Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas
01 April 2026, 11:00 WIB
Toyota ingin mobilnya dijadikan kendaraan dinas pejabat kementerian karena sudah diproduksi di dalam negeri
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota masih ingin tawarkan jajaran kendaraannya untuk jadikan mobil dinas kementerian dan pejabat eselon 1. Hal ini karena jajaran unit Toyota kini sudah diproduksi di dalam negeri.
Tak hanya itu, komponen yang dipakai pun masih buatan anak bangsa. Sehingga telah membuka banyak lapangan pekerjaan di berbagai daerah.
“Harapan kami tentu pemerintah terus memberikan support kepada industri dalam negeri. Produk Toyota sekitar 90 persen komponennya sudah diproduksi lokal,” ungkap Anton Jimmi Suwandi, Marketing Director PT Toyota Astra Motor pada KatadataOTO (29/10).
Ia pun menambahkan bahwa pihaknya memiliki beragam pilihan kendaraan dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tinggi untuk digunakan pejabat negara. Beberapa bahkan sudah dikirim ke luar negeri.
“Bila pemerintah membutuhkan, kami bisa menyediakan beberapa pilihan,” tegasnya kemudian.
Salah satu mobil dengan TKDN tinggi namun cukup sering digunakan sebagai kendaraan dinas adalah Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Mobil yang diproduksi langsung di Karawang tersebut telah dipakai beberapa instansi pemerintah termasuk Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sebelumnya diberitakan bahwa Presiden Prabowo Subianto langsung melakukan beberapa perubahan meski baru beberapa hari menjabat. Salah satunya adalah mengganti kendaraan dinas kepresidenan dan kementerian dengan produk buatan dalam negeri.
Mobil yang digadang-gadang bakal dipakai adalah Maung buatan PT Pindad. Mobil tersebut dikabarkan sudah memiliki TKDN hingga 70 persen.
Langkah itu dilakukan guna mendukung industri otomotif dalam negeri yang selama ini masih dikuasai merek dari negeri tetangga khususnya Jepang.
Harapan presiden pun ditanggapi serius oleh Abraham Mose, Direktur Utama PT Pindad. Ia mengatakan pihaknya sanggup memproduksi Maung untuk dipakai sebagai kendaraan operasional para menteri.
"Kami harus sanggup karena pasti fasilitas, infrastruktur dukungan akan disiapkan. Secara prinsip memang Pindad telah memulai dan hasilnya sudah ada serta dimanfaatkan," kata Mose dilansir dari Antara.
Namun dirinya tidak menjelaskan berapa unit yang akan disiapkan untuk dipakai jajaran menteri Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 April 2026, 11:00 WIB
22 Oktober 2025, 08:00 WIB
20 September 2025, 09:00 WIB
19 Juli 2025, 07:15 WIB
02 Juni 2025, 23:30 WIB
Terkini
22 Mei 2026, 13:00 WIB
Astra UD Trucks tidak hanya memasarkan produk-produk truk ramah lingkungan, namun juga ikut memelihara lingkungan
22 Mei 2026, 11:00 WIB
PEVS 2026 bakal diselenggarakan di JIExpo Kemayoran untuk menampilkan berbagai inovasi pada kendaraan listrik
22 Mei 2026, 09:00 WIB
BYD memperkenalkan berbagai inovasi yang mereka bawa ke Indonesia melalui acara Tech Culture Fest 2026
22 Mei 2026, 07:00 WIB
Motor listrik VinFast sudah bisa dipesan oleh konsumen di Indonesia, tersedia dengan opsi sewa baterai
22 Mei 2026, 06:00 WIB
Jelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih beroperasi normal di lima lokasi berbeda mulai pukul 08.00 WIB
22 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang hadirkan untuk memudahkan mengurus dokumen berkendara
22 Mei 2026, 06:00 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 22 Mei 2026 kembali beroperasi untuk bisa memecah kebuntuan lalu lintas
21 Mei 2026, 19:21 WIB
Gencar elektrifikasi, Volvo luncurkan produk di kelas yang sama dengan BMW iX tetapi berkonfigurasi 7-seater