Tren Modifikasi Stiker Mobil 2026: Simpel Bergaya Retro

Tren modifikasi stiker mobil tampaknya kembali ke arah retro atau lawas, cocok dipakai di banyak model anyar

Tren Modifikasi Stiker Mobil 2026: Simpel Bergaya Retro
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Modifikasi stiker mobil jadi salah satu cara mudah buat pemilik kendaraan roda empat yang ingin mempercantik tampilan eksterior.

Biayanya cukup bervariasi, umumnya mulai Rp 1 jutaan untuk mobil berukuran kecil. Desain stikernya juga beragam dan bisa dipilih sesuai selera konsumen.

Namun salah satu modifikasi yang berpeluang jadi tren dan tengah mendapat perhatian adalah stiker bergaya retro berupa striping sederhana pada sisi-sisi mobil.

Menurut pemilik bengkel modifikasi Portals Sticker, penambahan stiker bergaya retro tampak cocok dengan berbagai mobil keluaran terkini di Indonesia.

Modifikasi Stiker
Photo: Portals Sticker

“Bodi (mobil) yang ada di pasaran sekarang (bergaya) retro. Contohnya Changan Lumin,” kata Pikno, Owner Portals Sticker saat ditemui KatadataOTO di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Dia mencontohkan bodi kecil Changan Lumin EV yang sederhana tanpa tarikan garis dan sudut-sudut tajam. Kemudian desain headlamp-nya membulat.

Ada juga GWM Ora 03 yang mengkombinasikan nuansa retro tetapi juga futuristik. Hampir sama seperti Changan Lumin tetapi berdimensi lebih besar.

Sekilas bahkan mobil listrik GWM Ora 03 tampil identik dengan model lawas Volkswagen Beetle alias VW kodok.

Apabila pemilik mobil berminat, ada beberapa inspirasi desain striping bergaya retro buat jadi referensi atau panduan.

“Warnanya ‘nge-jreng’ kalau (stiker) retro 90-an, ada (nuansa) hijau tosca. Kalau retro 80-an gradasi kuning sampai merah,” jelas Pikno.

Desain stiker mobil retro biasanya cenderung sederhana, perpaduan antara grafis dengan tulisan yang bisa dikustomisasi oleh pemilik.

Pikno mengungkapkan konsep desain stiker retro sekarang cukup menuai perhatian dari kalangan pengguna mobil dan berpeluang menjadi tren baru.

Bicara soal biaya, Pikno mengungkapkan harga bervariasi tergantung ukuran stiker yang akan ditempelkan ke bodi mobil.

Contoh seperti diterapkan pada mobil listrik mungil BYD Atto 1, harganya adalah sekitar Rp 1 jutaan.

Modifikasi Stiker
Photo: Portals Sticker

“Kalau stikernya semakin besar, harganya juga tinggi,” tegas dia.

Sebagai informasi, waktu pengerjaan stiker mobil untuk gaya retro biasanya tergolong singkat sehingga bisa ditunggu.

Buat mobil berukuran kecil, pemilik kendaraan cukup menunggu pemasangan sekitar kurang lebih dua sampai tiga jam saja.


Terkini

komunitas
Honda Bikers Day 2026

Honda Bikers Day 2026 Diramaikan Lebih dari 32 Ribu Peserta

Honda Bikers Day 2026 sukses diselenggarakan di Lapangan Panglima Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah

otosport
Marc Marquez

Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marquez Menang

Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan

otosport
MotoGP Australia 2026

Link Live Streaming MotoGP Australia 2026: Marquez Siap Dominasi

Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin

komunitas
Honda Bikers Day 2026

Puluhan Ribu Pengendara Siap Ramaikan Honda Bikers Day 2026

Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah

motor
Astra Motor

Strategi Astra Motor Tingkatkan Budaya Aman Berkendara di Jateng

Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan

motor
Motor REEV Chery

Chery Daftarkan Paten Motor REEV, Mirip Yamaha Fino

Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV

mobil
Denza

BYD Dituntut Pemegang Merek Denza di RI Pasca Ganti Nama

Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun

news
PEVS 2026

PEVS 2026 Akan Digelar Pekan Depan, Ada 9 Merek Mobil Listrik

PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain