Lamborghini Batal Bikin Mobil Listrik: Hampir Tak Ada Peminat
02 Maret 2026, 16:06 WIB
VinFast bakal memproduksi mobil listrik di Indonesia mulai 2025 dan diperkirakan mempengaruhi harga jual
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast, menargetkan akan mengoperasikan pabrik pertamanya di Subang, Jawa Barat, pada akhir 2025. Pabrik tersebut akan memproduksi mobil listrik jenis VF3.
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarmo, mengatakan pabrik VinFast di Indonesia akan memenuhi syarat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 40 persen. Artinya, sebagian produksi VinFast VF3 di Indonesia akan menggunakan bahan baku lokal.
Namun demikian, pria yang akrab disapa Kerry itu belum bisa memastikan apakah harga jual mobil VinFast di Indonesia akan lebih rendah dari saat ini. Seperti diketahui, mobil VinFast VF3 saat ini dijual di Indonesia dengan harga tertentu.
“Hal itu belum bisa kami konfirmasi saat ini. Namun saya sampaikan bahwa dengan mengikuti program insentif pemerintah, seluruh unit CBU yang kami impor sejak tahun lalu sudah mendapat fasilitas tersebut,” kata Kerry kepada Katadata di pusat produksi VinFast di Vietnam, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, VinFast telah mendapatkan insentif pajak dari pemerintah untuk impor mobil utuh, misalnya bea masuk turun dari 50 persen menjadi 0 persen, serta PPN barang mewah yang ditanggung pemerintah.
“Skemanya berlaku untuk brand yang memiliki komitmen membangun pabrik di Indonesia dan memenuhi TKDN 40 persen pada 2026, naik menjadi 60 persen pada 2027,” ujarnya.
Kerry menambahkan, insentif tersebut dimasukkan dalam bank garansi yang dipegang pemerintah.
“Jika misalnya kami menerima potongan pajak untuk 1.000 unit, maka begitu kami memproduksi 1.000 unit di Indonesia, bank garansi tersebut dikembalikan,” katanya.
Dengan demikian, ia menjelaskan bahwa harga jual saat ini sudah mencakup faktor pajak dan insentif. Namun, Kerry tidak menutup kemungkinan harga jual VF3 bisa turun.
“Kalaupun nanti ada perubahan harga, itu karena faktor lain seperti bahan baku, biaya tenaga kerja, atau logistik, bukan pajak,” ujarnya.
Sekadar informasi bahwa Vinfast tidak hanya memproduksi kendaraan di Tanah Air, pabrikan juga akan menggunakan komponen dalam negeri. Tujuannya adalah untuk memastikan agar seluruh unit bisa memenuhi aturan TKDN dari pemerintah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
26 Februari 2026, 12:00 WIB
23 Februari 2026, 11:00 WIB
23 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi warga Ibu Kota yang ingin memperpanjang masa berlaku
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini
02 Maret 2026, 12:00 WIB
Geely siap mengawal pelanggannya saat mudik Lebaran 2026 dengan membuka 11 diler di sejumlah kota besar
02 Maret 2026, 11:00 WIB
Selama musim mudik 2026, Hino akan membuka sejumlah posko mudik yang siap mengawal perjalanan pelanggan