Purbaya Siap Gelontorkan Anggaran Buat Beli Pindad Maung

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan ungkap sudah siapkan anggaran beli Pindad Maung tapi terkendala industri

Purbaya Siap Gelontorkan Anggaran Buat Beli Pindad Maung

KatadataOTO – Keinginan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Pindad Maung sebagai kendaraan dinas buat menteri dan wakil menteri diperkirakan bakal berjalan mulus. Pasalnya anggaran buat pengadaan fasilitas tersebut sudah tersedia.

Hal ini disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan yang mengungkap bahwa anggaran untuk pengadaan sudah tersedia. Namun kemampuan industrinya kini menjadi tantangan buat mencapai cita-cita tersebut.

“Tahun ini harusnya ada (anggaran), tapi rupanya kapasitasnya (PT Pindad) belum cukup jadi dibalikkan,” kata Purbaya dilansir Antara.

Ia pun mengungkap bahwa penyaluran anggaran kendaraan taktis ringan Maung bergantung pada kesiapan industri. Bila industri siap pada tahun depan, Purbaya pun siap untuk menyalurkan anggaran.

Pindad Maung
Photo : YouTube Sekretariat Presiden

“Tergantung industrinya karena kalau saya kan targetkan uangnya ada. Nanti kalau masuk ke industri, dibilang ikut campur,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa presiden Prabowo Subianto mengungkap keinginanna untuk menjadikan Pindad Maung sebagai kendaraan dinas.

Sebentar lagi saudara-saudara harus pakai Maung semua. Saya tidak mau tahu yang mobil-mobil bagus pakai kalau libur saja," ungkap Prabowo beberapa waktu lalu.

Prabowo pun menuturkan pemerintah telah memulai langkah awal untuk menghadirkan mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun mendatang. Pemerintah telah menyiapkan alokasi dana dan lahan untuk pembangunan pabrik yang akan memproduksi kendaraan dalam negeri. Saat ini, tim pengembang disebut tengah bekerja menyiapkan hal tersebut.

Perlu diketahui bahwa para menteri rencananya akan menggunakan Pindad Maung MV3 yang secara umum hadir dengan desain gagah dan dilengkapi sudut-sudut tajam. Kendaraan ini sudah menggunakan komponen lokal sebesar 70 persen sementara 30 persen lainnya masih diimpor dari negara asing.

Pindad Maung
Photo : Instagram/PT_Pindad

Bobot dari Pindad Maung adalah 2,95 ton dengan dimensi P x L x T di 5,05 m x 2,06 m x 1,87 m. Khusus unit yang dipakai presiden, mobil sudah dibalut material Composite Armor sehingga tahan amunisi kaliber 7,62 x 51 mm NATO Ball dan kaliber 5,56 x 45 mm M193 dipadukan kaca anti peluru level B5/B6.

Beralih ke jantung mekanis, PT Pindad membekali MV3 Garuda Limousine dengan mesin bertenaga 199 hp, disalurkan lewat transmisi otomatis delapan percepatan. Sedangkan kecepatan maksimumnya diklaim 100 km/jam.


Terkini

otosport
Marc Marquez

Marc Marquez Diisukan Terima Kontrak Baru dari Ducati

Marc Marquez dikabarkan akan mengabdikan dirinya bersama Ducati selama dua tahun atau sampai MotoGP 2028

modifikasi
BYD Atto 1

Bikin BYD Atto 1 Tampil Fresh, Modifikasi Ringan Pakai Sticker

Modifikasi simpel namun sporti berupa striping stiker, dirancang untuk BYD Atto 1 oleh Portals Sticker

otosport
Ducati MX Team Indonesia

Ducati MX Team Indonesia Diperkenalkan, Gaet Dua Talenta Muda

Ducati MX Team Indonesia akan dibekali motor pabrikan Desmo450 MX, siap debut di ajang motorcross Thailand

motor
Yamaha Lexi LX 155

Pilihan Warna Baru Yamaha Lexi LX 155, Harga Mulai Rp 27 Jutaan

Penyegaraan pada Yamaha Lexi LX 155 diharapkan bisa menggairahkan pasar motor matic Indonesia pada 2026

mobil
Showroom Lepas

Lepas Resmikan Diler Pertamanya di Dunia, Ada di Kelapa Gading

Lepas jadikan Indonesia sebagai negara pertama yang memiliki diler resmi untuk memberi layanan pada pelanggan

mobil
Lepas L8

Produksi Lepas L8 Baru akan Dilakukan Februari 2026

Meski pemesanan sudah dibuka sejak tahun lalu, produksi Lepas L8 baru akan dilakukan mulai bulan depan

motor
Harga Motor Matic 150 cc

Cek Harga Motor Matic 150 cc Januari 2026, Aerox sampai Nmax Naik

Sejumlah motor matic 150 cc yang ditawarkan Yamaha kepada para konsumen mengalami kenaikan di awal 2026

mobil
Mobil Listrik

Mau Charge Mobil Listrik di Rumah, Jangan Sembarangan

Kebakaran mobil listrik sering berawal dari human error, salah satunya proses pengisian daya yang tidak tepat