Ambisi Bos Chery Saingi Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global
30 April 2026, 15:00 WIB
Toyota akan bangkit tahun depan dengan mengejar ketertinggalan di segmen elektrifikasi menggunakan mobil hybrid
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota akan percepat perkembangan kendaraan elektrifikasi mereka tahun depan. Terlebih pabrikan asal Jepang tersebut sudah cukup tertinggal dan Koji Sato, CEO Toyota Motors Corporation harus mengejarnya.
Namun Toyota akan bangkit tahun depan dengan keunggulan besar yaitu sebagai pemimpin di teknologi hybrid. Terlebih mereka belum menjual mobil listrik sama sekali di 2019 sementara para kompetitornya sudah mulai masuk ke pasar sehingga sulit untuk mengejar.
Pesaing Toyota berhasil memanfaatkan peluang yang terbuka di segmen mobil listrik. Tesla misalnya berhasil menjadi pabrikan terlaris di California pada 2023 menggantikan Toyota.
Dengan nilai valuasi sebesar USD1 triliun dan kapitalisasi sangat besar maka wajar bila pabrikan otomotif menilai mobil listrik memiliki masa depan cerah. Inilah yang membuat Sato harus melakukan perubahan.
Bahkan sejak mengambil alih kepeminpinan di April 2023 ia telah meluncurkan beragam strategi baru untuk kendaraan listrik. Ia juga melakukan penelitan terhadap teknologi baru dan pembenahan manufaktur Toyota.
Langkah itu sudah menunjukkan beberapa perkembangan sehingga penjualan mobil listrk Toyota meningkat empat kali lipat di 2023 dibanding tahun lalu. Selain itu pada Oktober perusahaan juga mengumumkan akan menghadirkan terobosan baru melalui teknologi Solid-State Batteries.
Sayang di balik semua perkembangan penjualan kendaraan listrik justru mengalami perlambatan. Tercatat BEV hanya diminati 10 juta unit dalam sembilan bulan pertama di 2023.
Ini artinya peningkatan hanya 30 persen dibandingkan sepanjang tahun 2022. Padahal dari 2021 ke 2022 peningkatan mencapai tiga digit.
Situasi itu membuat General Motors dan Ford Motor mengurangi serta menunda rencana investasi mereka. Tesla juga melakukan penurunan harga sehingga membuat laba mereka mengalami penurunan.
Namun Toyota memiliki teknologi matang yang bisa dimanfaatkan yaitu hybrid. Bahkan diperkirakan pabrikan asal Jepang itu akan bangkit di Amerika Serikat serta China berkat model-modelnya sekarang.
Penjualan model hybrid Toyota juga meningkat pesat sehingga mencapai rekor laba operasional pada kuartal ketiga 2023. Hal ini membuat Sato memiliki dana untuk menjaga cita-cita elektrifikasinya.
Berbeda dengan GM dan Ford yang melakukan pengurangan produksi Toyota justru kebalikannya. Mereka akan menambah investasi sebesar USD8 miliar untuk pembangunan barik baru di Carolina Utara.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 April 2026, 15:00 WIB
26 April 2026, 09:59 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 18:45 WIB
Terkini
30 April 2026, 19:00 WIB
Pameran modifikasi The Elite Showcase 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang pada 9-10 Mei mendatang
30 April 2026, 17:00 WIB
Chery OMODA C5 hadir dengan menawarkan kenyamanan lebih dan diharapkan bisa menggantikan E5 di masa mendatang
30 April 2026, 15:00 WIB
Demi menguasai pasar otomotif di seluruh dunia, pendiri Chery mengaku telah menyiapkan strategi 'double T'
30 April 2026, 13:35 WIB
Lepas memperkenalkan sejumlah produk andalan di Auto China 2026, salah satunya adalah mobil listrik L4
30 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
30 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan jalanan Ibu Kota, simak 62 titiknya
30 April 2026, 06:00 WIB
Menjelang Hari Buruh, SIM keliling Jakarta masih bisa melayani perpanjangan masa berlaku SIM di lima lokasi
29 April 2026, 22:43 WIB
Fitur-fitur yang disematkan pada Mitsubishi Xforce bisa menambah kenyamanan para penggunanya sehari-hari