Setelah Lombok, Toyota Perkuat Pendidikan Vokasi di Bali
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota akan bangkit tahun depan dengan mengejar ketertinggalan di segmen elektrifikasi menggunakan mobil hybrid
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota akan percepat perkembangan kendaraan elektrifikasi mereka tahun depan. Terlebih pabrikan asal Jepang tersebut sudah cukup tertinggal dan Koji Sato, CEO Toyota Motors Corporation harus mengejarnya.
Namun Toyota akan bangkit tahun depan dengan keunggulan besar yaitu sebagai pemimpin di teknologi hybrid. Terlebih mereka belum menjual mobil listrik sama sekali di 2019 sementara para kompetitornya sudah mulai masuk ke pasar sehingga sulit untuk mengejar.
Pesaing Toyota berhasil memanfaatkan peluang yang terbuka di segmen mobil listrik. Tesla misalnya berhasil menjadi pabrikan terlaris di California pada 2023 menggantikan Toyota.
Dengan nilai valuasi sebesar USD1 triliun dan kapitalisasi sangat besar maka wajar bila pabrikan otomotif menilai mobil listrik memiliki masa depan cerah. Inilah yang membuat Sato harus melakukan perubahan.
Bahkan sejak mengambil alih kepeminpinan di April 2023 ia telah meluncurkan beragam strategi baru untuk kendaraan listrik. Ia juga melakukan penelitan terhadap teknologi baru dan pembenahan manufaktur Toyota.
Langkah itu sudah menunjukkan beberapa perkembangan sehingga penjualan mobil listrk Toyota meningkat empat kali lipat di 2023 dibanding tahun lalu. Selain itu pada Oktober perusahaan juga mengumumkan akan menghadirkan terobosan baru melalui teknologi Solid-State Batteries.
Sayang di balik semua perkembangan penjualan kendaraan listrik justru mengalami perlambatan. Tercatat BEV hanya diminati 10 juta unit dalam sembilan bulan pertama di 2023.
Ini artinya peningkatan hanya 30 persen dibandingkan sepanjang tahun 2022. Padahal dari 2021 ke 2022 peningkatan mencapai tiga digit.
Situasi itu membuat General Motors dan Ford Motor mengurangi serta menunda rencana investasi mereka. Tesla juga melakukan penurunan harga sehingga membuat laba mereka mengalami penurunan.
Namun Toyota memiliki teknologi matang yang bisa dimanfaatkan yaitu hybrid. Bahkan diperkirakan pabrikan asal Jepang itu akan bangkit di Amerika Serikat serta China berkat model-modelnya sekarang.
Penjualan model hybrid Toyota juga meningkat pesat sehingga mencapai rekor laba operasional pada kuartal ketiga 2023. Hal ini membuat Sato memiliki dana untuk menjaga cita-cita elektrifikasinya.
Berbeda dengan GM dan Ford yang melakukan pengurangan produksi Toyota justru kebalikannya. Mereka akan menambah investasi sebesar USD8 miliar untuk pembangunan barik baru di Carolina Utara.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 Juli 2026, 22:44 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
24 Juli 2026, 22:00 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
20 Juli 2026, 20:33 WIB
Terkini
28 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda, hal ini demi memudahkan para pengendara mobil dan motor
28 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah DKI untuk bisa sedikit mengurangi kemacetan parah
27 Juli 2026, 22:39 WIB
BMW Astra menyiapkan beberapa program menarik selama gelaran GIIAS 2026 demi bisa mendapatkan banyak konsumen
27 Juli 2026, 14:14 WIB
GIIAS 2026 bakal jadi panggung perdana BAIC T1 debut di pasar Indonesia, simak deretan keunggulannya
27 Juli 2026, 06:39 WIB
SIM keliling Bandung bisa memudahkan Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara untuk golongan A dan C
27 Juli 2026, 06:38 WIB
Tersebar di lima lokasi berbeda, berikut informasi tempat, persyaratan dan biaya SIM keliling Jakarta
27 Juli 2026, 06:00 WIB
KadatadataOTO merangkum jadwal dan lokasi ganjil genap Jakarta hari ini lengkap hingga gerbang tolnya
26 Juli 2026, 22:05 WIB
IDRS ingin meningkatkan standar keselamatan pengujian pada setiap motor baru yang ada dipasarkan di Tanah Air