20 Merek Mobil Terlaris pada 2025, Toyota dan Daihatsu Teratas
11 Januari 2026, 13:00 WIB
VinFast bakal memproduksi mobil listrik di Indonesia mulai 2025 dan diperkirakan mempengaruhi harga jual
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast, menargetkan akan mengoperasikan pabrik pertamanya di Subang, Jawa Barat, pada akhir 2025. Pabrik tersebut akan memproduksi mobil listrik jenis VF3.
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarmo, mengatakan pabrik VinFast di Indonesia akan memenuhi syarat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 40 persen. Artinya, sebagian produksi VinFast VF3 di Indonesia akan menggunakan bahan baku lokal.
Namun demikian, pria yang akrab disapa Kerry itu belum bisa memastikan apakah harga jual mobil VinFast di Indonesia akan lebih rendah dari saat ini. Seperti diketahui, mobil VinFast VF3 saat ini dijual di Indonesia dengan harga tertentu.
“Hal itu belum bisa kami konfirmasi saat ini. Namun saya sampaikan bahwa dengan mengikuti program insentif pemerintah, seluruh unit CBU yang kami impor sejak tahun lalu sudah mendapat fasilitas tersebut,” kata Kerry kepada Katadata di pusat produksi VinFast di Vietnam, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, VinFast telah mendapatkan insentif pajak dari pemerintah untuk impor mobil utuh, misalnya bea masuk turun dari 50 persen menjadi 0 persen, serta PPN barang mewah yang ditanggung pemerintah.
“Skemanya berlaku untuk brand yang memiliki komitmen membangun pabrik di Indonesia dan memenuhi TKDN 40 persen pada 2026, naik menjadi 60 persen pada 2027,” ujarnya.
Kerry menambahkan, insentif tersebut dimasukkan dalam bank garansi yang dipegang pemerintah.
“Jika misalnya kami menerima potongan pajak untuk 1.000 unit, maka begitu kami memproduksi 1.000 unit di Indonesia, bank garansi tersebut dikembalikan,” katanya.
Dengan demikian, ia menjelaskan bahwa harga jual saat ini sudah mencakup faktor pajak dan insentif. Namun, Kerry tidak menutup kemungkinan harga jual VF3 bisa turun.
“Kalaupun nanti ada perubahan harga, itu karena faktor lain seperti bahan baku, biaya tenaga kerja, atau logistik, bukan pajak,” ujarnya.
Sekadar informasi bahwa Vinfast tidak hanya memproduksi kendaraan di Tanah Air, pabrikan juga akan menggunakan komponen dalam negeri. Tujuannya adalah untuk memastikan agar seluruh unit bisa memenuhi aturan TKDN dari pemerintah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Januari 2026, 13:00 WIB
10 Januari 2026, 15:00 WIB
10 Januari 2026, 13:00 WIB
10 Januari 2026, 09:30 WIB
10 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
11 Januari 2026, 13:00 WIB
Toyota terus menunjukan dominasinya, terutama dalam hal merek mobil terlaris usai mencatatkan 258.268 unit
11 Januari 2026, 09:00 WIB
Mobil bekas di bawah Rp 100 juta di awal 2026 bisa menjadi pilihan menarik untuk dijadikan andalan bermobilitas
11 Januari 2026, 07:00 WIB
Raffi Ahmad terpantau memiliki kendaraan baru di garasinya termasuk BAIC BJ40 Plus dan Toyota Starlet
10 Januari 2026, 17:00 WIB
Diskon Hyundai Creta tembus Rp 45 juta berlaku khusus unit lansiran 2025, tipe Prime jadi Rp 300 jutaan
10 Januari 2026, 15:00 WIB
Honda UC3 hadir untuk menggoda para konsumen di Thailand dan Vietnam dengan berbekal berbagai keunggulan
10 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo Indonesia akui ketersediaan jaringan menjadi tantangan buat mereka di 2026 dan harus segera diatasi
10 Januari 2026, 11:00 WIB
ETLE Drone kini resmi beroperasi di lokasi yang selama ini sulit terjangkau oleh para petugas di lapangan
10 Januari 2026, 09:30 WIB
Krisis geopolitik berdampak besar pada sektor otomotif, Toyota Indonesia mewaspadai pengaruhnya pada logistik dan rantai pasok