Honda Akui Penjualan Motor Listriknya Masih Stagnan
21 Juli 2026, 09:47 WIB
Diracik bukan untuk kebutuhan riset, berikut ini keunikan motor listrik hidrogen rakitan mahasiswa MIT
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – MIT (Massachusetts Institute of Technology) terkenal sebagai salah satu universitas terbaik di dunia. Kontribusi nyata diberikan lewat inovasi termasuk di sektor kendaraan ramah lingkungan.
Belum lama ini tim mahasiswa MIT rakit motor listrik bertenaga hidrogen yang memiliki sejumlah keunikan. Mereka berniat membagikan racikan itu sehingga jika orang ingin meriset sepeda motor bisa membuat versinya sendiri.
Motor listrik hidrogen rakitan mahasiswa MIT sebelumnya sudah sukses melalui demonstrasi di trek pada Oktober 2023. Setelah itu spesifikasi dan prosedur perakitan akan dipublikasikan secara daring di masa mendatang.
Tim MIT diketahui sedang mengkurasi buku panduan prosedur jika pengguna sepeda motor berniat mengkonversi motor jadi bertenaga hidrogen.
“Kami berharap proyek ini bisa jadi kesempatan untuk kita berdiskusi tentang sistem small hydrogen yang bisa meningkatkan permintaan dan mengarah ke pengembangan infrastruktur,” ucap Aditya Mehrotra, leader Electric Vehicle Team MIT dalam siaran resmi MIT News.
Dalam prosesnya tim Electric Vehicle butuh waktu satu tahun. Sejumlah komponen diterima merupakan donasi dari sponsor termasuk fuel cell.
Tim menggunakan frame dari sebuah motor lansiran 1999. Beragam komponen kustom digunakan untuk menyokong motor elektrik, tangki hidrogen, fuel cell dan rantai penggerak.
Uniknya motor listrik hidrogen tersebut memiliki komponen dilepas pasang. Sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan periset dan jadi wadah eksperimen.
Mehrotra menjelaskan tim memang sengaja tidak mendesain motor itu seperti produk komersial tapi murni buat riset. Sehingga berbagai pihak bisa ikut ambil bagian mengembangkan misal untuk segi desain.
“Sejauh yang kami tahu kita pionir di motor listrik hidrogen open-source, didokumentasi, ditest dan dilepas sebagai platform,” tegas Mehrotra.
Mereka terlebih dulu menggunakan tenaga dari baterai sembari menunggu fuel cell dari Doosan, perusahaan Korea Selatan. Sebelum diuji di trek mereka menggunakan dynamometer bekerja layaknya treadmill.
Electric Vehicle Team dari MIT terdiri dari belasan mahasiswa. Mereka menegaskan bahwa motor tersebut tidak dirakit buat ikut perlombaan atau kompetisi namun sekadar dipresentasikan di konferensi.
Setelah mejeng di CES (Consumer Electronics Show) 2024, motor listrik hidrogen rakitan tim mahasiswa itu akan dipamerkan di World Hydrogen Summit di Belanda, Mei 2024.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 Juli 2026, 09:47 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
09 Juli 2026, 19:20 WIB
05 Juli 2026, 16:57 WIB
24 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia
24 Juli 2026, 23:00 WIB
SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan
24 Juli 2026, 22:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda
24 Juli 2026, 21:00 WIB
Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia
24 Juli 2026, 20:22 WIB
Mobil listrik MG S5 EV memiliki potensi overheating, ada ribuan unit yang mulai ditarik dari pasaran
24 Juli 2026, 09:00 WIB
Menutup pekan terakhir di Juli 2026, Sistem lalu lintas Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap diberlakukan