10 Merek Mobil Terlaris September 2026: BYD Berjaya
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
Japan Mobility Show 2025 dijadikan Toyota untuk menunjukkan beragam strategi mobilitas mereka di masa depan
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Toyota hadir pada ajang Japan Mobility Show (JMS) 2025 di Tokyo Big Sight Jepang pada 29 Oktober-9 November 2025. Dalam ajang ini mereka kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan strategi Multi Pathway Approach yang telah mereka jalankan.
Dengan strategi tersebut maka Toyota bisa menghadirkan solusi mobilitas, menyesuaikan lansekap otomotif serta kebutuhan mobilitas masyarakat. Perusahaan asal Jepang itu juga menegaskan bahwa tujuan mereka adalah mengurangi kadar CO2 secara besar-besaran dan cepat.
Untuk mencapainya maka semua teknologi dapat hidup berdampingan dan ditingkatkan skalanya guna mempercepat netralitas karbon. Oleh sebab itu mereka tetap akan menggunakan Multi Pathway Strategy.
Langkah ini membuat mereka bebas untuk menggunakan teknologi ramah lingkungan di masa depan. Mulai dari kendaraan ICE (Internal Combustion Engine) yang ditingkatkan efisiensinya, Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) hingga Battery Electric Vehicle (BEV).
Sementara itu di Indonesia, kebijakan Net Zero Emission (NZE) 2060 berisi target untuk mencapai keseimbangan antara emisi gas rumah kaca (GRK) yang dilepas ke atmosfer dan jumlah GRK terserap kembali pada tahun 2060.
Untuk mencapainya, Toyota memiliki inisiatif Toyota Environmental Challenge 2050. Di dalamnya mereka memiliki target menurunkan emisi kendaraan yang diproduksi di tahun tersebut hingga 90 persen dibandingkan emisi di tahun 2010.
Toyota juga bertekad buat menjadi perusahaan terbaik dengan beradaptasi terhadap kebutuhan unik masyarakat, ketahanan rantai pasok dan visi sumber daya energi sebuah negara. Pabrikan telah memainkan peran penting dalam pengembangan industri otomotif di kawasan Asia, termasuk Indonesia
Strategi ini menekankan penyediaan produk dan layanan terbaik yang memenuhi kebutuhan mobilitas juga tuntutan masyarakat di setiap negara. Salah satu contohnya adalah platform kendaraan global IMV (Innovative International Multi-Purpose Vehicle).
Sharing platform ini mendukung berbagai kendaraan buat memenuhi beragam kebutuhan mobilitas di pasar berkembang sehingga mencapai skala ekonomi memungkinkan keterjangkauan dan akses. Di Asia, mobil Toyota yang menggunakan adalah Fortuner, Innova, Hilux dan terbaru Hilux Rangga.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Leapmotor B03 incar konsumen urban, mobil listrik berukuran kompak yang incar konsumen area perkotaan