Dominasi Mobil Cina Bikin Merek Jepang Kewalahan
28 April 2026, 15:00 WIB
Toyota investasi Rp27.1 triliun untuk pengembangan mobil listrik di Tanah Air yang diyakini akan terus berkembang
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Rencana TMC (Toyota Motor Company) menambah investasi untuk pembangunan kendaraan listrik disambut baik Pemerintah Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pasar kendaraan listrik di ASEAN dan Indonesia akan terus berkembang ke depannya. Oleh karena itu keputusan Toyota meningkatkan investasi adalah sebuah langkah bijak mengingat besarnya potensi pasar yang ada.
“Saya meyakini bahwa permintaan kendaraan listrik baik roda empat maupun roda dua di Indonesia maupun di kawasan ASEAN kedepan akan terus meningkat. Indonesia dapat dijadikan industrial base produksi Electric Vehicle (EV) untuk dipasarkan di kawasan ASEAN maupun di Indonesia sendiri,” ujar Airlangga.
Tak tanggung-tanggung, Toyota juga disebut akan menambah beberapa jenis kendaraan hybrid Electric Vehicle (HEV) sudah masuk dalam pipeline waktu 4 tahun ke depan. Dengan demikian maka pabrikan mobil asal Jepang tersebut juga dapat berkontribusi dalam penurunan emisi serta penurunan impor bahan bakar fosil.
Penambahan investasi sebenarnya bukanlah sebuah rencana baru karena Akio Toyoda, President TMC telah menyampaikan komitmennya pada Presiden Joko Widodo. Janji yang disampaikan pada KTT Osaka di 2019 tersebut pun langsung dibuktikan dengan serius.
Dalam 3 tahun setelah komitmen disampaikan, investasi Toyota telah mencapai Rp 14 Triliun. Jumlah tersebut dipastikan akan semakin meningkat karena Shigeru Hayakawa, Vice Chairman of the Board of Directors of TMC menyatakan akan menambah investasi sebesar Rp 27.1 triliun selama 5 tahun ke depan.
“Kami berharap dengan penambahan jumlah investasi di Indonesia, Pemerintah memahami keseriusan kami terhadap elektrifikasi kendaraan bermotor,” tegasnya.
Tak hanya investasi, pertemuan antara Toyota dengan pemerintah juga untuk membahas peningkatan kemampuan SDM (sumber daya manusia) di Tanah Air. Salah satunya adalah melalui pembangunan xEV Center pada Mei 2022.
Toyota juga telah bekerjasama dengan Pertamina dan Inalum untuk membangun industri baterai di Indonesia. Bukan tidak mungkin nantinya kendaraan listrik Toyota akan menggunakan baterai buatan lokal.
Pengembangan mobil listrik Toyota di Indonesia juga sudah mulai terlihat hasilnya. Pasalnya Toyota Kijang Innova BEV telah sempat ditampilkan pada awal tahun dan berhasil menarik banyak perhatian masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 April 2026, 15:00 WIB
28 April 2026, 11:00 WIB
28 April 2026, 09:00 WIB
26 April 2026, 13:00 WIB
26 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
29 April 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Destinator dibekali fitur-fitur terkini yang bisa menambah kenyamanan berkendara para konsumen
29 April 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung agar bisa memfasilitas para pengendara di Kota Kembang hari ini
29 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di waktu terbatas, jangan sampai terlambat sebab tidak ada dispensasi
29 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini kembali berlaku yang diharapkan mampu mengurai kemacetan terutama di jam sibuk
28 April 2026, 15:00 WIB
Merek mobil Cina semakin diminati berkat harga kompetitif, jadi tantangan tersendiri buat pabrikan Jepang
28 April 2026, 13:31 WIB
CATL berharap baterai Natrium (Natrax) dapat menjadi solusi energi bagi kendaraan listrik di pasar global
28 April 2026, 11:00 WIB
Setelah unjuk gigi di Beijing Auto Show 2026, kemungkinan Lepas akan mulai memasarkan E4 atau L4 di GIIAS
28 April 2026, 09:00 WIB
Putri Indonesia 2026 yang diselenggarakan pekan lalu didukung oleh MPMRent dan mengandalkan mobil listrik