Diler QJMotor di Solo Sebut Pihak Prinsipal Mangkir
24 September 2026, 13:00 WIB
AISI berharap penjualan motor baru di 2025 bisa terus bertumbuh dan mampu melampaui pencapaian di 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan motor baru di 2024 menunjukan pertumbuhan positif. Hal tersebut membuat sejumlah pihak merasa bergembira.
Tak terkecuali AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia). Sebab mampu mencapai target yang telah ditentukan.
Berangkat dari hal di atas, mereka berharap capaian serupa turut terjadi pada pasar kendaran roda dua anyar di 2025.
“Kami sangat berharap mudah-mudahan bisa positif. Lebih baik daripada tahun lalu,” ujar Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI kepada KatadataOTO belum lama ini.
Akan tetapi Sigit enggan membocorkan berapa angka untuk target penjualan motor baru di 2025. Ia mengaku kalau AISI masih berhitung.
Pasalnya sejumlah daerah tengah mencari formulasi yang tepat, terkait penerapan opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan).
Hal itu agar tidak memberatkan masyarakat. Seperti sudah dilakukan oleh Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta sampai Banten.
“Kami masih menunggu keseluruhan pelaksanaan opsen di beberapa daerah, baru kalau sudah masuk semua kita akan menetapkan berapa target untuk tahun ini,” lanjut dia.
Lebih lanjut Sigit menuturkan kalau AISI bakal mengumumkan jumlah angka yang ingin dicapai mereka di 2025 dalam waktu dekat.
“Nanti mungkin minggu depan, biasanya lebih lengkap,” tegas Ketua Bidang Komersial AISI tersebut.
Seperti diberitakan KatadataOTO sebelumnya, penjualan kendaraan roda dua anyar di pasar domestik di 2024 menyentuh 6.333.310 unit.
Sedangkan untuk pasar ekspor juga tidak kalah positif. Sejak Januari sampai Desember 2024 berada di level 572.506.
Bila dilihat, perolehan di atas menjadi sebuah capaian apik bagi penjualan motor baru di Indonesia. Mengingat tahun lalu terdapat berbagai tantangan.
Misal pengetatan kredit di awal tahun, banyaknya cuti bersama serta tanggal merah, pelaksanaan Pilpres (Pemilihan Presiden) 2024 hingga melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar.
Beberapa batu sandungan tersebut cukup mempengaruhi daya beli masyarakat di Tanah Air, bahkan disebut-sebut sampai lesu.
Namun industri kendaraan roda dua mampu menunjukan pertumbuhan. Lalu dapat menghadapi berbagai tantangan yang ada.
Di sisi lain, penjualan motor baru di 2024 melampaui perolehan di satu tahun sebelumnya. Sebab di 2023 domestik menorehkan angka 6.236.992 dan ekspor 570.004.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 September 2026, 13:00 WIB
12 September 2026, 11:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
11 September 2026, 16:01 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
Terkini
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal