Toyota Tunda Pembangunan Pabrik Mobil Listrik di Jepang

Pembangunan pabrik mobil listrik Toyota ditunda akibat adanya perlambatan pasar EV di berbagai wilayah

Toyota Tunda Pembangunan Pabrik Mobil Listrik di Jepang
Adi Hidayat

KatadataOTO – Toyota kembali menunda rencana pembangunan pabrik kendaraan listrik mereka di Prefektur Fukuoka, Jepang. Keputusan ini menunjukkan bahwa perusahaan sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait kendaraan listrik.

Tidak bisa dipungkiri bahwa penjualan mobil listrik Toyota memang lebih lambat bila dibandingkan dengan hybrid. Meski demikian, mereka menegaskan tetap akan melakukan pembangunan fasilitas produksi EV.

Terlebih, pabrikan telah membayar 6 miliar yen untuk mendapat lokasi pembangunan di kawasan industri. Mereka juga mengungkap bahwa akan segera memulai konstruksi dalam tiga tahun ke depan.

Perlu diketahui bahwa ini adalah penundaan kedua yang dilakukan perusahaan. Pasalnya, Maret lalu proses pembangunan seharusnya sudah dilakukan dan produksi dimulai 2028.

Pabrik Toyota
Photo : Istimewa

Meski demikian, Toyota telah berinvestasi besar-besaran untuk membangun pabrik baru di Shanghai, Cina. Fasilitas tersebut rencananya mulai beroperasi pada 2027 dan memproduksi mobil listrik Lexus.

Penjualan Toyota Tumbuh

Walau menunda pembangunan pabrik mobil listrik, penjualan Toyota dan Lexus global tumbuh di semester pertama tahun fiskal 2026. Mereka berhasil memproduksi dan menjual 5,2 juta kendaraan ke pelanggan.

Angka tersebut bahkan lebih banyak dibanding periode serupa tahun lalu yang cuma 5,02 juta unit. Dari jumlah itu, penjualan kendaraan elektrifikasi mengalami lonjakan permintaan signifikan.

Dalam laporan resminya, pabrikan mengirim 2,47 juta unit, tumbuh bila dibanding tahun lalu. Ketika itu pabrikan cuma mampu melepas 2,23 juta unit.

Pencapaian itu membuat mobil elektrifikasi Toyota dan Lexus menguasai 46,9 persen dari total penjualan.

Pabrik Toyota di Jepang
Photo : Reuters

Jika dilihat lebih detail, maka mobil hybrid menjadi kendaraan elektrifikasi paling diminati. Pasalnya ada 2,27 juta unit yang berhasil terjual ke pasar.

Angka tersebut jauh lebih tinggi ketimbang EV yang cuma dilepas 101.000 unit. Penjualannya tumbuh dari tahun lalu yang mencapai 78.000 unit.

Sementara di Indonesia Toyota masih menjadi perusahaan mobil terbesar. Pada Oktober 2025 mereka mengirim 21.504 unit kendaraan pada pelanggan.

Total penjualan perusahaan di Tanah Air adalah 209.387 unit atau setara 31,7 persen dari total retail sales nasional.


Terkini

komunitas
Honda Bikers Day 2026

Honda Bikers Day 2026 Diramaikan Lebih dari 32 Ribu Peserta

Honda Bikers Day 2026 sukses diselenggarakan di Lapangan Panglima Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah

otosport
Marc Marquez

Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marquez Menang

Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan

otosport
MotoGP Australia 2026

Link Live Streaming MotoGP Australia 2026: Marquez Siap Dominasi

Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin

komunitas
Honda Bikers Day 2026

Puluhan Ribu Pengendara Siap Ramaikan Honda Bikers Day 2026

Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah

motor
Astra Motor

Strategi Astra Motor Tingkatkan Budaya Aman Berkendara di Jateng

Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan

motor
Motor REEV Chery

Chery Daftarkan Paten Motor REEV, Mirip Yamaha Fino

Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV

mobil
Denza

BYD Dituntut Pemegang Merek Denza di RI Pasca Ganti Nama

Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun

news
PEVS 2026

PEVS 2026 Akan Digelar Pekan Depan, Ada 9 Merek Mobil Listrik

PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain