Keunggulan Mobil Hybrid Toyota untuk Mudik Lebaran
25 Maret 2025, 16:05 WIB
Gaikindo menilai kalau rencana subsidi mobil hybrid dapat membuat masyarakat menunda pembeliaan kendaraan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah kembali mempertimbangkan untuk memberi subsidi mobil hybrid. Kali ini terlontar dari mulut Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian.
Ia menilai insentif tersebut perlu dikucurkan di Tanah Air. Hal itu agar para pabrikan tidak memindahkan fasilitas produksi ke negeri lain.
Melihat hal di atas Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) minta pemerintah segera merealisasikan bantuan satu ini. Jadi sifatnya tidak hanya rencana saja.
Sebab jika hanya sekadar wacana bakal mempengaruhi daya beli masyarakat. Sehingga penjualan mobil di Tanah Air kembali melorot.
“Misal sekarang diisukan mobil tertentu dapat insentif 10 persen, orang yang mau beli akhirnya menunggu sampai subsidi dikeluarkan,” ucap Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo kepada KatadataOTO belum lama ini
Lebih jauh Kukuh mengatakan kalau hal serupa pernah terjadi beberapa waktu lalu. Saat itu pemerintah berencana buat mengucurkan insentif PPnBM DTP (Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah).
Akan tetapi rencana tersebut tidak juga terlaksana sampai sekarang. Sehingga masyarakat menunda pembelian dan dampaknya penjualan terganggu.
“Kalau mau keluarin ya berikan saja, ini ada subsidi jadi orang berbondong-bondong beli. Kalau telah terealisasi kasih tau cepat manfaatkan sebelum bantuan dicabut lagi,” tegas Kukuh.
Patut diketahui, sebelumnya pemerintah tidak jadi memberikan subsidi mobil hybrid. Hal itu karena mereka menilai penjualan kendaraan ramah lingkungan satu ini sudah cukup moncer.
Bahkan bisa melebihi penjualan mobil listrik di Tanah Air. Padahal pemerintah telah mengucurkan bantuan untuk pembelian BEV (Battery Electric Vehicle).
Akan tetapi baru-baru ini Agus kembali mengusulkan agar pemerintah mau menyalurkan subsidi mobil hybrid ke masyarakat.
“Kami tak mau pabrik mobil hybrid yang sudah ada di Indonesia itu pindah. Ini kasusnya sama seperti saat 1980-an, kita mempersulit tumbuhnya industri semikonduktor dan mereka pergi ke Malaysia," ujar Agus di laman resmi Gaikindo.
Ia tak ingin negara-negara lain malah memberikan subsidi mobil hybrid. Sehingga menarik minat para pabrikan di Tanah Air buat pergi ke sana.
Jadi Agus kembali mengusulkan pemerintah memberikan bantuan pembelian kendaraan ramah lingkungan satu ini. Dengan begitu bisa menumbuhkan minat masyarakat dan menjaga para produsen tidak angkat koper dari Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Maret 2025, 16:05 WIB
24 Maret 2025, 07:00 WIB
22 Maret 2025, 13:00 WIB
20 Maret 2025, 13:00 WIB
14 Maret 2025, 08:48 WIB
Terkini
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen