Biaya Pertamax Full Tank buat MPV, Innova Zenix Rp 800 Ribuan
12 Juni 2026, 15:00 WIB
Upaya sebagian pemegang saham melengserkan Akio Toyoda, Chairman of the Board of Directors Toyota gagal
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Upaya beberapa pemegang saham untuk melengserkan Akio Toyoda sebagai Chairman Toyota Motor Corporation gagal. Cucu dari pendiri perusahaan itu masih akan menduduki posisinya hingga satu tahun ke depan.
Keputusan itu diambil setelah Rapat Umum Pemegang Saham dilakukan. Meski tidak menyebutkan total perhitungan suara tetapi perusahaan memastikan bahwa mayoritas masih mendukung Akio Toyoda untuk menjadi bos besar Toyota.
Dalam pertemuan tahunan yang diadakan di kantor pusat Toyota ini memang menarik perhatian. Pasalnya pabrikan mobil asal Jepang tersebut terlibat dalam skandal manipulasi data kendaraan.
Meski demikian kecurangan itu diklaim tidak berdampak pada faktor keselamatan kendaraan sehingga tak perlu dilakukan recall. Meski demikian hal tersebut tentu cukup memalukan bagi produsen otomotif dunia yang metode produksinya dipelajari di seluruh dunia.
Namun, hal ini sangat memalukan bagi produsen dengan reputasi kualitas yang metode produksinya dipelajari di seluruh dunia. Tak mengherankan bila beberapa pemegang saham menanyakan tentang skandal dalam rapat.
Salah satunya adalah Institutional Shareholder Services (ISS) yang mayoritas dimiliki oleh Deutsche Borse Group. Mereka menilai bahwa Akio Toyoda harus bertanggung jawab atas skandal tersebut.
Sementara itu Glass Lewis & Co., merekomendasikan pemungutan suara untuk menolak pengangkatan kembali Toyoda dan Shigeru Hayakawa. Mereka menilai kesalahan tes telah menimbulkan keraguan terhadap tata kelola perusahaan serta budaya perusahaan.
Meski demikian suara mereka memang terbilang masih kecil. Pasalnya kebanyakan pemegang saham adalah perusahaan Jepang seperti bank, perusahaan asuransi dan lembaga keuangan dengan kepemilikan sekitar 39 persen dari total saham.
Sementara badan usaha lain mencapai 25 persen, perusahaan asing sekitar 22 persen dan pemegang saham individu 14 persen. Kemudian Toyota Industries Corp juga menjadi pemegang saham nomor dua.
Perlu diketahui bahwa tahun lalu Toyoda berhasil memenangkan pemilihan dengan jumlah hampir 85 persen dari total suara. Jumlah itu turun bila dibandingkan 2022 yang mencapai 96 persen.
Sementara untuk jumlah suara Akio Toyoda tahun ini masih belum diumumkan secara resmi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
05 Juni 2026, 14:06 WIB
05 Juni 2026, 09:00 WIB
04 Juni 2026, 19:34 WIB
Terkini
15 Juni 2026, 15:49 WIB
Kehadiran BYD M6 Dual Mode di pasar MPV Tanah Air bisa menjadi pilihan baru khususnya di segmen elektrifikasi
15 Juni 2026, 11:02 WIB
AHRT berhassil menggondol tiga podium pada balapan FIM ARRC 2026 yang kali ini bertempat di Motegi, Jepang
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur Tahun Baru Hijriyah, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Aturan rutin di jam kerja bernama Ganjil genap Jakarta kembali berlaku meskipun pada Selasa kembali libur
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi terbatas, berikut informasi lengkap terkait fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini
14 Juni 2026, 20:00 WIB
BYD Dolphin PHEV merupakan salah satu strategi BYD menembus pasar Eropa, tawarkan alternatif EV yang menarik
14 Juni 2026, 18:27 WIB
Menurut Kawasaki, proses perancangan dan pengembangan Brusky 125 sepenuhnya dilakukan oleh Modenas Malaysia
13 Juni 2026, 21:35 WIB
Astra Honda Racing Team sukses di race pertama ARRC Motegi, Jepang dengan membawa dua podium via Herjun dan Irfan