Kabar Terbaru Insentif Motor Listrik, Tapi Belum Ada Tanggal Pasti
25 September 2025, 18:42 WIB
Aismoli memastikan situs Sisapira guna menyalurkan subsidi motor listrik tengah dilakukan penyesuaian data
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Laman resmi Sisapira.id guna menyalurkan subsidi motor listrik dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih belum aktif hingga Rabu (13/9). Berdasarkan hasil penelusuran TrenOto, muncul keterangan halaman sedang dalam perbaikan.
Hal tersebut terjadi usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) merubah syarat aturan subsidi motor listrik beberapa waktu lalu. Kini bantuan itu bisa dimanfaatkan dengan hanya satu KTP (Kartu Tanda Penduduk).
Berangkat dari hal tersebut Budi Setyadi, Ketua Aismoli (Asosiasi Sepeda Motor Listrik Indonesia) angkat bicara. Menurutnya hal ini karena sedang dilakukan pembaruan data.
“Kalau sekarang Sisapira tengah mengalami proses penyesuaian dari peraturan Kemenperin yang baru,” ujar Budi kepada TrenOto beberapa waktu lalu.
Dia pun berharap prosesnya bisa berjalan cepat. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan subsidi motor listrik diberikan Jokowi.
Selain itu Budi juga mengungkapkan kalau masyarakat sudah banyak yang menunggu laman resmi Sisapira bisa kembali beroperasi normal.
“Mudah-mudahan masyarakat segera beralih ke sepeda motor listrik. Jadi diharapkan masyarakat menyambut baik serta dapat berdampak banyak ke negara,” tegas Budi.
Peter Peter Kho, Humas Aismoli pun satu suara dengan Budi. Pria tersebut mengatakan pihaknya tengah menunggu penyesuaian data dari website Sisapira.
“Mungkin beberapa hari akan selesai, targetnya minggu ini sudah bisa diakses kembali,” katanya.
Patut diketahui kebijakan anyar dari Jokowi tertuang dalam Permenperin (Peraturan Menteri Perindustrian) Nomor 21 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Permenperin No. 6 Tahun 2023. Di dalamnya diatur mengenai Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah untuk Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) Roda Dua.
Dengan perubahaan tersebut Agus Gumiwang selaku Menteri Perindustrian berharap minat masyarakat buat adopsi kendaraan setrum di Tanah Air bertumbuh.
“Saya kira ini salah satu upaya kita buat meningkatkan minat masyarakat untuk mengisi populasi keberadaan motor listrik, jadi kita merevisi aturannya,” kata Agus.
Pria tersebut juga ingin target kuota 200 ribu unit bantuan dari Jokowi dapat tercapai pada akhir 2023. Jadi lebih banyak orang memakai kendaraan roda dua ramah lingkungan.
Selain itu diharapkan bisa mengubah pola pikir masyarakat mengenai motor listrik. Sehingga tidak takut lagi beralih dari kendaraan konvensional berbahan bakar minyak.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 September 2025, 18:42 WIB
15 September 2025, 16:00 WIB
09 September 2025, 10:00 WIB
07 September 2025, 09:00 WIB
29 Agustus 2025, 16:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 11:00 WIB
Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang
30 Desember 2025, 10:00 WIB
Yamaha tengah mencari formulasi yang tepat buat memasarkan motor listrik Neos kepada konsumen di Indoensia
30 Desember 2025, 09:00 WIB
Enduro Service tawarkan beragam layanan seperti penggantian oli mobil dan motor sampai ganti air filter
30 Desember 2025, 08:00 WIB
Fitur dashcam pada Suzuki XL7 Hybrid bekas menjadi salah satu pelanggan melakukan pembelian ketimbang model lain
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Arus balik Natal dan tahun baru 2026 mulai terlihat sehingga Polda Metro Jaya menyiapkan langkah antisipasi
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap akan digelar meski rencananya akan ada aksi unjuk rasa dari ribuan buruh di Ibu Kota
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara, kepolisian tetap menghadirkan berbagai fasilitas seperti SIM keliling Bandung