ACC Carnival Jogja Digelar Untuk Genjot Pembiayaan Kendaraan
14 Februari 2026, 19:00 WIB
Tokyo Motor Show ganti nama menjadi Japan Mobility Show yang akan memiliki konsep baru dan lebih luas
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pameran otomotif Tokyo Motor Show akan kembali dihelat setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. Namun event yang rencananya dilangsungkan pada Oktober 2023 hadir dengan nama baru yaitu Japan Mobility Show.
Berbeda dengan Tokyo Motor Show sebelumnya, peserta pameran tidak hanya dari pabrikan mobil saja. Pasalnya beberapa perusahaan start up di luar dunia otomotif telah diajak ikut serta meramaikan pameran tersebut.
"Kami menetapkan kerangka kerja untuk mobilitas sehingga industri lain dapat bergabung dalam acara tersebut. Saya harap ini akan menjadi pertunjukan yang menghidupkan kembali Jepang," ungkap Akio Toyoda, Ketua Japan Automobile Manufacturers Association (JAMA).
Meski mengajak perusahaan dari industri lain, Toyoda yakin bahwa Japan Mobility Show tetap dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pabrikan otomotif. Bahkan bisa dipastikan dalam pameran akan menampilkan kendaraan generasi terbaru, termasuk mobil penumpang, komersial, sepeda motor dan sebagainya.
Lokasi pameran pun rencananya dilangsungkan di Tokyo Big Sight yang juga dikenal sebagai Pusat Pameran Internasional Tokyo. Namun JAMA tengah mempertimbangkan memperluas pamerannya hingga ke Rinkai Fukutoshin.
Jika permohonan dikabulkan maka beragam program baru dapat dilaksanakan. Tentu harapannya adalah untuk menarik lebih banyak pengunjung agar datang ke pameran.
Tokyo Motor Show sejatinya merupakan salah satu pameran otomotif yang paling ditunggu oleh masyarakat dunia. Pasalnya pameran itu selalu menampilkan banyak kendaraan baru baik konsep maupun siap produksi.
Sayangnya pameran 2 tahunan tersebut batal terselenggara pada 2021 akibat tingginya kasus Covid-19. Bila menilik sejarah, maka itu adalah pembatalan pertama sejak Tokyo Motor Show dilangsungkan pada 1954.
Sebenarnya bukan tidak mungkin Tokyo Motor Show 2021 terselenggara pada secara hybrid atau virtual. Setidaknya untuk mengobati rasa rindu pecinta otomotif akan sebuah pameran kelas dunia.
Namun Toyoda memiliki pendapat lain yang tidak bisa dibantah. Menurutnya Tokyo Motor Show adalah sebuah pameran untuk memperlihatkan seluruh kendaraan dan teknologi terbaru.
Agar bisa menujukkannya secara maksimal maka masyarakat harus melihat dan merasakannya secara langsung. Hal tersebut tentunya tidak bisa diakomodir oleh pengalaman virtual sehingga diputuskanlah pembatalan Tokyo Motor Show 2021.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 19:00 WIB
01 November 2025, 17:00 WIB
29 Oktober 2025, 14:00 WIB
29 Oktober 2025, 13:30 WIB
29 Oktober 2025, 13:00 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027