Kemenhub Dorong Bengkel Motor Modifikasi Bersertifikat
10 Februari 2026, 21:00 WIB
Jetour menggandeng beberapa pihak dalam melakukan investigasi terbakarnya T2, seperti Kemenhub dan KNKT
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Jetour Sales Indonesia baru saja menyelesaikan proses investigasi peristiwa kebakaran T2 di Tol Jagorawi. Mereka menggandeng sejumlah pihak.
Semisal Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kemudian masih ada Komite Keselamatan Transportasi (KNKT).
“Kami mengapresiasi Jetour Sales Indonesia atas respons cepat dalam melakukan investigasi terhadap kejadian yang ada,” ungkap Yusuf Nugroho, Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Kemenhub melalui keterangan resmi.
Yusuf menyampaikan bahwa tujuan dilakukannya investigasi tersebut, untuk memperoleh penjelasan terkait kronologi terbakarnya Jetour T2 beberapa waktu lalu.
Mereka ingin mencari penyebab utama kecelakaan kemarin. Sehingga dapat mengetahui secara pasti.
“Dengan fokus pada spesifikasi teknis kendaraan, sistem keselamatan serta mekanisme perlindungan terhadap risiko kebakaran,” kata Yusuf.
Berdasarkan hasil investigasi yang dipaparkan dalam rapat klarifikasi, sistem keselamatan Jetour T2 bekerja sesuai dengan desain dan standar ditetapkan.
Pada saat benturan terjadi, airbag mengembang secara penuh serta keselamatan di sisi penumpang tetap terlindungi.
Struktur kendaraan tetap stabil, tidak terguling serta pintu masih dapat dibuka secara normal setelah benturan serius.
Menunjukkan bahwa integritas struktur maupun fungsi keselamatan berjalan sebagaimana dirancang.
Selain itu memenuhi persyaratan keselamatan dan regulasi yang berlaku di Indonesia maupun dunia.
Analisis teknis lebih lanjut menunjukkan bahwa, insiden tersebut merupakan tabrakan samping, bukan tabrak belakang.
Kendaraan mengalami benturan ekstrem yang menyebabkan roda depan dan belakang kiri mengalami kerusakan berat.
Akibat kondisi tersebut, terjadi gesekan langsung bagian bawah Jetour T2 dengan permukaan aspal.
Sehingga api muncul, sebagai dampak lanjutan pasca benturan keras dan peristiwa tersebut menyebabkan kendaraan terbakar.
Secara teknis, produk Jetour T2 juga telah memenuhi standar ASEAN NCAP, ECE R153, ECE R34 serta regulasi lain.
Hal tersebut demi memastikan kesesuaian terhadap seluruh spesifikasi keselamatan serta regulasi yang berlaku di pasar domestik.
“Sejak awal kami berkomitmen untuk menelaah insiden ini secara teknis, terbuka dan berbasis fakta,” ujar Peter Zhang, Presiden Direktur Jetour Indonesia.
Lebih jauh disebutkan, hasil investigasi terbakarnya Jetour T2 menunjukkan bahwa sistem keselamatan bekerja sesuai standar berlaku.
Jetour Indonesia menegaskan komitmen untuk terus mematuhi seluruh ketentuan keselamatan di Tanah Air.
Melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap produk mereka. Kemudian menjaga transparansi komunikasi kepada publik demi memastikan perlindungan maksimal bagi konsumen.
“Keselamatan konsumen merupakan prioritas utama kami dan kami akan terus memastikan setiap produk Jetour memenuhi regulasi dan standar kualitas tertinggi,” Zhang menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 21:00 WIB
09 Februari 2026, 09:00 WIB
03 Februari 2026, 13:00 WIB
03 Februari 2026, 07:00 WIB
06 Januari 2026, 15:24 WIB
Terkini
14 Februari 2026, 10:30 WIB
BYD berhasil dorong penjualan mobil listrik nasional dengan mencatatkan angka penjualan sebesar 54.000 unit di 2025
14 Februari 2026, 10:00 WIB
F4 Indonesia siap digelar pada ajang Mandalika Festival of Speed di pertengahan 2026 dengan dua konsep balap
14 Februari 2026, 09:00 WIB
Denza memboyong MPV mewah D9 dan memperkenalkan produk SUV baru, Denza B5 di pameran BCA Expoversary 2026
14 Februari 2026, 08:00 WIB
Bridgestone tidak hanya sekadar memamerkan produk-produk unggulannya pada pameran otomotif tahunan IIMS 2026
14 Februari 2026, 07:00 WIB
BYD telah hadir di Indonesia dengan membawa sejumlah model yang memiliki keunggulannya masing-masing
13 Februari 2026, 22:48 WIB
Mitsubishi Xforce edisi Anniversary meluncur di IIMS 2026 dengan penambahan fitur eksterior dan eksterior
13 Februari 2026, 21:34 WIB
BYD terus berinovasi untuk menempatkan diri mereka sebagai pemimpin dalam perkembangan teknologi dan otomotif
13 Februari 2026, 19:22 WIB
BYD Indonesia mampu memberi dampak langsung bagi kelangsungan industri dan ekosistem mobil listrik nasional