Trac Siapkan Promo Sewa Mobil buat Mudik Lebaran, Ada Diskon
13 Februari 2026, 15:08 WIB
Trac nilai generasi muda tak mau repot dengan mobil karena banyak tanggung jawab yang harus dijalankan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Trac menilai bahwa generasi muda tak mau repot dengan mobil sehingga enggan untuk membelinya. Situasi tersebut dinilai menguntungkan perusahaan penyewaan kendaraan seperti mereka.
Hal ini diungkapkan oleh Halomoan Fischer, Chief Operating Officer Trac siang hari tadi. Menurutnya generasi muda menilai bahwa memiliki mobil cukup merepotkan.
“Generasi muda belakangan ini melihat mobil itu sebagai sebuah beban karena harus melakukan perbaikan, perpanjang surat-surat dan sebagainya. Belum lagi ketika sudah bosan mereka harus menjualnya sendiri,” ungkapnya di Bogor (02/05).
Situasi itulah yang membuat taksi online menjamur dalam beberapa tahun belakangan. Pasalnya masyarakat bisa dengan mudah memesan kendaraan untuk membantu mobilitas tanpa harus memiliki mobil pribadi.
“Tapi sekarang mulai ada pergeseran karena ride hailing memakan biaya cukup besar. Oleh karena itu mereka mulai menjadikan sewa kendaraan sebagai solusi tanpa perlu mempunyai mobil sendiri,” tambahnya kemudian.
Situasi tersebut menguntungkan bagi generasi muda karena mobilitas tetap terjaga tanpa harus memiliki dan dibebani oleh tanggung jawab merawat kendaraan.
“Kalau sewa mereka tidak perlu urus perpanjangan STNK, perawatan dan sebagainya karena sudah kami urus. Sementara kalau bosan mobil tinggal diambil serta ganti unit lain jadi tidak harus melalui proses jual kendaraan,” ungkapnya.
Umumnya generasi muda tersebut menyewa kendaraan antara 3 bulan hingga 1 tahun setelah itu mencari unit lain. Meski pasarnya masih kecil tetapi ia pun mengakui bahwa pemikiran yang seperti itu bisa berdampak terhadap penjualan mobil di masa depan.
“Sekarang pasarnya memang masih sangat kecil tetapi pertumbuhannya sangat luar biasa karena tiap bulannya meningkat signifikan. Untuk unit yang paling banyak dicari adalah Toyota Avanza, Rush, Yaris hingga Agya,” tambah Fischer.
Walau memiliki potensi tetapi Trac tidak sembarangan untuk memberikan layanan ini kepada masyarakat. Hanya pelanggan tertentu yang akan dipertimbangkan mendapatkannya.
“Kita sudah mulai melayani permintaan seperti ini tetapi masih berdasarkan permintaan, belum menjadi produk. Tapi sekali lagi pasarnya memang masih sangat kecil,” tegasnya kemudian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 15:08 WIB
12 Februari 2026, 20:00 WIB
11 Januari 2025, 15:00 WIB
09 Januari 2025, 12:00 WIB
08 Januari 2025, 20:52 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 21:34 WIB
BYD terus berinovasi untuk menempatkan diri mereka sebagai pemimpin dalam perkembangan teknologi dan otomotif
13 Februari 2026, 19:22 WIB
BYD Indonesia mampu memberi dampak langsung bagi kelangsungan industri dan ekosistem mobil listrik nasional
13 Februari 2026, 17:55 WIB
BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Keahlian BYD di bidang teknologi diterapkan pada lini kendaraan ramah lingkungan yang dijual di pasar global
13 Februari 2026, 17:54 WIB
Berbagai model BYD dihadirkan memenuhi kebutuhan konsumen, mobilitas area kota sampai perjalanan jarak jauh
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Setelah terima banyak pemesanan dari Australia, Denza B5 siap dijual di Indonesia. Berikut salah satu daya tariknya yaitu off-road
13 Februari 2026, 16:47 WIB
BYD hadirkan berbagai lini produk lintas segmen untuk konsumen Indonesia dari hatchback, sedan sampai SUV
13 Februari 2026, 15:08 WIB
Trac menyiapkan setidaknya 1.500 unit untuk armada sewa mobil selama musim mudik Lebaran dari LCGC sampai MPV