Harga Chery J6T Naik Rp 20 Juta, Tipe Termurah Kini Rp 545,5 Juta
17 Januari 2026, 17:00 WIB
Toyota mengaku sudah tahan harga kendaraan bahkan sebelum diminta pemerintah meski rupiah sedang melemah
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian meminta agar produsen tidak menaikkan harga di tengah penurunan pasar otomotif yang tengah terjadai. Dengan ditahannya harga tersebut maka diharapkan penjualan kendaraan bisa membaik.
Pasar otomotif memang tidak dalam kondisi yang baik. Penurunan penjualan ditambah pelemahan rupiah terhadap semakin membuat pabrikan kendaraan mengalami tekanan cukup berat sehingga perlu berhati-hati dalam melakukan terobosan.
“Pada dasarnya pemerintah minta supaya produsen-produsen jangan lagi atau jangan dulu menaikkan harga karena sekarang pasar lagi lesu," ujar Agus beberapa waktu lalu.
Menurutnya, daya beli masyarakat menurun karena disebabkan banyak hal. Oleh sebab itu pemerintah meminta produsen menahan diri menaikkan harga produk mereka.
Permintaan pun mendapat tanggapan tersendiri dari Toyota Astra Motor. Menurut perusahaan asal Jepang tersebut, pihaknya telah tahan harga kendaraan bahkan sebelum pernyataan itu disampaikan Kementerian.
“Sebelum diminta pun sudah kami lakukan meski pada awal Juli dari sisi produksi sudah mengusulkan agar harga naik. Model-model rakitan lokal dan mass production tidak mengalami kenaikan,” tegas Anton Jimmi Suwandy. Marketing Director pada media.
Ia mengaku hanya menaikkan harga kendaraan CBU yang memang sudah tidak bisa dihindari. Pasalnya model-model tersebut memang sangat terdampak oleh pelemahan rupiah.
“Saya rasa apa yang diminta menperin sudah kami dukung dan harapannya pasar bisa membaik lagi. Pasalnya saya lihat memang pasar dalam dua bulan terakhir sudah mulai stabil meski masih di bawah tahun lalu,” tambahnya.
Perlu diketahui bahwa penjualan kendaraan semester 1 2024 mengalami penurunan signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan data Gaikindo, whole sales mobil di Tanah Air hanya sebesar 408.012 unit atau jatuh 19,5 persen dari 506.427 unit di 2023.
Penurunan juga terlihat pada retail sales Januari-Juni 2024 karena hanya mampu mencatatkan angka 431.987 unit. Torehan tersebut 14 persen lebih rendah ketimbang periode serupa di 2023 yaitu sebesar 502.533 unit.
Penjualan wholesales pada Juni, menurut laporan dari Gaikindo hanya mencapai 72.936 unit, turun sebesar 11,8 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sedangkan untuk penjualan secara ritel, Gaikindo mencatat hanya berada di angka 70.198 unit atau turun 12,3 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 Januari 2026, 17:00 WIB
04 Desember 2025, 13:00 WIB
07 Oktober 2025, 18:17 WIB
20 Agustus 2025, 17:00 WIB
09 Agustus 2025, 16:00 WIB
Terkini
26 Juli 2026, 22:05 WIB
IDRS ingin meningkatkan standar keselamatan pengujian pada setiap motor baru yang ada dipasarkan di Tanah Air
26 Juli 2026, 16:28 WIB
Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia
24 Juli 2026, 23:00 WIB
SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan
24 Juli 2026, 22:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda
24 Juli 2026, 21:00 WIB
Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia