GIIAS Semarang 2022 Siap Digelar Pekan Depan

GIIAS Semarang 2022 siap digelar pekan dengan depan menghadirkan sejumlah merek kendaraan terkemuka di Indonesia

GIIAS Semarang 2022 Siap Digelar Pekan Depan
Adi Hidayat

TRENOTO – Untuk pertama kalinya, GIIAS akan menyambangi kota Semarang pada 23-27 November 2022. Pameran otomotif ini akan digelar di Marina Convention Center dan diharapkan bisa menjadi ajang informasi perkembangan industri otomotif masyarakat Jawa Tengah.

GIIAS Semarang 2022 digelar karena ibukota Jawa Tengah tersebut terus mengalami perkembangan signifikan dibanding sebelumnya. Hal itu tentunya sangat baik sehingga perlu dijaga agar tidak mengalami penurunan.

“Kami yakin di masa depan GIIAS Semarang akan menjadi agenda penting bagi industri otomotif Indonesia. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan model dan teknologi baru dari kendaraan terkini seperti rangkaian GIIAS lainnya,” ungkap Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo dalam siaran persnya.

Photo : GIIAS

Perlu diketahui bahwa Jawa Tengah saat ini berada di peringkat empat dalam pencapaian pertumbuhan penjualan domestik Indonesia periode 2018-2021. Tingginya pencapaian tersebut pun membuat penyelenggaraan GIIAS dipercaya bisa menggali potensi yang ada.

Kukuh juga menekankan bahwa Gaikindo berencana untuk terus menambah kota penyelenggaran GIIAS pada tahun-tahun berikutnya. Pasalnya pameran merupakan sebuah langkah paling efektif untuk meningkatkan penjualan, khususnya setelah pandemi Covid-19.

Baca juga : GIIAS Surabaya 2022 Hadir 14 September, Banyak Promo Menarik

“Terbukti setiap penyelenggaaan GIIAS mampu memberikan dorongan bagi pencapaian industri otomotif. Oleh karena itu, kami akan terus mengupayakan penyelenggaraan GIIAS di kota-kota lainnya,” jelasnya.

Sementara itu Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah menyebutkan bahwa kehadiran GIIAS Semarang adalah ajang belajar perkembangan industri otomotif. Ia pun dijadwalkan akan membuka pameran tersebut pada 23 November 2022.

Pada penyelenggaraan perdananya, GIIAS Semarang 2022 akan menghadirkan teknologi dan produk terbaru dari 9 merek kendaraan penumpang. Mereka adalah Daihatsu, DFSK, Honda, Hyundai, Mazda, Mitsubishi, Suzuki, Toyota serta Wuling.

Photo : Suzuki Indonesia

Selain itu akan ada enam merek sepeda motor yang ikut hadir untuk memamerkan produk terkininya. Keenam merek tersebut adalah Benelli, Keeway, Exotic Bike, Pacific E-series, Polytron, dan United E-Motor.

GIIAS Semarang adalah seri penutup setelah acara serupa diselenggarakan di Tangerang pada 11-21 Agustus 2022. Kemudian dilanjutkan dengan GIIAS Surabaya pada 14-18 September dan Medan 5-9 Oktober 2022.


Terkini

mobil
Toyota Hilux BEV

Toyota Hilux BEV Masih CBU Thailand, Harga Tembus Rp 1 M

Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas

otosport
Yamaha

Kata Bos Yamaha Usai Quartararo dan Rins Pergi di Akhir Musim

Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Juli 2026, Cek Jadwalnya

SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan

news
SIM Keliling Jakarta

Simak 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM

mobil
BMW

Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026

BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar

mobil
Changan S05

Changan S05 EV dan REEV Bisa Dipesan, Estimasi Harga Rp 500 Juta

Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan

mobil
Gaikindo

Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja

Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit