Alva Sebut Insentif Motor Listrik Tidak Melulu Harus ke Konsumen
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
kejelasan insentif motor listrik dari pemerintah diharapkan Maka Motors segera diputuskan dalam waktu dekat
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Pasar otomotif Tanah Air tengah mengalami kelesuan sejak awal tahun. Kondisi ekonomi yang tidak menentu menjadi salah satu penyebabnya.
Pada segmen motor listrik juga tidak berbeda jauh. Insentif pemerintah nan tidak jelas menambah parah keadaan.
Karena urusan subsidi tidak hanya berdampak pada industri. Namun juga dirasakan masyarakat sebagai calon konsumen.
“Ketidakpastian kelanjutan subsidi sepeda motor listrik cukup kontraproduktif. Subsidi lanjut atau tidak, penting untuk segera diumumkan,” kata Raditya Wibowo, CEO & Founder Maka Motors dalam siaran pers dikutip Selasa (27/05).
Ia mengatakan bahwa insentif pada tahun lalu terbukti mampu mengakselerasi adopsi kendaraan ramah lingkungan roda dua.
Adapun situasi seperti sekarang justru menghambat pertumbuhan pasar motor listrik di Tanah Air.
“Kami sangat berharap pengumuman dan implementasi subsidi yang jelas paling lambat semester pertama 2025. Sehingga momentum positif adopsi kendaraan listrik dapat terus terjaga,” ungkap Raditya.
Dijelaskan jika masyarakat banyak menahan pembelian. Sehingga pasar EV secara khusus menjadi lesu.
Sekadar mengingatkan jika pada 2024, pemerintah memberikan insentif sebesar Rp 7 juta untuk pembelian motor listrik.
Walhasil penjualan sepeda motor listrik mengalami peningkatan drastis. Penyerapan pasar di 2024 terkerek naik 11 ribu unit menjadi 63 ribu unit dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami di Maka Motors percaya bahwa sepeda motor listrik punya masa depan cerah. Dengan ada kejelasan, konsumen dapat membuat keputusan pembelian lebih yakin,” tutur Raditya kemudian.
Maka Motors sendiri merupakan EV buatan anak bangsa dan mendukung regulasi TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri).
Mulai dari proses R&D yang sepenuhnya dilakukan di Indonesia, SDM mereka juga dari dalam negeri. Sehingga produk Maka Motors diyakini sesuai persyaratan dari pemerintah.
Maka Cavalry merupakan produk pertama mereka yang dipasarkan pertama kali di ajang IIMS 2025.
Kendaraan jenis skutik ini diklaim mampu menempuh jarak 160 km dalam satu kali pengisian daya.
Kecepatan maksimal kuda besi elektrik ini diklaim mencapai 105 km/jam. Adapun akselerasi dari diam hingga 60 km/jam ditempuh dengan waktu 4.8 detik.
Maka Cavalry diniagakan Rp 35.8 jutaan on the road Jakarta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
16 Juni 2026, 18:11 WIB
13 April 2026, 09:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
26 November 2025, 19:19 WIB
Terkini
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
Berlangsung sengit dan banyak pembalap gagal menaklukkan Sirkuit Silverstone, ini jalannya MotoGP Inggris 2026
09 Agustus 2026, 19:15 WIB
Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian mengunjungi booth Jetour di GIIAS 2026 untuk melihat berbagai inovasi
09 Agustus 2026, 16:33 WIB
Pameran otomotif GIIAS 2026 berhasil menarik perhatian dengan kehadiran sejumlah model dan merek baru
09 Agustus 2026, 13:55 WIB
Suzuki Jimny 5-Door kini mulai diminati konsumen perempuan karena bisa menambah rasa percaya diri di perjalanan
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
Isuzu memperkuat layanan purna jual, guna menjadi solusi bisnis para pengusaha di berbagai bidang bisnis
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
Memanfaatkan ajang GIIAS 2026, Suzuki XL7 teranyar hadir menawarkan sejumlah keunggulan buat konsumen
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
GIIAS 2026 jadi panggung buat Suzuki menghadirkan aktivitas menarik dan lini kendaraan lengkap ke pengunjung
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
Selama pameran GIIAS 2026 berlangsung, ada diskon 25 persen diberikan untuk pembelian suku cadang Suzuki