Toyota Ajak Generasi Muda Lestarikan Lingkungan
16 April 2026, 23:19 WIB
Toyota siap luncurkan Kijang Innova hybrid pada akhir 2022 dan Calya listrik bakal jadi mainan baru hasil kolaborasi unirsitas
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Toyota siapkan Kijang Innova Hybrid paling cepat akhir tahun ini. Mobil tersebut akan dirakit secara lokal.
Toyota kian memantapkan langkahnya dalam memasuki era elektrifikasi di Indonesia. Setelah memamerkan Kijang Innova EV Concept pada ajang IIMS 2022, kini Innova Hybrid tengah dipersiapkan kehadirannya di Tanah Air.
Diisampaikan dalam acara webinar dengan tajuk Aktivitas Riset Universitas sebagai Bagian Upaya dalam Mengembangkan Populasi Kendaraan Elektrifikasi (21/05).
“Produksi lokal mobil hybrid Toyota cukup rumit. Misal, proses logistik baterainya saja perlu memperhatikan faktor guncangan, kelembaban dan lain sebagainya,” ucap Indra Chandra, Project General Manager Toyota Daihatsu Engineering & Manufacturing (TDEM).
Toyota belakangan diketahui memang tengah mengembangkan Kijang dalam varian hybrid. Hal ini diperkuat dengan pernyataan dari Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian beberapa waktu lalu.
Agus menyatakan bahwa Kijang Innova Hybrid akan diproduksi di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Sayangnya kala itu Ia tidak menyebutkan waktu peluncuran MPV legendaris yang dibuat dua penggerak kendaraan.
Lebih lanjut pihak Toyota yang tengah mempersiapkan kehadiran Innova versi hybrid penuh dengan perhitungan. Terlebih dalam hal penyematan baterai khusus mobil hibrida tersebut.
“Prosesnya kami siapkan dengan hati-hati, karena ini era baru bagi Toyota Indonesia. Contoh, selama ini kami menggunakan 12 volt dan sekarang disuruh mengerjakan baterai di atas 300 volt,” jelas Indra kemudian.
Tidak hanya menyiapkan Kijang Innova Hybrid, pabrikan mobil asal Jepang tersebut juga akan mengkonversi Toyota Calya listrik. Menggandeng tiga universitas meliputi Institut Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB), proyek ini hadir sebagai penelitian.
“Alasan memilih Calya untuk dikonversi murni usulan universitas, pertimbangannya bahwa model ini dekat dengan rakyat,” tutur Bob Azam, Direktur Corporate Affairs TMMIN di kesempatan yang sama.
Dikatakan bahwa Calya listrik merupakan uji coba untuk mengetahui batas maksimal kemampuan kendaraan. Sejauh mana Toyota Calya jika kemudian dikonversi menjadi kendaraan listrik.
Meskipun menjadi kendaraan konversi bersama universitas, namun dikatakan pihak Toyota belum berencana memproduksi Calya listrik dalam waktu dekat.
Walaupun Ia mengatakan bahwa Toyota berkeinginan untuk melahirkan versi listrik pada seluruh modelnya.
“Kami bercita-cita semua model yang diproduksi di Indonesia ada versi listriknya. Apakah itu BEV (Battery Electric Vehicle), Hybrid, PHEV (Plug-in Hybridd) maupun flexi engine,” jelasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 April 2026, 23:19 WIB
10 Januari 2026, 09:30 WIB
07 Januari 2026, 12:00 WIB
25 November 2025, 19:00 WIB
29 September 2025, 08:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar