Usaha Toyota Tekan Dekabornisasi di Indonesia, Gelar TEY ke-14
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
Toyota siap luncurkan Kijang Innova hybrid pada akhir 2022 dan Calya listrik bakal jadi mainan baru hasil kolaborasi unirsitas
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Toyota siapkan Kijang Innova Hybrid paling cepat akhir tahun ini. Mobil tersebut akan dirakit secara lokal.
Toyota kian memantapkan langkahnya dalam memasuki era elektrifikasi di Indonesia. Setelah memamerkan Kijang Innova EV Concept pada ajang IIMS 2022, kini Innova Hybrid tengah dipersiapkan kehadirannya di Tanah Air.
Diisampaikan dalam acara webinar dengan tajuk Aktivitas Riset Universitas sebagai Bagian Upaya dalam Mengembangkan Populasi Kendaraan Elektrifikasi (21/05).
“Produksi lokal mobil hybrid Toyota cukup rumit. Misal, proses logistik baterainya saja perlu memperhatikan faktor guncangan, kelembaban dan lain sebagainya,” ucap Indra Chandra, Project General Manager Toyota Daihatsu Engineering & Manufacturing (TDEM).
Toyota belakangan diketahui memang tengah mengembangkan Kijang dalam varian hybrid. Hal ini diperkuat dengan pernyataan dari Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian beberapa waktu lalu.
Agus menyatakan bahwa Kijang Innova Hybrid akan diproduksi di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Sayangnya kala itu Ia tidak menyebutkan waktu peluncuran MPV legendaris yang dibuat dua penggerak kendaraan.
Lebih lanjut pihak Toyota yang tengah mempersiapkan kehadiran Innova versi hybrid penuh dengan perhitungan. Terlebih dalam hal penyematan baterai khusus mobil hibrida tersebut.
“Prosesnya kami siapkan dengan hati-hati, karena ini era baru bagi Toyota Indonesia. Contoh, selama ini kami menggunakan 12 volt dan sekarang disuruh mengerjakan baterai di atas 300 volt,” jelas Indra kemudian.
Tidak hanya menyiapkan Kijang Innova Hybrid, pabrikan mobil asal Jepang tersebut juga akan mengkonversi Toyota Calya listrik. Menggandeng tiga universitas meliputi Institut Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB), proyek ini hadir sebagai penelitian.
“Alasan memilih Calya untuk dikonversi murni usulan universitas, pertimbangannya bahwa model ini dekat dengan rakyat,” tutur Bob Azam, Direktur Corporate Affairs TMMIN di kesempatan yang sama.
Dikatakan bahwa Calya listrik merupakan uji coba untuk mengetahui batas maksimal kemampuan kendaraan. Sejauh mana Toyota Calya jika kemudian dikonversi menjadi kendaraan listrik.
Meskipun menjadi kendaraan konversi bersama universitas, namun dikatakan pihak Toyota belum berencana memproduksi Calya listrik dalam waktu dekat.
Walaupun Ia mengatakan bahwa Toyota berkeinginan untuk melahirkan versi listrik pada seluruh modelnya.
“Kami bercita-cita semua model yang diproduksi di Indonesia ada versi listriknya. Apakah itu BEV (Battery Electric Vehicle), Hybrid, PHEV (Plug-in Hybridd) maupun flexi engine,” jelasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
16 April 2026, 23:19 WIB
10 Januari 2026, 09:30 WIB
07 Januari 2026, 12:00 WIB
25 November 2025, 19:00 WIB
Terkini
03 Oktober 2026, 15:50 WIB
Lepas Asco Fatmawati siap melayani kebutuhan masyarakat di Ibu Kota akan kendaraan yang ramah lingkungan
03 Oktober 2026, 13:59 WIB
Berlangsung sengit, Diogo Moreira perdana naik podium sprint race MotoGP Jepang 2026 bersama Marc Marquez
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
Para pengunjung GIIAS Semarang 2026, bisa langsung mencoba motor dan mobil incaran selama pameran berlangsung
02 Oktober 2026, 17:22 WIB
Mazda masih akan menggunakan sejumlah model mobil listrik Changan sebagai basis, Deepal S05 jadi kandidat
02 Oktober 2026, 14:26 WIB
Diyakini kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, BYD mengumumkan pergantian nama Denza jadi Danza
02 Oktober 2026, 08:13 WIB
AHM baru saja memberikan opsi warna maupun grafis baru pada moge mereka, yakni Honda CRF1100L Africa Twin
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan salah satu fasilitas untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
Setelah dievaluasi, kebijakan Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas di Ibu Kota