2025, 11:00 WIB
Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang
30 Desember 2025, 10:00 WIB
Yamaha tengah mencari formulasi yang tepat buat memasarkan motor listrik Neos kepada konsumen di Indoensia
30 Desember 2025, 09:00 WIB
Enduro Service tawarkan beragam layanan seperti penggantian oli mobil dan motor sampai ganti air filter
30 Desember 2025, 08:00 WIB
Fitur dashcam pada Suzuki XL7 Hybrid bekas menjadi salah satu pelanggan melakukan pembelian ketimbang model lain
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Arus balik Natal dan tahun baru 2026 mulai terlihat sehingga Polda Metro Jaya menyiapkan langkah antisipasi
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap akan digelar meski rencananya akan ada aksi unjuk rasa dari ribuan buruh di Ibu Kota