Alva Minta Subsidi Motor Listrik Dikucurkan Sebelum Lebaran 2025
07 Maret 2025, 09:00 WIB
Aismoli memastikan situs Sisapira guna menyalurkan subsidi motor listrik tengah dilakukan penyesuaian data
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Laman resmi Sisapira.id guna menyalurkan subsidi motor listrik dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih belum aktif hingga Rabu (13/9). Berdasarkan hasil penelusuran TrenOto, muncul keterangan halaman sedang dalam perbaikan.
Hal tersebut terjadi usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) merubah syarat aturan subsidi motor listrik beberapa waktu lalu. Kini bantuan itu bisa dimanfaatkan dengan hanya satu KTP (Kartu Tanda Penduduk).
Berangkat dari hal tersebut Budi Setyadi, Ketua Aismoli (Asosiasi Sepeda Motor Listrik Indonesia) angkat bicara. Menurutnya hal ini karena sedang dilakukan pembaruan data.
“Kalau sekarang Sisapira tengah mengalami proses penyesuaian dari peraturan Kemenperin yang baru,” ujar Budi kepada TrenOto beberapa waktu lalu.
Dia pun berharap prosesnya bisa berjalan cepat. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan subsidi motor listrik diberikan Jokowi.
Selain itu Budi juga mengungkapkan kalau masyarakat sudah banyak yang menunggu laman resmi Sisapira bisa kembali beroperasi normal.
“Mudah-mudahan masyarakat segera beralih ke sepeda motor listrik. Jadi diharapkan masyarakat menyambut baik serta dapat berdampak banyak ke negara,” tegas Budi.
Peter Peter Kho, Humas Aismoli pun satu suara dengan Budi. Pria tersebut mengatakan pihaknya tengah menunggu penyesuaian data dari website Sisapira.
“Mungkin beberapa hari akan selesai, targetnya minggu ini sudah bisa diakses kembali,” katanya.
Patut diketahui kebijakan anyar dari Jokowi tertuang dalam Permenperin (Peraturan Menteri Perindustrian) Nomor 21 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Permenperin No. 6 Tahun 2023. Di dalamnya diatur mengenai Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah untuk Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) Roda Dua.
Dengan perubahaan tersebut Agus Gumiwang selaku Menteri Perindustrian berharap minat masyarakat buat adopsi kendaraan setrum di Tanah Air bertumbuh.
“Saya kira ini salah satu upaya kita buat meningkatkan minat masyarakat untuk mengisi populasi keberadaan motor listrik, jadi kita merevisi aturannya,” kata Agus.
Pria tersebut juga ingin target kuota 200 ribu unit bantuan dari Jokowi dapat tercapai pada akhir 2023. Jadi lebih banyak orang memakai kendaraan roda dua ramah lingkungan.
Selain itu diharapkan bisa mengubah pola pikir masyarakat mengenai motor listrik. Sehingga tidak takut lagi beralih dari kendaraan konvensional berbahan bakar minyak.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Maret 2025, 09:00 WIB
04 Maret 2025, 08:00 WIB
19 Februari 2025, 11:00 WIB
13 Februari 2025, 22:24 WIB
12 Februari 2025, 09:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik