Toyota Recall 29 Model di Indonesia, Simak Daftarnya
20 Desember 2025, 16:38 WIB
Japan Mobility Show 2025 dijadikan Toyota untuk menunjukkan beragam strategi mobilitas mereka di masa depan
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Toyota hadir pada ajang Japan Mobility Show (JMS) 2025 di Tokyo Big Sight Jepang pada 29 Oktober-9 November 2025. Dalam ajang ini mereka kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan strategi Multi Pathway Approach yang telah mereka jalankan.
Dengan strategi tersebut maka Toyota bisa menghadirkan solusi mobilitas, menyesuaikan lansekap otomotif serta kebutuhan mobilitas masyarakat. Perusahaan asal Jepang itu juga menegaskan bahwa tujuan mereka adalah mengurangi kadar CO2 secara besar-besaran dan cepat.
Untuk mencapainya maka semua teknologi dapat hidup berdampingan dan ditingkatkan skalanya guna mempercepat netralitas karbon. Oleh sebab itu mereka tetap akan menggunakan Multi Pathway Strategy.
Langkah ini membuat mereka bebas untuk menggunakan teknologi ramah lingkungan di masa depan. Mulai dari kendaraan ICE (Internal Combustion Engine) yang ditingkatkan efisiensinya, Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) hingga Battery Electric Vehicle (BEV).
Sementara itu di Indonesia, kebijakan Net Zero Emission (NZE) 2060 berisi target untuk mencapai keseimbangan antara emisi gas rumah kaca (GRK) yang dilepas ke atmosfer dan jumlah GRK terserap kembali pada tahun 2060.
Untuk mencapainya, Toyota memiliki inisiatif Toyota Environmental Challenge 2050. Di dalamnya mereka memiliki target menurunkan emisi kendaraan yang diproduksi di tahun tersebut hingga 90 persen dibandingkan emisi di tahun 2010.
Toyota juga bertekad buat menjadi perusahaan terbaik dengan beradaptasi terhadap kebutuhan unik masyarakat, ketahanan rantai pasok dan visi sumber daya energi sebuah negara. Pabrikan telah memainkan peran penting dalam pengembangan industri otomotif di kawasan Asia, termasuk Indonesia
Strategi ini menekankan penyediaan produk dan layanan terbaik yang memenuhi kebutuhan mobilitas juga tuntutan masyarakat di setiap negara. Salah satu contohnya adalah platform kendaraan global IMV (Innovative International Multi-Purpose Vehicle).
Sharing platform ini mendukung berbagai kendaraan buat memenuhi beragam kebutuhan mobilitas di pasar berkembang sehingga mencapai skala ekonomi memungkinkan keterjangkauan dan akses. Di Asia, mobil Toyota yang menggunakan adalah Fortuner, Innova, Hilux dan terbaru Hilux Rangga.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Desember 2025, 16:38 WIB
20 Desember 2025, 07:00 WIB
19 Desember 2025, 20:00 WIB
17 Desember 2025, 18:00 WIB
15 Desember 2025, 10:00 WIB
Terkini
22 Desember 2025, 09:00 WIB
Yamaha Rev Festival berhasil menyedot ribuan pengunjung berkat berbagai aktivitas menarik yang disuguhkan
22 Desember 2025, 08:00 WIB
Kondisi garasi harus dijaga dari barang mudah terbakar untuk menjaga keamanan saat melakukan pengisian daya EV
22 Desember 2025, 07:00 WIB
Honda akan hentikan operasional pabrik mereka di Cina dan Jepang karena adanya masalah distribusi cip semikonduktor
22 Desember 2025, 06:00 WIB
Menjelang hari raya Natal, SIM keliling Jakarta masih melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi
22 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung terus melayani berbagai kebutuhan masyarakat, seperti untuk mengurus dokumen berkendara
22 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan di puluhan ruas jalan utama meski libur Natal sudah semakin dekat
21 Desember 2025, 20:24 WIB
VinFast dalam waktu dua tahun di pasar otomotif Indonesia telah melakukan banyak hal selain memasarkan EV
21 Desember 2025, 17:00 WIB
Federal Oil memberikan bantuan kepada para korban banjir Sumatera dengan penggantian oli secara gratis