Maka Motors Berharap Kepastian Insentif Motor Listrik

kejelasan insentif motor listrik dari pemerintah diharapkan Maka Motors segera diputuskan dalam waktu dekat

Maka Motors Berharap Kepastian Insentif Motor Listrik
Denny Basudewa

KatadataOTO – Pasar otomotif Tanah Air tengah mengalami kelesuan sejak awal tahun. Kondisi ekonomi yang tidak menentu menjadi salah satu penyebabnya.

Pada segmen motor listrik juga tidak berbeda jauh. Insentif pemerintah nan tidak jelas menambah parah keadaan.

Karena urusan subsidi tidak hanya berdampak pada industri. Namun juga dirasakan masyarakat sebagai calon konsumen.

“Ketidakpastian kelanjutan subsidi sepeda motor listrik cukup kontraproduktif. Subsidi lanjut atau tidak, penting untuk segera diumumkan,” kata Raditya Wibowo, CEO & Founder Maka Motors dalam siaran pers dikutip Selasa (27/05).

Maka Motors Jamin Layanan Aftersales buat Konsumen
Photo : KatadataOTO

Ia mengatakan bahwa insentif pada tahun lalu terbukti mampu mengakselerasi adopsi kendaraan ramah lingkungan roda dua.

Adapun situasi seperti sekarang justru menghambat pertumbuhan pasar motor listrik di Tanah Air.

“Kami sangat berharap pengumuman dan implementasi subsidi yang jelas paling lambat semester pertama 2025. Sehingga momentum positif adopsi kendaraan listrik dapat terus terjaga,” ungkap Raditya.

Dijelaskan jika masyarakat banyak menahan pembelian. Sehingga pasar EV secara khusus menjadi lesu.

Sekadar mengingatkan jika pada 2024, pemerintah memberikan insentif sebesar Rp 7 juta untuk pembelian motor listrik.

Walhasil penjualan sepeda motor listrik mengalami peningkatan drastis. Penyerapan pasar di 2024 terkerek naik 11 ribu unit menjadi 63 ribu unit dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami di Maka Motors percaya bahwa sepeda motor listrik punya masa depan cerah. Dengan ada kejelasan, konsumen dapat membuat keputusan pembelian lebih yakin,” tutur Raditya kemudian.

Maka Motors sendiri merupakan EV buatan anak bangsa dan mendukung regulasi TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri).

Mulai dari proses R&D yang sepenuhnya dilakukan di Indonesia, SDM mereka juga dari dalam negeri. Sehingga produk Maka Motors diyakini sesuai persyaratan dari pemerintah.

Maka Cavalry
Photo : KatadataOTO

Maka Cavalry merupakan produk pertama mereka yang dipasarkan pertama kali di ajang IIMS 2025.

Kendaraan jenis skutik ini diklaim mampu menempuh jarak 160 km dalam satu kali pengisian daya.

Kecepatan maksimal kuda besi elektrik ini diklaim mencapai 105 km/jam. Adapun akselerasi dari diam hingga 60 km/jam ditempuh dengan waktu 4.8 detik.

Maka Cavalry diniagakan Rp 35.8 jutaan on the road Jakarta.


Terkini

mobil
Changan Q07

SUV Changan Nevo Q07 Bakal Diubah Jadi 7-seater di Indonesia

Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan

komunitas
InJourney

InJourney dan GSrek Indonesia Bawa Air Bersih untuk Sumba

InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata

motor
Motor Ilegal

Ada Gudang Motor Ilegal di Jaksel, Rugikan Negara Rp 177 Miliar

Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan

motor
Motor Baru

Wholesales Motor Baru April 2026, Tumbuh 16 Persen Dari Bulan Lalu

Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit

mobil
BYD Atto 1

Rumor Kehadiran BYD Atto 1 NIK 2026 Menguat, Fitur Bertambah

Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 12 Mei 2026 Jelang Long Weekend

Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan untuk bisa mengurai sedikit kemacetan di Ibu Kota

mobil
Mobil listrik Changan

Bali Jadi Pasar Potensial untuk Menjual Mobil Listrik Cina

Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya

mobil
Bocoran Spesifikasi BYD M6 PHEV, Disinyalir Masuk Indonesia

Bocoran Spesifikasi BYD M6 PHEV, Disinyalir Masuk Indonesia

Kehadiran BYD M6 PHEV makin dekat ke Indonesia setelah kode mobilnya diduga terdaftar di dokumen Permendagri