Wholesales Motor Baru Juli 2026 Melonjak, Sentuh 600 Ribu Unit
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
Aisi menjelaskan bahwa penurunan penjualan motor baru karena pabrikan tak mau berlebihan melakukan distribusi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan motor baru sedikit agak lesu jelang penutupan 2024. Menurut data Aisi (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) hanya tercatat 512.942 unit untuk domestik.
Angka di atas sedikit turun atau minus 5,7 persen bila dibandingkan dengan Oktober 2024 (month to month) yang membukukan 544.392 unit.
Aisi pun buka suara ketika diminta tanggapan mengenai turunnya penjualan motor baru di bulan lalu. Menurut mereka ada beberapa penyebab.
“Kalau di akhir tahun itu, kita tidak mau distribusi berlebihan karena masing-masing merek punya strategi. Kalau terjual semua tak masalah, tetapi jika tidak bisa dibawa ke tahun depan,” ujar Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial Aisi saat dihubungi KatadataOTO, Selasa (10/12).
Menurut Sigit, jika pengiriman motor baru terlalu banyak ditakutkan dapat membebani para diler sebab stok tahun lama masih berlimpah.
“Biasanya konsumen butuh Nik yang baru. Jadi di November sampai Desember ini para anggota Aisi produksi tidak terlalu banyak,” tegas Sigit.
Kendati demikian Sigit menjelaskan bahwa pabrikan akan menyesuaikan jumlah produksi jika permintaan di pasar cukup tinggi.
Dengan begitu tidak ada kendaraan roda dua anyar yang menumpuk di gudang. Selain itu diharapkan bisa laku semua tanpa tersisa satu pun.
Lebih jauh Sigit menjelaskan bahwa penurunan penjualan motor baru bukan karena gelaran Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) yang dilakukan serentak.
“Tidak, tak ada pengaruhnya (Pilkada serentak), karena kalau terlalu banyak nanti membebani jaringan. Sebab stok jadi (barang) lama, padahal di Januari kami sudah buat dengan tahun baru,” pungkas dia.
Di sisi lain sepanjang Januari sampai November 2024 terdapat 5,9 juta unit kendaraan roda dua yang tersalurkan. Angka ini masih jauh dari target telah ditentukan Aisi, yakni 6,2 juta sampai 6,5 juta unit
Bila melihat tren di November lalu, dirasa cukup sulit jika ingin menembus 6,5 juta unit. Sebab dibutuhkan 570 ribuan motor terniaga pada Desember 2024.
Apalagi pada bulan ini tidak ada pemicu seperti pameran atau acara lain yang mendukung penjualan, agar pasar kendaraan roda dua bisa melejit.
Ditambah di Desember 2023, pasar sepeda motor hanya menorehkan 427 ribuan unit saja. Sehingga menjadi tantangan bagi para pabrikan buat mendongkrak penjualan.
Secara umum para diler menawarkan potongan harga besar-besaran di akhir tahun. Tentu dengan harapan bisa mendorong aktivitas pemasaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
26 Juli 2026, 22:05 WIB
10 Juli 2026, 11:00 WIB
28 Juni 2026, 11:00 WIB
26 Juni 2026, 09:00 WIB
Terkini
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
BAIC T1 menawarkan rasa berkendara yang nyaman serta lincah ketik diajak untuk perjalanan ke luar kota
29 Agustus 2026, 21:08 WIB
Marc Marquez kembali unjuk performa di Sprint Race MotoGP Aragon 2026, naik podium bersama Alex Marquez
29 Agustus 2026, 18:01 WIB
Memiliki motor bebek bisa jadi salah satu opsi terbaik bulan ini, sebab ada banyak produk yang bisa dipilih
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang