Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Menambah pengetahuan, Kementerian ESDM beri pelatihan khusus konversi motor listrik untuk UMKM
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan pelatihan konversi motor konvensional ke listrik untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Harapannya agar konversi motor listrik bisa lebih masif.
Berlangsung hingga 15 Agustus 2022, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia. Pelatihan tersebut dibuka secara langsung oleh Laode Sulaeman selaku Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan Energi Baru dan Terbarukan (PPSDM KEBTKE).
"Untuk menumbuhkan UMKM atau bengkel yang terkait dengan konversi motor listrik, PPSDM KEBTKE melaksanakan dua kelas. Para peserta dapat menyerap ilmu yang didapatkan dari kegiatan ini agar dapat diimplementasikan di bengkel masing-masing," kata Laode.
Dalam kesempatan itu, Laode juga menceritakan pengalamannya saat bertugas ke Tsinghua University di Beijing. Ia menyebut hampir seluruh masyarakat telah menggunakan kendaraan ramah lingkungan.
"Rata-rata mereka sudah memakai motor listrik untuk pergi ke kampus, hal inilah yang mendorong kita untuk lebih maju ke depan, jangan ketinggalan terlalu jauh dari Negara berkembang lainnya," tutur Laode.
Memiliki tantangan untuk mengembangkan sumber daya manusia yang terdidik dan menjadi pioneer, Laode menilai pelatihan penting dilakukan. Hal ini juga membuat sumber daya manusia atau SDM lebih siap bersaing dan mempunyai nilai tinggi di pasar tenaga kerja lokal maupun internasional.
"Kita dapat menunjukkan SDM yang dimiliki Indonesia adalah sumber daya manusia yang berdaya saing internasional, sehingga bukan sebuah keniscayaan lagi Indonesia akan menjelma menjadi kekuatan dunia," ujar Laode.
Sementara itu, Slamet selaku Koordinator Substansi Bidang Ketenagalistrikan BBSP KBLBB menyampaikan pelaksanaan program konversi sepeda motor listrik akan mampu menghemat penggunaan energi fosil (Bahan Bakar Minyak atau BBM) dan menurunkan gas rumah kaca.
"Target awal sekitar 115 unit di seluruh Indonesia. Ini berpotensi dapat menghemat sekitar 51,78 juta liter/tahun dan bisa meningkatkan penggunaan listrik 51.600 Giga Watt (GW) per tahun, selain itu juga dapat menurunkan gas emisi rumah kaca sekitar 65,8 juta ton per tahun," jelas Slamet.
Secara spesifik, penggunaan sepeda motor listrik mampu menghemat Rp2.78 juta per tahun dan mengembangkan industri komponen yang lebih ramah lingkungan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan