Purbaya Kembali Pertimbangkan Insentif Kendaraan Listrik
13 April 2026, 09:00 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan ungkap sudah siapkan anggaran beli Pindad Maung tapi terkendala industri
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Keinginan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Pindad Maung sebagai kendaraan dinas buat menteri dan wakil menteri diperkirakan bakal berjalan mulus. Pasalnya anggaran buat pengadaan fasilitas tersebut sudah tersedia.
Hal ini disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan yang mengungkap bahwa anggaran untuk pengadaan sudah tersedia. Namun kemampuan industrinya kini menjadi tantangan buat mencapai cita-cita tersebut.
“Tahun ini harusnya ada (anggaran), tapi rupanya kapasitasnya (PT Pindad) belum cukup jadi dibalikkan,” kata Purbaya dilansir Antara.
Ia pun mengungkap bahwa penyaluran anggaran kendaraan taktis ringan Maung bergantung pada kesiapan industri. Bila industri siap pada tahun depan, Purbaya pun siap untuk menyalurkan anggaran.
“Tergantung industrinya karena kalau saya kan targetkan uangnya ada. Nanti kalau masuk ke industri, dibilang ikut campur,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa presiden Prabowo Subianto mengungkap keinginanna untuk menjadikan Pindad Maung sebagai kendaraan dinas.
Sebentar lagi saudara-saudara harus pakai Maung semua. Saya tidak mau tahu yang mobil-mobil bagus pakai kalau libur saja," ungkap Prabowo beberapa waktu lalu.
Prabowo pun menuturkan pemerintah telah memulai langkah awal untuk menghadirkan mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun mendatang. Pemerintah telah menyiapkan alokasi dana dan lahan untuk pembangunan pabrik yang akan memproduksi kendaraan dalam negeri. Saat ini, tim pengembang disebut tengah bekerja menyiapkan hal tersebut.
Perlu diketahui bahwa para menteri rencananya akan menggunakan Pindad Maung MV3 yang secara umum hadir dengan desain gagah dan dilengkapi sudut-sudut tajam. Kendaraan ini sudah menggunakan komponen lokal sebesar 70 persen sementara 30 persen lainnya masih diimpor dari negara asing.
Bobot dari Pindad Maung adalah 2,95 ton dengan dimensi P x L x T di 5,05 m x 2,06 m x 1,87 m. Khusus unit yang dipakai presiden, mobil sudah dibalut material Composite Armor sehingga tahan amunisi kaliber 7,62 x 51 mm NATO Ball dan kaliber 5,56 x 45 mm M193 dipadukan kaca anti peluru level B5/B6.
Beralih ke jantung mekanis, PT Pindad membekali MV3 Garuda Limousine dengan mesin bertenaga 199 hp, disalurkan lewat transmisi otomatis delapan percepatan. Sedangkan kecepatan maksimumnya diklaim 100 km/jam.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 April 2026, 09:00 WIB
08 April 2026, 09:00 WIB
07 Februari 2026, 12:00 WIB
03 Desember 2025, 22:00 WIB
04 November 2025, 14:00 WIB
Terkini
24 April 2026, 13:00 WIB
Changan Group baru saja mengumumkan strategi besarnya untuk pasar global untuk meningkatkan penjualan
24 April 2026, 11:00 WIB
Fokus menjual SUV bergaya boxy, Jetour buka suara soal kelanjutan penjualan dua model perdana mereka di RI
24 April 2026, 09:00 WIB
Tahun ini Ducati merayakan satu abad eksistensinya di dunia otomotif, gelar kegiatan yang melibatkan pengguna
24 April 2026, 07:00 WIB
Penjualan Daihatsu Gran Max tembus 5.000 unit di periode Maret 2026, kendaraan komersial terlaris di RI
24 April 2026, 06:14 WIB
Kepolisian tidak mengendurkan layanan SIM keliling Bandung agar para pengendara motor dan mobil bisa terbantu
24 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali berlaku pada pagi hari mulai pukul 06.00 WIB dengan 62 titik lokasi termasuk tol
24 April 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih melayani prosedur perpanjangan di lima lokasi berbeda
23 April 2026, 19:17 WIB
Kehadiran EV di Tanah Air dalam tiga tahun terakhir dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, BYD jadi pemain utama