Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Upaya sebagian pemegang saham melengserkan Akio Toyoda, Chairman of the Board of Directors Toyota gagal
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Upaya beberapa pemegang saham untuk melengserkan Akio Toyoda sebagai Chairman Toyota Motor Corporation gagal. Cucu dari pendiri perusahaan itu masih akan menduduki posisinya hingga satu tahun ke depan.
Keputusan itu diambil setelah Rapat Umum Pemegang Saham dilakukan. Meski tidak menyebutkan total perhitungan suara tetapi perusahaan memastikan bahwa mayoritas masih mendukung Akio Toyoda untuk menjadi bos besar Toyota.
Dalam pertemuan tahunan yang diadakan di kantor pusat Toyota ini memang menarik perhatian. Pasalnya pabrikan mobil asal Jepang tersebut terlibat dalam skandal manipulasi data kendaraan.
Meski demikian kecurangan itu diklaim tidak berdampak pada faktor keselamatan kendaraan sehingga tak perlu dilakukan recall. Meski demikian hal tersebut tentu cukup memalukan bagi produsen otomotif dunia yang metode produksinya dipelajari di seluruh dunia.
Namun, hal ini sangat memalukan bagi produsen dengan reputasi kualitas yang metode produksinya dipelajari di seluruh dunia. Tak mengherankan bila beberapa pemegang saham menanyakan tentang skandal dalam rapat.
Salah satunya adalah Institutional Shareholder Services (ISS) yang mayoritas dimiliki oleh Deutsche Borse Group. Mereka menilai bahwa Akio Toyoda harus bertanggung jawab atas skandal tersebut.
Sementara itu Glass Lewis & Co., merekomendasikan pemungutan suara untuk menolak pengangkatan kembali Toyoda dan Shigeru Hayakawa. Mereka menilai kesalahan tes telah menimbulkan keraguan terhadap tata kelola perusahaan serta budaya perusahaan.
Meski demikian suara mereka memang terbilang masih kecil. Pasalnya kebanyakan pemegang saham adalah perusahaan Jepang seperti bank, perusahaan asuransi dan lembaga keuangan dengan kepemilikan sekitar 39 persen dari total saham.
Sementara badan usaha lain mencapai 25 persen, perusahaan asing sekitar 22 persen dan pemegang saham individu 14 persen. Kemudian Toyota Industries Corp juga menjadi pemegang saham nomor dua.
Perlu diketahui bahwa tahun lalu Toyoda berhasil memenangkan pemilihan dengan jumlah hampir 85 persen dari total suara. Jumlah itu turun bila dibandingkan 2022 yang mencapai 96 persen.
Sementara untuk jumlah suara Akio Toyoda tahun ini masih belum diumumkan secara resmi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 20:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
26 Februari 2026, 17:00 WIB
26 Februari 2026, 13:00 WIB
26 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini
02 Maret 2026, 12:00 WIB
Geely siap mengawal pelanggannya saat mudik Lebaran 2026 dengan membuka 11 diler di sejumlah kota besar
02 Maret 2026, 11:00 WIB
Selama musim mudik 2026, Hino akan membuka sejumlah posko mudik yang siap mengawal perjalanan pelanggan
02 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
02 Maret 2026, 08:03 WIB
Pedro Acosta sukses mengamankan 32 poin di Thailand untuk bisa berebut puncak klasemen sementara MotoGP 2026
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta pertama di Maret 2026 akan diawasi ketat oleh pihak kepolisian yang terus berjaga