EV Menjamur, Nyawa Industri Komponen Masih 20 Tahun Lagi
21 September 2026, 11:16 WIB
Toyota investasi Rp27.1 triliun untuk pengembangan mobil listrik di Tanah Air yang diyakini akan terus berkembang
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Rencana TMC (Toyota Motor Company) menambah investasi untuk pembangunan kendaraan listrik disambut baik Pemerintah Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pasar kendaraan listrik di ASEAN dan Indonesia akan terus berkembang ke depannya. Oleh karena itu keputusan Toyota meningkatkan investasi adalah sebuah langkah bijak mengingat besarnya potensi pasar yang ada.
“Saya meyakini bahwa permintaan kendaraan listrik baik roda empat maupun roda dua di Indonesia maupun di kawasan ASEAN kedepan akan terus meningkat. Indonesia dapat dijadikan industrial base produksi Electric Vehicle (EV) untuk dipasarkan di kawasan ASEAN maupun di Indonesia sendiri,” ujar Airlangga.
Tak tanggung-tanggung, Toyota juga disebut akan menambah beberapa jenis kendaraan hybrid Electric Vehicle (HEV) sudah masuk dalam pipeline waktu 4 tahun ke depan. Dengan demikian maka pabrikan mobil asal Jepang tersebut juga dapat berkontribusi dalam penurunan emisi serta penurunan impor bahan bakar fosil.
Penambahan investasi sebenarnya bukanlah sebuah rencana baru karena Akio Toyoda, President TMC telah menyampaikan komitmennya pada Presiden Joko Widodo. Janji yang disampaikan pada KTT Osaka di 2019 tersebut pun langsung dibuktikan dengan serius.
Dalam 3 tahun setelah komitmen disampaikan, investasi Toyota telah mencapai Rp 14 Triliun. Jumlah tersebut dipastikan akan semakin meningkat karena Shigeru Hayakawa, Vice Chairman of the Board of Directors of TMC menyatakan akan menambah investasi sebesar Rp 27.1 triliun selama 5 tahun ke depan.
“Kami berharap dengan penambahan jumlah investasi di Indonesia, Pemerintah memahami keseriusan kami terhadap elektrifikasi kendaraan bermotor,” tegasnya.
Tak hanya investasi, pertemuan antara Toyota dengan pemerintah juga untuk membahas peningkatan kemampuan SDM (sumber daya manusia) di Tanah Air. Salah satunya adalah melalui pembangunan xEV Center pada Mei 2022.
Toyota juga telah bekerjasama dengan Pertamina dan Inalum untuk membangun industri baterai di Indonesia. Bukan tidak mungkin nantinya kendaraan listrik Toyota akan menggunakan baterai buatan lokal.
Pengembangan mobil listrik Toyota di Indonesia juga sudah mulai terlihat hasilnya. Pasalnya Toyota Kijang Innova BEV telah sempat ditampilkan pada awal tahun dan berhasil menarik banyak perhatian masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
17 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
Terkini
21 September 2026, 11:16 WIB
Tingginya jumlah mobil bensin yang beredar, bisa membuat industri komponen bisa terus bertahan cukup lama
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, simak persyaratan dan biayanya
21 September 2026, 06:00 WIB
Agar lebih nyaman dalam berkendara di jalan-jalan protokol Ibu Kota, patuhi aturan Ganjil Genap Jakarta
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua lokasi berbeda, agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
20 September 2026, 21:41 WIB
Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia
20 September 2026, 20:03 WIB
Pedro Acosta bayar kesalahannya di balapan sprint, mempertahankan posisi pertama di MotoGP Austria 2026
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial