Honda Sebut EV Murah Belum Bisa Gantikan Peran LCGC
22 September 2026, 13:00 WIB
Terdapat sejumlah daerah dihindari para pengusaha rental mobil, guna mencegah kemungkinan penggelapan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kasus penggelapan kendaraan roda empat milik pengusaha rental mobil kembali terulang. Kali ini menimpa Ilyas Abdurahman di Tangerang pada Kamis (2/1).
Saat itu Honda Brio bernomor polisi B 2694 KZO disewa dan dibawa kabur oleh beberapa oknum tidak bertanggung jawab. Ilyas pun melakukan pengejaran sampai hingga menemukan di daerah Pandeglang.
Namun nasib sial harus dialami, dari kasus penggelapan berujung pada penembakan di Rest Area Kilometer 45 Tol Tangerang Merak.
Membuat Ilyas harus meregang nyawa di tangan seorang prajurit TNI AL berinisial AA berpangkat Sertu (Sersan satu), setelah tubuhnya tertembus timah panas.
Kasus ini pun menyedot perhatian banyak pihak. Sebab bukan yang pertama di Tanah Air, sebelumnya juga sempat terjadi di Pati, Jawa Tengah.
Usut punya usut, penggelapan mobil rental seperti di atas ternyata sudah sering terjadi dan harus dihadapi para pengusaha.
“Hampir setiap hari ada aja setau saya, kalau penggelapan yang sampai dipindah tangankan,” kata M. Yahya, pemilik rental mobil Yahya Mister Trans Tour & Rencar’s Depok kepada KatadataOTO.
Lebih jauh dia menuturkan, bahwa biasanya pengusaha rental mobil mewaspadai konsumen-konsumen berasal atau mau bepergian ke sejumlah daerah.
Ambil contoh di sekitaran Tangerang tengah seperti kejadian Ilyas kemarin, sampai ke Pandeglang, Banten. Kemudian Pati, Jawa Tengah juga masuk ke zona merah mereka.
“Nah kalau disekitaran Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) tuh kaya Sukabumi, Parungkuda, Serang merupakan daerah-daerah perlu diwaspadai,” lanjut Yahya.
Selanjutnya Yahya turut menghindari konsumen berasal atau ingin berpergian ke Karawang, Jawa Barat. Lalu masih ada Lamongan, Jawa Timur serta Palembang, Sumatera Selatan.
“Biasanya saya kalau ada konsumen ingin sewa mobil untuk keluar Pulau Jawa tidak dikasih. Lebih mau main aman aja di Jabodetabek,” tegas dia.
Yahya pun mengaku tidak pernah mau melayani jika ada calon penyewa yang berasal dari seluruh daerah di atas. Sebab dinilai terlalu berisiko bagi mereka.
Selain itu pengusaha rental mobil tersebut juga hanya mau menerima konsumen atas rekomendasi pelanggan setiap atau yang pernah menyewa di dia.
Kemudian Yahya lebih melayani orderan dari perusahaan atau perkantoran. Dengan begitu tidak terlalu khawatir mobilnya akan dihilangkan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 September 2026, 13:00 WIB
18 September 2026, 16:50 WIB
02 Maret 2026, 14:00 WIB
13 Februari 2026, 15:08 WIB
09 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
20 Oktober 2026, 11:00 WIB
Polda Metro Jaya menggelar rekayasa lalu lintas agar perjalanan warga tidak terganggu selama demo hari ini
20 Oktober 2026, 09:00 WIB
Kiandra Ramadhipa berhasil mengharumkan Indonesia di putaran final FIM Moto3 Junior World Championship 2026,
20 Oktober 2026, 06:06 WIB
Wuling Eksion sebagai SUV 7 seater sudah dibekali fitur-fitur yang bisa menyesuaikan kebiasaan para pengemudi
19 Oktober 2026, 21:00 WIB
Persaingan Marquez dan Martin dalam perebutan gelar juara dunia kembali tersaji di MotoGP Australia 2026
19 Oktober 2026, 20:56 WIB
AiMOGA bertekad untuk menggabungkan teknologi otomotif dengan robotika agar bisa semakin dikenal orang banyak
19 Oktober 2026, 13:00 WIB
Jelang satu tahun Changan berbisnis di Indonesia, merek asal Cina satu ini berfokus pada lini produk dan jumlah diler
19 Oktober 2026, 10:11 WIB
Tuai respons positif, pemesanan MG ZS Hybrid+ 400 unit dan sudah mulai terkirim ke konsumen sebanyak 100 unit
19 Oktober 2026, 08:24 WIB
Setelah menghadirkan banyak produk hingga merek di Indonesia, Chery Group percaya diri bakal terus raih hasil positif