Setahun Diluncurkan, Kawasaki Ninja Listrik Hanya Laku Segini
14 November 2024, 21:00 WIB
Pakai basis Ninja H2 SX, prototipe Kawasaki Ninja hidrogen tampil futuristik dengan bodi lebih besar
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Selain BEV (battery electric vehicle), kendaraan hidrogen merupakan salah satu upaya produsen otomotif menurunkan emisi karbon. Hanya saja implementasi belum merata karena infrastruktur masih terbatas.
Tidak cuma produsen mobil, salah satu pabrikan motor asal Jepang juga punya satu proyek kendaraan hidrogen pakai basis Ninja H2 SX yakni Kawasaki Ninja H2 HySE.
Diperkenalkan sebagai prototipe di konferensi Akasih Group Vision 2030 pada 12 Desember 2023 motor itu terlihat unik dan futuristik karena ukuran bodi yang besar.
Berdimensi lebih lebar dari versi aslinya ada tambahan komponen di sisi kiri dan kanan belakang motor yang merupakan penahan tangki hidrogen.
Jika Ninja H2 SX terkesan aerodinamis dengan sejumlah lekukan dan garis tajam, Kawasaki Ninja hidrogen ini justru dipakaikan fairing depan cenderung membulat.
Bukan merupakan versi produksi namun sudah cukup memberikan gambaran kasar terkait motor berbahan bakar hidrogen.
Hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut terkait spesifikasi teknis, performa serta jarak tempuh.
Untuk diketahui Kawasaki dan Yamaha sebelumnya juga bekerja sama mengembangkan kendaraan hidrogen melalui Toyota Corolla hidrogen di endurance race Fuji 24 Hour.
Lalu Yamaha, Honda Motor, Kawasaki Motors dan Suzuki Motor di Jepang juga mendapatkan persetujuan dari METI (Ministry of Economy, Trade and Industry) Jepang untuk membentuk asosiasi penelitian HySE (Hyrdogen Small mobility & Engine technology).
Proyek itu dibentuk guna mengembangkan dan mengimplementasikan penggunaan hidrogen untuk kendaraan mobilitas kecil.
Masih banyak riset perlu dilakukan karena risiko operasional kendaraan hidrogen perlu diantisipasi karena jika kapasitas tangki bahan bakar terkhusu pada kendaraan berukuran kecil dapat menyebabkan pembakaran tidak stabil.
Tiga hal utama jadi fokus penelitian dibagi pada setiap produsen. Honda bertanggung jawab untuk riset mesin hidrogen sedangkan Suzuki menguji fungsionalitas dan kinerjanya.
Yamaha Motor akan mempelajari apa saja yang dibutuhkan sistem tangki hidrogen kendaraan kecil lalu Kawasaki mempelajari komponen pendukung buat tangki dan injektornya.
Mendukung efisiensi asosiasi itu Kawasaki Heavy Industries dan Toyota Motor ikut sebagai anggota khusus.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 November 2024, 21:00 WIB
07 Februari 2024, 11:30 WIB
11 Oktober 2023, 20:23 WIB
04 Agustus 2023, 09:00 WIB
01 Juli 2023, 19:00 WIB
Terkini
03 September 2026, 16:46 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat menyambangi kota Batam dengan segala keunggulan masyarakat untuk bermobilitas
03 September 2026, 16:02 WIB
Pabrik BYD di Subang resmi beroperasi dengan investasi Rp11,7 triliun dengan kapasitas maksimal 150 ribu per tahun.
03 September 2026, 09:00 WIB
Jika dilihat Marc Marquez memang belum pernah menyelesaikan satu pun balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok
03 September 2026, 07:00 WIB
Pemberian insentif motor listrik masih belum menemui kepastian di September 2026, Kementerian ESDM buka suara
03 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa dimanfaatkan jika Anda ingin memperpanjang masa berlaku dokumen berkendara hari ini
03 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan sistem hadir kembali sore 16.00 WIB
03 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, berikut lokasinya
02 September 2026, 19:52 WIB
Pertamina menaikan harga BBM jenis Pertamax Green menjadi Rp 19.150 per liter yang berlaku mulai hari ini