Toyota Ingin Mobilnya Dijadikan Kendaraan Dinas Kementerian

Toyota ingin mobilnya dijadikan kendaraan dinas pejabat kementerian karena sudah diproduksi di dalam negeri

Toyota Ingin Mobilnya Dijadikan Kendaraan Dinas Kementerian

KatadataOTO – Toyota masih ingin tawarkan jajaran kendaraannya untuk jadikan mobil dinas kementerian dan pejabat eselon 1. Hal ini karena jajaran unit Toyota kini sudah diproduksi di dalam negeri.

Tak hanya itu, komponen yang dipakai pun masih buatan anak bangsa. Sehingga telah membuka banyak lapangan pekerjaan di berbagai daerah.

“Harapan kami tentu pemerintah terus memberikan support kepada industri dalam negeri. Produk Toyota sekitar 90 persen komponennya sudah diproduksi lokal,” ungkap Anton Jimmi Suwandi, Marketing Director PT Toyota Astra Motor pada KatadataOTO (29/10).

Ia pun menambahkan bahwa pihaknya memiliki beragam pilihan kendaraan dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tinggi untuk digunakan pejabat negara. Beberapa bahkan sudah dikirim ke luar negeri.

Toyota Kijang Innova Zenix
Photo : KatadataOTO

“Bila pemerintah membutuhkan, kami bisa menyediakan beberapa pilihan,” tegasnya kemudian.

Salah satu mobil dengan TKDN tinggi namun cukup sering digunakan sebagai kendaraan dinas adalah Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Mobil yang diproduksi langsung di Karawang tersebut telah dipakai beberapa instansi pemerintah termasuk Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sebelumnya diberitakan bahwa Presiden Prabowo Subianto langsung melakukan beberapa perubahan meski baru beberapa hari menjabat. Salah satunya adalah mengganti kendaraan dinas kepresidenan dan kementerian dengan produk buatan dalam negeri.

Mobil yang digadang-gadang bakal dipakai adalah Maung buatan PT Pindad. Mobil tersebut dikabarkan sudah memiliki TKDN hingga 70 persen.

Langkah itu dilakukan guna mendukung industri otomotif dalam negeri yang selama ini masih dikuasai merek dari negeri tetangga khususnya Jepang.

Pindad Maung
Photo : Instagram/PT_Pindad

Harapan presiden pun ditanggapi serius oleh Abraham Mose, Direktur Utama PT Pindad. Ia mengatakan pihaknya sanggup memproduksi Maung untuk dipakai sebagai kendaraan operasional para menteri.

"Kami harus sanggup karena pasti fasilitas, infrastruktur dukungan akan disiapkan. Secara prinsip memang Pindad telah memulai dan hasilnya sudah ada serta dimanfaatkan," kata Mose dilansir dari Antara.

Namun dirinya tidak menjelaskan berapa unit yang akan disiapkan untuk dipakai jajaran menteri Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.


Terkini

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi

news
Arus balik Lebaran 2025

Hindari Puncak Arus Balik, Jangan Sembarangan Pilih Tanggal

Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada