Mahindra Bakal Bawa Mobil Penumpang ke Indonesia Tahun Depan
05 Desember 2025, 20:05 WIB
VinFast bakal memproduksi mobil listrik di Indonesia mulai 2025 dan diperkirakan mempengaruhi harga jual
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast, menargetkan akan mengoperasikan pabrik pertamanya di Subang, Jawa Barat, pada akhir 2025. Pabrik tersebut akan memproduksi mobil listrik jenis VF3.
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarmo, mengatakan pabrik VinFast di Indonesia akan memenuhi syarat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 40 persen. Artinya, sebagian produksi VinFast VF3 di Indonesia akan menggunakan bahan baku lokal.
Namun demikian, pria yang akrab disapa Kerry itu belum bisa memastikan apakah harga jual mobil VinFast di Indonesia akan lebih rendah dari saat ini. Seperti diketahui, mobil VinFast VF3 saat ini dijual di Indonesia dengan harga tertentu.
“Hal itu belum bisa kami konfirmasi saat ini. Namun saya sampaikan bahwa dengan mengikuti program insentif pemerintah, seluruh unit CBU yang kami impor sejak tahun lalu sudah mendapat fasilitas tersebut,” kata Kerry kepada Katadata di pusat produksi VinFast di Vietnam, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, VinFast telah mendapatkan insentif pajak dari pemerintah untuk impor mobil utuh, misalnya bea masuk turun dari 50 persen menjadi 0 persen, serta PPN barang mewah yang ditanggung pemerintah.
“Skemanya berlaku untuk brand yang memiliki komitmen membangun pabrik di Indonesia dan memenuhi TKDN 40 persen pada 2026, naik menjadi 60 persen pada 2027,” ujarnya.
Kerry menambahkan, insentif tersebut dimasukkan dalam bank garansi yang dipegang pemerintah.
“Jika misalnya kami menerima potongan pajak untuk 1.000 unit, maka begitu kami memproduksi 1.000 unit di Indonesia, bank garansi tersebut dikembalikan,” katanya.
Dengan demikian, ia menjelaskan bahwa harga jual saat ini sudah mencakup faktor pajak dan insentif. Namun, Kerry tidak menutup kemungkinan harga jual VF3 bisa turun.
“Kalaupun nanti ada perubahan harga, itu karena faktor lain seperti bahan baku, biaya tenaga kerja, atau logistik, bukan pajak,” ujarnya.
Sekadar informasi bahwa Vinfast tidak hanya memproduksi kendaraan di Tanah Air, pabrikan juga akan menggunakan komponen dalam negeri. Tujuannya adalah untuk memastikan agar seluruh unit bisa memenuhi aturan TKDN dari pemerintah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Desember 2025, 20:05 WIB
04 Desember 2025, 19:00 WIB
04 Desember 2025, 16:00 WIB
04 Desember 2025, 14:00 WIB
04 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
06 Desember 2025, 21:00 WIB
Aplikasi Digiroom milik Auto2000 diklaim mendapat respon positif dari para pelanggan setianya di Tanah Air
06 Desember 2025, 19:00 WIB
Perang harga mobil Cina semakin sengit di 2025, BMW menegaskan tak berminat ikut persaingan tersebut
06 Desember 2025, 17:00 WIB
Mobil pribadi diperkirakan masih menjadi kendaraan favorit masyarakat saat merayakan libur Nataru 2026
06 Desember 2025, 15:00 WIB
Daihatsu catatkan hasil positif penjualan sepanjang November 2025, Gran Max Series jadi kontributor utama
06 Desember 2025, 13:00 WIB
Mahindra menyerahkan 4 mobil Scorpio untuk bantu pemerintah mengatasi bencana banjir Sumatera yang baru terjadi
06 Desember 2025, 11:00 WIB
Shell bisa segera menjajakan BBM mereka kepada para pengendara di Indonesia setelah kehabisan stok produk
06 Desember 2025, 09:00 WIB
Airlangga menerangkan bahwa kehadiran Chery, BYD hingga Hyundai membawa dampak positif bagi industri otomotif
06 Desember 2025, 07:00 WIB
Chery menyiapkan 10 unit mobil terdiri dari Tiggo 9 CSH, Tiggo 8 CSH sampai Tiggo Cross untuk mobilitas atlet