Tampilan Toyota FT-3e, Penerus bZ4X Bergaya Futuristik

Toyota FT-3e digadang jadi penerus bZ4X berukuran lebih kecil bergaya futuristik, berpotensi masuk Indonesia

Tampilan Toyota FT-3e, Penerus bZ4X Bergaya Futuristik
Serafina Ophelia

TRENOTO – Toyota masih punya beragam rencana elektrifikasi di luar kendaraan hybrid maupun fuel-cell. Belum lama pada gelaran JMS 2023 (Japan Mobility Show) hadir Toyota FT-3e yang digadang sebagai penerus bZ4X.

Secara tampilan bisa dibilang lebih futuristik dari sang pendahulu yakni Toyota bZ4X, melengkapi lini BEV (Battery Electric Vehicle) pabrikan asal Jepang ini.

Bicara soal nama FT merujuk pada ‘Future Toyota’ sementara angka 3 mengindikasikan bahwa model itu lebih kecil dari bZ4X.

Dari sisi desain terlihat lebih banyak garis tegas serta lekukan membuat Toyota FT-3e jadi lebih futusitik dan sporti. Mobil itu juga dinilai sudah 90 persen siap produksi, sehingga ketika mengaspal nanti bentuknya mungkin tidak beda jauh.

Toyota FT-3e Concept
Photo : Autoweek

Fascia jadi unik dengan sentuhan LED bar tipis tanpa gril seperti mobil konvensional. Ada aksen hitam di sekitar fog lamp dan sisi samping, serta pilihan warna dual tone sampai ke kap mobil.

Dilansir dari Autoweek, Senin (30/10) Toyota berencana akan menyematkan layar pada bagian luar mobil guna memberikan informasi terkait kendaraan pada pemilik, seperti sisa persentase baterai dan suhu di kabin.

Interior juga tidak kalah futuristik dengan banyak sentuhan beige di dasbor sampai jok. Setir kemudi pakai model single-spoke yang minimalis, head unit dan screen vertikal dilengkapi panel instrumen digital.

Toyota juga menambahkan HUD (Head Up Display) memudahkan pengemudi untuk mengetahui navigasi, estimasi waktu perjalanan sampai kecepatan kendaraan.

Kebanyakan tombol kontrol fitur Toyota FT-3e nampaknya sudah dibuat touchscreen sehingga kabin depan tentu terlihat lebih rapi.

Toyota Bawa Banyak Mobil Konsep di JMS 2023

Di pameran tersebut ada beberapa lini mobil listrik menarik diperkenalkan pada masyarakat. Total ada 4 yakni FT-3e, FT-Sr, Kayoibako dan imv0.

FT-Se sendiri merupakan mobil sport konsep dua pintu bertenaga listrik yang terlihat modern. Dibalut kelir oranye, FT-Se memiliki ground clearance rendah dan menggunakan pelek berukuran besar yakni ring 22 inci.

Meneguhkan visi mobil listrik Toyota Toyota Motor Corporation
Photo : Toyota

Koji Sato selaku President and CEO, Member of the Board of Directors Toyota Motor Corporations menjelaskan bahwa seluruh kendaraan Toyota diluncurkan di JMS 2023 adalah BEV.

“Mobil tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga fun dan memberi pengalaman yang berbeda,” ucap Koji.


Terkini

news
Mitsubishi Colt L300

Mitsubishi Buka Diri Masuk Kopdes Merah Putih Lewat L300

Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih

mobil
Hino

Presiden Direktur Hino Indonesia Diganti, Bawa Strategi Baru

Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal

otosport
Yamaha

Yamaha Racing Indonesia Kenalkan Skuad Balap Baru, Ada Aldi Satya

Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini

mobil
Toyota Vios Hybrid

Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI

Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota

mobil
Geely dan Zeekr

Modal Zeekr Bersaing setelah Gagal di 2025, Siap Dirakit Lokal

Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang

news
Isuzu

Isuzu Kuasai 29 Persen Pangsa Pasar, Pikap Traga Laris Manis

Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak 27 Februari 2026, Awas Diputar Balik

Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama

news
Yogyakarta

8 Juta Orang Diperkirakan Melintas di DIY Saat Mudik Lebaran 2026

Dishub DIY memperkirakan ada 8 juta mobilitas saat arus mudik Lebaran 2026 sehingga mereka siapkan rekayasa lalu lintas