Truk Listrik Masuk Area Tambang Masih Sulit Terwujud

Penggunaan truk listrik masih terkendala beberapa hambatan, khususnya jika digunakan di area pertambangan

Truk Listrik Masuk Area Tambang Masih Sulit Terwujud
Serafina Ophelia

TRENOTO – Di era elektrifikasi industri otomotif perlahan beralih ke kendaraan bertenaga listrik, hybrid atau mengoptimalkan pemakaian bahan bakar ramah lingkungan. Namun tidak terbatas mobil dan motor saja, kendaraan niaga juga mulai beralih ke arah tersebut.

Hanya saja masih banyak tantangan dihadapi mengingat medan jalan dilalui kendaraan besar terkhusus di area pertambangan. Mulai dari ketersediaan charging station sampai ketahanan baterai.

Beberapa perusahaan kendaraan besar seperti truk memang sudah mulai melakukan studi untuk pemakaian truk listrik misal untuk kebutuhan logistik. Namun memang bisa dipastikan harga terpaut jauh lebih tinggi ketimbang truk konvensional.

Sebelumnya juga pernah disampaikan oleh Kukuh Kumara selaku Sekretaris Umum Gaikindo. Kendaaran besar yang memakai tenaga listrik masih tinggi karena harga baterai sendiri mahal.

Tantangan Implementasi Truk Listrik di Indonesia
Photo : TrenOto

“Saya sempat hadir di ITS ada pertanyaan dari pelaku perusahaan transportasi. Harganya (kendaraan besar tenaga listrik) 5 kali lipat dari konvensional, belum terjangkau,” ujar Kukuh dalam seminar beberapa waktu lalu.

Senada dengan hal tersebut, Mohamad Rosyid sebagai General Manager PT Motor Sights International menyebut truk listrik saat ini masih impor. Sementara jika ingin menekan harga jual perlu dilakukan perakitan dalam negeri.

“Makanya kita punya planning CKD (Completely Knocked Down) dan assembly factory yang komprehensif. Ke depannya trennya sekarang ke sana,” ujar Rosyid di IEE 2023, Rabu (13/9).

Masih ada beberapa kendala implementasi truk listrik patut jadi perhatian menurutnya mulai dari ketersediaan charging station sampai ketahanan baterai.

“Terkait medan tambang memang berat dan kontur jalan juga. Ada kekhawatiran jika baterai menghantam jalan rusak ya durability-nya, komponen utama bikin mahal kan itu (baterai),” ujar dia.

Pameran IEE 2023 Resmi Dibuka
Photo : TrenOto

Namun jika bicara soal perawatan truk listrik lebih mudah dibandingkan truk konvensional. Pihak Shacman sendiri menyediakan teknisi servis khusus truk listrik yang dipakai.

“Lebih efisien, tidak perlu oli gardan. Paling hanya greasing, bearing utamanya (servis) di bagian kaki-kaki tapi tidak perlu komponen seperti oli,” tegas dia.


Terkini

motor
Astra Motor

Strategi Astra Motor Tingkatkan Budaya Aman Berkendara di Jateng

Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan

motor
Motor REEV Chery

Chery Daftarkan Paten Motor REEV, Mirip Yamaha Fino

Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV

mobil
Denza

BYD Dituntut Pemegang Merek Denza di RI Pasca Ganti Nama

Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun

news
PEVS 2026

PEVS 2026 Akan Digelar Pekan Depan, Ada 9 Merek Mobil Listrik

PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain

mobil
Wujud Omoda X, Kandidat Mobil Baru Chery di Indonesia

Wujud Omoda X, Kandidat Mobil Baru Chery di Indonesia

Chery Indonesia akan melakukan studi terkait kesesuaian SUV Omoda X untuk pasar Tanah Air di masa depan

mobil
AiMOGA Mobo

Chery Bikin Robot Pintar AiMOGA Mobo, Dijual Massal

AiMOGA Robotics, perusahaan robotik dari Chery Group resmi membuka pemesanan untuk robot pintar Mobo

modifikasi
Asia CAN 2026

Final Asia CAN 2026 Tuntas Digelar, Gairahkan Industri Audio

Asia CAN 2026 diikuti oleh peserta dari sembilan negara berbeda, mereka saling adu kemampuan meracik audio

mobil
Chery Q

Ribuan Chery Q Dipesan, Konsumen Kini Bisa Pantau Status Unit

Track My Chery Q memberikan akses kepada konsumen untuk memantau perkembangan unit sejak tahap produksi