Menyulap Honda Megapro Jadi Motor Trail XR 200, Makin Kalcer
27 Januari 2026, 17:42 WIB
Karena insentif motor listrik masih menggantung, Astra Honda Motor memprediksi penjualan bakal terkoreksi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Nasib insentif motor listrik untuk 2025 masih menggantung sampai Oktober 2025. Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri tidak kunjung mencairkan.
Membuat para pabrikan Electric Vehicle (EV) menjerit. Sebab penjualan mereka sangat terganggu sejak awal tahun.
Astra Honda Motor (AHM) pun memprediksi pasar motor listrik di Tanah Air akan terkoreksi cukup dalam, bila dibandingkan tahun lalu.
“Tahun ini proyeksi saya kalau penjualan motor listrik bisa 40.000 unit untuk total market ya, dari semua merek,” ungkap Octavianus Dwi Putro, Marketing Director AHM di ICE BSD, Tangerang beberapa waktu lalu.
Octa menjelaskan kalau insentif motor listrik dari pemerintah sangat membantu. Sebab membuka kesempatan masyarakat memboyong kendaraan roda dua setrum dengan harga terjangkau.
Sehingga tidak heran jika banyak konsumen menantikan bantuan satu ini. Membuat mereka menahan daya beli selama beberapa waktu belakangan.
“Sejak tidak ada insentif itu sedikit koreksi. Makanya kami dari Honda memberikan beberapa upaya lain, termasuk tadi diskon,” Octa menuturkan.
Sebagai informasi, mengolah data di laman resmi Sistem Informasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Roda Dua (Sisapira) jumlah motor listrik subsidi yang tersalurkan sebanyak 62.541 unit pada 2024.
Jika proyeksi AHM benar terjadi, penjualan motor listrik di sepanjang 2025 berpotensi terkoreksi sampai 36,04 persen.
Tentu ini perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Mengingat mereka sedang gencar menggenjot adopsi kendaraan roda dua setrum.
Sebagai informasi, beberapa waktu lalu Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) pun membocorkan kabar terbaru mengenai bantuan yang akan diberikan.
Menurut pembantu Presiden Prabowo Subianto ini, insentif motor listrik dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Harusnya tahun ini bisa dikeluarkan (insentif motor listrik)," ucap Faisol Riza, Wamenperin.
Sayang Faisol tidak memberikan banyak informasi, terkait dengan bantuan tersebut. Termasuk soal bentuk yang akan diberikan.
"Mudah-mudahan sama (skema insentif motor listrik)," tegas Faisol.
Insentif motor listrik digadang-gadang tinggal menunggu restu dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian).
Nantinya Kemenko Perekonomian yang akan mengumumkan nilai maupun waktu pelaksanaan insentif motor listrik.
Mari ditunggu bagaimana kelanjutan dari insentif motor listrik yang akan diberikan. Apakah cair tahun ini atau justru di 2026.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Januari 2026, 17:42 WIB
27 Januari 2026, 12:10 WIB
26 Januari 2026, 17:01 WIB
26 Januari 2026, 07:00 WIB
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
29 Januari 2026, 09:00 WIB
Penjualan BYD secara retail alami kenaikan 217,5 persen dari 2024 ke 2025, belum termasuk sub merek Denza
29 Januari 2026, 08:00 WIB
Penyegaran pada Yamaha MX King di Januari 2026 membuat persaingan pada segmen motor bebek kembali sengit
29 Januari 2026, 07:00 WIB
Harga Chery C5 CSH diyakini ada di rentang angka Rp 350 juta sampai Rp 400 jutaan, meluncur Februari 2026
29 Januari 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung hari ini dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
29 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta akan diselenggarakan pada 29 Januari 2026 untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota
29 Januari 2026, 06:00 WIB
Pemilik SIM A dan C bisa melakukan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi di SIM keliling Jakarta
28 Januari 2026, 20:00 WIB
Toyota mengunggah bocoran mobil terbaru mereka, siluet SUV berukuran besar diyakini versi produksi dari bZ5X
28 Januari 2026, 19:00 WIB
Yamaha akan segera menjajal motor balap dengan mesin V4 berkubikasi 850 cc untuk berlaga di MotoGP 2027