KPK Beri Perhatian Lebih untuk Pengadaan Motor Listrik BGN
15 April 2026, 09:00 WIB
Givi bergerak cepat buat mengakomodir kebutuhan bracket box motor listrik yang dialami oleh konsumen mereka
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Populasi motor listrik di Tanah Air semakin tumbuh pesat. Hal itu terbukti dari data yang dimiliki oleh AISMOLI (Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia).
Di dalamnya dijelaskan kalau sejak 2018 sampai September 2023 sudah ada 70 ribu unit kendaraan roda dua setrum mengaspal.
Jumlah di atas bahkan diyakini akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Apalagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meluncurkan subsidi motor listrik.
Givi Indonesia pun tidak mau ketinggalan momentum yang ada. Mereka mengaku telah menggarap bracket box motor listrik buat berbagai jenis merek.
Hal itu dikatakan langsung oleh Dimas Ngurah selaku Direktur Givi Indonesia pada gelaran IMOS 2023. Bahkan dia menuturkan kalau pihaknya terus berinovasi menyesuaikan jenis kendaraan setrum yang ada.
Kemudian produsen aksesoris otomotif satu ini juga berupaya komunikasi dengan berbagai macam merek motor listrik.
“Hampir seluruh motor listrik yang diluncurkan, biasanya tim kami datang ke mereka. Ada produk baru langsung kami develop,” ungkapnya, Jumat (27/10).
Lebih jauh Dimas mengatakan kalau bracket box motor listrik memang jadi hal krusial sekarang. Sebab berkurang ruang bagasi buat menyimpan barang bawaan.
Biasanya sudah ada baterai memenuhi kompartemen tersebut, sehingga konsumen kesulitan menaruh barang-barang.
"Motor listrik sekarang masih sebatas commuter, bukan untuk touring. Jadi yang kita support, box buat daily, yakni berukuran 45 liter ke bawah," tegasnya.
Di sisi lain Givi Indonesia juga akan mendukung Peraturan Menteri terkait modifikasi motor. Hal itu karena penggunaan box bisa menambah dimensi dari kendaraan.
" Jika ada perkembangan maupun inovasi mengenai kebijakan atau regulasi, standar kita pun turut bakal mengikuti,” tambahnya.
Dimas Ngurah juga menjelaskan kalau produknya sudah banyak dipakai oleh beberapa instansi pemerintah. Jadi tidak dipastikan tidak akan melanggar ketentuan yang berlaku.
“Contoh ke Dishub, Polda Metro Jaya dan lain-lain. Itu sudah digunakan di motor operasional mereka,” tegas Dimas.
Dimas pun mengaku selalu memberikan edukasi terhadap para pengguna box. Sehingga mereka tidak hanya menjual, namun juga membantu konsumen agar melakukan modifikasi sesuai peraturan.
"Namun kami selalu berusaha keras untuk campaign soal penggunaan kapasitas box sesuai dengan motor yang dimiliki," Dimas menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 21:57 WIB
07 April 2026, 16:41 WIB
02 April 2026, 09:00 WIB
16 Maret 2026, 13:34 WIB
Terkini
18 April 2026, 18:17 WIB
ACC Carnival kini berkunjung ke kota Samarinda, Kalimatan Timur untuk memberikan kemudahan konsumen di sana
18 April 2026, 12:00 WIB
Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV
18 April 2026, 10:07 WIB
Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit
18 April 2026, 08:42 WIB
Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka
17 April 2026, 07:42 WIB
Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka
17 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang