Toyota Indonesia Gelar Pameran Kendaraan Ramah Lingkungan di IIMS 2025
13 Februari 2025, 09:00 WIB
Toyota siap luncurkan Kijang Innova hybrid pada akhir 2022 dan Calya listrik bakal jadi mainan baru hasil kolaborasi unirsitas
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Toyota siapkan Kijang Innova Hybrid paling cepat akhir tahun ini. Mobil tersebut akan dirakit secara lokal.
Toyota kian memantapkan langkahnya dalam memasuki era elektrifikasi di Indonesia. Setelah memamerkan Kijang Innova EV Concept pada ajang IIMS 2022, kini Innova Hybrid tengah dipersiapkan kehadirannya di Tanah Air.
Diisampaikan dalam acara webinar dengan tajuk Aktivitas Riset Universitas sebagai Bagian Upaya dalam Mengembangkan Populasi Kendaraan Elektrifikasi (21/05).
“Produksi lokal mobil hybrid Toyota cukup rumit. Misal, proses logistik baterainya saja perlu memperhatikan faktor guncangan, kelembaban dan lain sebagainya,” ucap Indra Chandra, Project General Manager Toyota Daihatsu Engineering & Manufacturing (TDEM).
Toyota belakangan diketahui memang tengah mengembangkan Kijang dalam varian hybrid. Hal ini diperkuat dengan pernyataan dari Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian beberapa waktu lalu.
Agus menyatakan bahwa Kijang Innova Hybrid akan diproduksi di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Sayangnya kala itu Ia tidak menyebutkan waktu peluncuran MPV legendaris yang dibuat dua penggerak kendaraan.
Lebih lanjut pihak Toyota yang tengah mempersiapkan kehadiran Innova versi hybrid penuh dengan perhitungan. Terlebih dalam hal penyematan baterai khusus mobil hibrida tersebut.
“Prosesnya kami siapkan dengan hati-hati, karena ini era baru bagi Toyota Indonesia. Contoh, selama ini kami menggunakan 12 volt dan sekarang disuruh mengerjakan baterai di atas 300 volt,” jelas Indra kemudian.
Tidak hanya menyiapkan Kijang Innova Hybrid, pabrikan mobil asal Jepang tersebut juga akan mengkonversi Toyota Calya listrik. Menggandeng tiga universitas meliputi Institut Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB), proyek ini hadir sebagai penelitian.
“Alasan memilih Calya untuk dikonversi murni usulan universitas, pertimbangannya bahwa model ini dekat dengan rakyat,” tutur Bob Azam, Direktur Corporate Affairs TMMIN di kesempatan yang sama.
Dikatakan bahwa Calya listrik merupakan uji coba untuk mengetahui batas maksimal kemampuan kendaraan. Sejauh mana Toyota Calya jika kemudian dikonversi menjadi kendaraan listrik.
Meskipun menjadi kendaraan konversi bersama universitas, namun dikatakan pihak Toyota belum berencana memproduksi Calya listrik dalam waktu dekat.
Walaupun Ia mengatakan bahwa Toyota berkeinginan untuk melahirkan versi listrik pada seluruh modelnya.
“Kami bercita-cita semua model yang diproduksi di Indonesia ada versi listriknya. Apakah itu BEV (Battery Electric Vehicle), Hybrid, PHEV (Plug-in Hybridd) maupun flexi engine,” jelasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2025, 09:00 WIB
20 Desember 2024, 18:00 WIB
09 Desember 2024, 07:00 WIB
06 Desember 2024, 16:38 WIB
18 September 2024, 12:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi