First Drive BAIC T1 Tangerang-Bandung, Crossover EV yang Lincah
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
VinFast bakal memproduksi mobil listrik di Indonesia mulai 2025 dan diperkirakan mempengaruhi harga jual
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast, menargetkan akan mengoperasikan pabrik pertamanya di Subang, Jawa Barat, pada akhir 2025. Pabrik tersebut akan memproduksi mobil listrik jenis VF3.
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarmo, mengatakan pabrik VinFast di Indonesia akan memenuhi syarat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 40 persen. Artinya, sebagian produksi VinFast VF3 di Indonesia akan menggunakan bahan baku lokal.
Namun demikian, pria yang akrab disapa Kerry itu belum bisa memastikan apakah harga jual mobil VinFast di Indonesia akan lebih rendah dari saat ini. Seperti diketahui, mobil VinFast VF3 saat ini dijual di Indonesia dengan harga tertentu.
“Hal itu belum bisa kami konfirmasi saat ini. Namun saya sampaikan bahwa dengan mengikuti program insentif pemerintah, seluruh unit CBU yang kami impor sejak tahun lalu sudah mendapat fasilitas tersebut,” kata Kerry kepada Katadata di pusat produksi VinFast di Vietnam, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, VinFast telah mendapatkan insentif pajak dari pemerintah untuk impor mobil utuh, misalnya bea masuk turun dari 50 persen menjadi 0 persen, serta PPN barang mewah yang ditanggung pemerintah.
“Skemanya berlaku untuk brand yang memiliki komitmen membangun pabrik di Indonesia dan memenuhi TKDN 40 persen pada 2026, naik menjadi 60 persen pada 2027,” ujarnya.
Kerry menambahkan, insentif tersebut dimasukkan dalam bank garansi yang dipegang pemerintah.
“Jika misalnya kami menerima potongan pajak untuk 1.000 unit, maka begitu kami memproduksi 1.000 unit di Indonesia, bank garansi tersebut dikembalikan,” katanya.
Dengan demikian, ia menjelaskan bahwa harga jual saat ini sudah mencakup faktor pajak dan insentif. Namun, Kerry tidak menutup kemungkinan harga jual VF3 bisa turun.
“Kalaupun nanti ada perubahan harga, itu karena faktor lain seperti bahan baku, biaya tenaga kerja, atau logistik, bukan pajak,” ujarnya.
Sekadar informasi bahwa Vinfast tidak hanya memproduksi kendaraan di Tanah Air, pabrikan juga akan menggunakan komponen dalam negeri. Tujuannya adalah untuk memastikan agar seluruh unit bisa memenuhi aturan TKDN dari pemerintah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
Terkini
03 September 2026, 16:46 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat menyambangi kota Batam dengan segala keunggulan masyarakat untuk bermobilitas
03 September 2026, 16:02 WIB
Pabrik BYD di Subang resmi beroperasi dengan investasi Rp11,7 triliun dengan kapasitas maksimal 150 ribu per tahun.
03 September 2026, 09:00 WIB
Jika dilihat Marc Marquez memang belum pernah menyelesaikan satu pun balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok
03 September 2026, 07:00 WIB
Pemberian insentif motor listrik masih belum menemui kepastian di September 2026, Kementerian ESDM buka suara
03 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa dimanfaatkan jika Anda ingin memperpanjang masa berlaku dokumen berkendara hari ini
03 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan sistem hadir kembali sore 16.00 WIB
03 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, berikut lokasinya
02 September 2026, 19:52 WIB
Pertamina menaikan harga BBM jenis Pertamax Green menjadi Rp 19.150 per liter yang berlaku mulai hari ini