Tak Sekadar Mobil Listrik, iCAR V23 Tawarkan Gaya Ikonik dan Hemat
19 Juni 2026, 19:00 WIB
Toyota investasi Rp27.1 triliun untuk pengembangan mobil listrik di Tanah Air yang diyakini akan terus berkembang
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Rencana TMC (Toyota Motor Company) menambah investasi untuk pembangunan kendaraan listrik disambut baik Pemerintah Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pasar kendaraan listrik di ASEAN dan Indonesia akan terus berkembang ke depannya. Oleh karena itu keputusan Toyota meningkatkan investasi adalah sebuah langkah bijak mengingat besarnya potensi pasar yang ada.
“Saya meyakini bahwa permintaan kendaraan listrik baik roda empat maupun roda dua di Indonesia maupun di kawasan ASEAN kedepan akan terus meningkat. Indonesia dapat dijadikan industrial base produksi Electric Vehicle (EV) untuk dipasarkan di kawasan ASEAN maupun di Indonesia sendiri,” ujar Airlangga.
Tak tanggung-tanggung, Toyota juga disebut akan menambah beberapa jenis kendaraan hybrid Electric Vehicle (HEV) sudah masuk dalam pipeline waktu 4 tahun ke depan. Dengan demikian maka pabrikan mobil asal Jepang tersebut juga dapat berkontribusi dalam penurunan emisi serta penurunan impor bahan bakar fosil.
Penambahan investasi sebenarnya bukanlah sebuah rencana baru karena Akio Toyoda, President TMC telah menyampaikan komitmennya pada Presiden Joko Widodo. Janji yang disampaikan pada KTT Osaka di 2019 tersebut pun langsung dibuktikan dengan serius.
Dalam 3 tahun setelah komitmen disampaikan, investasi Toyota telah mencapai Rp 14 Triliun. Jumlah tersebut dipastikan akan semakin meningkat karena Shigeru Hayakawa, Vice Chairman of the Board of Directors of TMC menyatakan akan menambah investasi sebesar Rp 27.1 triliun selama 5 tahun ke depan.
“Kami berharap dengan penambahan jumlah investasi di Indonesia, Pemerintah memahami keseriusan kami terhadap elektrifikasi kendaraan bermotor,” tegasnya.
Tak hanya investasi, pertemuan antara Toyota dengan pemerintah juga untuk membahas peningkatan kemampuan SDM (sumber daya manusia) di Tanah Air. Salah satunya adalah melalui pembangunan xEV Center pada Mei 2022.
Toyota juga telah bekerjasama dengan Pertamina dan Inalum untuk membangun industri baterai di Indonesia. Bukan tidak mungkin nantinya kendaraan listrik Toyota akan menggunakan baterai buatan lokal.
Pengembangan mobil listrik Toyota di Indonesia juga sudah mulai terlihat hasilnya. Pasalnya Toyota Kijang Innova BEV telah sempat ditampilkan pada awal tahun dan berhasil menarik banyak perhatian masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Juni 2026, 19:00 WIB
18 Juni 2026, 17:29 WIB
18 Juni 2026, 09:00 WIB
17 Juni 2026, 07:00 WIB
16 Juni 2026, 08:02 WIB
Terkini
19 Juni 2026, 19:00 WIB
Sebagai mobil listrik iCAR V23, memberikan lebih banyak benefit bagi konsumen dalam melakukan mobilitas
19 Juni 2026, 17:00 WIB
Sepanjang 2026, penjualan Daihatsu di Mei 2026 mencapai angka tertingginya secara retail yakni 12.531 unit
19 Juni 2026, 15:00 WIB
PT Wahana Makmur Sejati dengan dukungan PT Astra Honda Motor kembali meramaikan rangkaian acara PRJ 2026
19 Juni 2026, 13:00 WIB
iCar V23 memiliki kemampuan segala medan berkat dukungan fitur seperti mode berkendara dan dimensi yang tinggi
19 Juni 2026, 11:00 WIB
Penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 sudah resmi dibuka, tidak ada kenaikan banderol dari tahun sebelumnya
19 Juni 2026, 09:00 WIB
Ducati DesertX V2 hadir guna menjawab kebutuhan para konsumen di Indonesia dan pencinta motor adventure
19 Juni 2026, 07:00 WIB
DFSK sempat membawa dua lini produk Aito yakni M7 dan M9 di GIIAS 2026, namun kini pilih menghadirkan E5 Plus
19 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tidak mengendurkan pelayanan kepada warga, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung