Ekonomi Lesu, Rental Mobil Ikut Kena Imbasnya
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Terdapat sejumlah daerah dihindari para pengusaha rental mobil, guna mencegah kemungkinan penggelapan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kasus penggelapan kendaraan roda empat milik pengusaha rental mobil kembali terulang. Kali ini menimpa Ilyas Abdurahman di Tangerang pada Kamis (2/1).
Saat itu Honda Brio bernomor polisi B 2694 KZO disewa dan dibawa kabur oleh beberapa oknum tidak bertanggung jawab. Ilyas pun melakukan pengejaran sampai hingga menemukan di daerah Pandeglang.
Namun nasib sial harus dialami, dari kasus penggelapan berujung pada penembakan di Rest Area Kilometer 45 Tol Tangerang Merak.
Membuat Ilyas harus meregang nyawa di tangan seorang prajurit TNI AL berinisial AA berpangkat Sertu (Sersan satu), setelah tubuhnya tertembus timah panas.
Kasus ini pun menyedot perhatian banyak pihak. Sebab bukan yang pertama di Tanah Air, sebelumnya juga sempat terjadi di Pati, Jawa Tengah.
Usut punya usut, penggelapan mobil rental seperti di atas ternyata sudah sering terjadi dan harus dihadapi para pengusaha.
“Hampir setiap hari ada aja setau saya, kalau penggelapan yang sampai dipindah tangankan,” kata M. Yahya, pemilik rental mobil Yahya Mister Trans Tour & Rencar’s Depok kepada KatadataOTO.
Lebih jauh dia menuturkan, bahwa biasanya pengusaha rental mobil mewaspadai konsumen-konsumen berasal atau mau bepergian ke sejumlah daerah.
Ambil contoh di sekitaran Tangerang tengah seperti kejadian Ilyas kemarin, sampai ke Pandeglang, Banten. Kemudian Pati, Jawa Tengah juga masuk ke zona merah mereka.
“Nah kalau disekitaran Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) tuh kaya Sukabumi, Parungkuda, Serang merupakan daerah-daerah perlu diwaspadai,” lanjut Yahya.
Selanjutnya Yahya turut menghindari konsumen berasal atau ingin berpergian ke Karawang, Jawa Barat. Lalu masih ada Lamongan, Jawa Timur serta Palembang, Sumatera Selatan.
“Biasanya saya kalau ada konsumen ingin sewa mobil untuk keluar Pulau Jawa tidak dikasih. Lebih mau main aman aja di Jabodetabek,” tegas dia.
Yahya pun mengaku tidak pernah mau melayani jika ada calon penyewa yang berasal dari seluruh daerah di atas. Sebab dinilai terlalu berisiko bagi mereka.
Selain itu pengusaha rental mobil tersebut juga hanya mau menerima konsumen atas rekomendasi pelanggan setiap atau yang pernah menyewa di dia.
Kemudian Yahya lebih melayani orderan dari perusahaan atau perkantoran. Dengan begitu tidak terlalu khawatir mobilnya akan dihilangkan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 14:00 WIB
13 Februari 2026, 15:08 WIB
09 Februari 2026, 11:00 WIB
18 Januari 2026, 15:00 WIB
15 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
23 April 2026, 11:00 WIB
Toyota Veloz HEV menjadi mobil hybrid dengan capaian wholesales terbanyak di Maret 2026, disusul Innova Zenix
23 April 2026, 09:00 WIB
Changan Group baru saja menetapkan strategi untuk bisa meningkatkan penjualan secara global dalam 10 tahun
23 April 2026, 07:00 WIB
Changan Deepal S05 bakal menjadi pelopor kendaraan berjenis REEV pertama di Indonesia dalam waktu dekat
23 April 2026, 06:00 WIB
ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan untuk mengurai kemacetan di sejumlah jalan protokol Ibu Kota
23 April 2026, 06:00 WIB
Beroperasi seperti biasa, ada lima alternatif lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat dimanfaatkan hari ini
23 April 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung di dua lokasi berbeda hari ini agar lebih mudah ditemukan
22 April 2026, 21:03 WIB
MotoGP Spanyol 2026 dapat jadi momentum untuk Marc Marquez mengejar ketertinggalan dari Bezzecchi dan Martin
22 April 2026, 19:38 WIB
Wuling Eksion secara resmi dijual dengan harga mulai Rp 389 juta untuk varian EV untuk wilayah DKI Jakarta