Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Kini akbar Faizal dan diler telah berkomunikasi guna melakukan perbaikan pada BYD Seal yang alamii kerusakan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kasus kerusakan BYD Seal milik Akbar Faizal terus mencuri perhatian banyak pihak. Bahkan menjadi perbincangan di media sosial.
Namun kasus tersebut telah memasuki babak baru. Kedua belah pihak disebut-sebut sudah menjalin komunikasi.
“Berdasarkan update terakhir, diler telah melakukan komunikasi dengan seluruh pihak terkait termasuk konsumen secara langsung,” ungkap Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relation BYD Motor Indonesia dalam keterangan resmi, Selasa (14/04).
Luther menyampaikan bahwa ini merupakan langkah penting. Sebab mereka dapat berdialog dengan baik.
Sehingga mampu mencari jalan keluar sebaik mungkin, lalu memberikan pelayanan optimal bagi konsumen di Tanah Air.
“Kami mengapresiasi atas keterbukaan semua pihak dalam proses tersebut. Sehingga kini telah mencapai penyelesaian secara baik,” tutur dia.
Kemudian seluruh pihak yang terlibat, mulai dari konsumen, diler, asuransi sampai leasing sepakat untuk berdamai.
Ia pun berharap kejadian seperti yang dialami oleh Akbar Faizal tidak terulang atau terjadi di kemudian hari.
“Kami juga akan terus mendorong diler untuk mengedepankan respons yang cepat dan penanganan yang optimal dalam setiap keluhan konsumen,” pungkas Luther.
Sebagai informasi, Akbar Faizal sempat mengunggah sebuah postingan di akun Instagram pribadi. Politisi satu ini mengaku BYD Seal miliknya mengalami kerusakan.
Mantan anggota DPR RI tersebut menjelaskan masalah kendaraannya di media sosial. Ia mengaku BYD Seal milik Akbar terdapat kerusakan pada bagian kaki-kaki.
“Mobil bermasalah (oleng). Pihak BYD, leasing, asuransi dan bengkel yang dipilih saling lempar tanggung jawab,” tulis Akbar di media sosial pribadinya.
Menurut Akbar, kerusakan pada BYD Seal miliknya sudah berlangsung sejak Desember 2025. Hal ini karena penanganan yang didapat kurang maksimal.
Diduga terjadi saling lempar tanggung jawab antara diler, perusahaan pembiayaan, asuransi hingga bengkel rekanan.
Mobil listrik tersebut sempat dinyatakan selesai diperbaiki dalam dua bulan. Namun Akbar menilai analisis bengkel keliru sehingga kondisi kendaraan justru memburuk.
Situasi pun semakin memburuk, bahkan pada Maret 2026 Akbar sempat menunda cicilan BYD Seal meski akhirnya tetap dibayarkan.
Akan tetapi di April 2026, ia memutuskan untuk menghentikan pembayaran, sebab kondisi mobil listrik tersebut masih belum jelas.
Akbar lantas melayangkan somasi kepada BYD, Clipan Finance serta perusahaan asuransi MAG. Kemudian menyoroti peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
03 September 2026, 16:02 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
Terkini
08 September 2026, 19:00 WIB
Robot humanoid AiMOGA yang dikembangkan oleh Chery Group sudah masuk ke pasar internasional hingga 60 negara
08 September 2026, 16:50 WIB
SUV masih jadi salah satu favorit konsumen, Xpeng GX tuai respons positif sejak debut di RI beberapa waktu lalu
08 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi menyuguhkan banyak kegiatan menarik yang mencuri perhatian masyarakat
08 September 2026, 07:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS Bandung 2026 akan menampilkan sekitar 42 kendaraan yang bisa dicoba langsung pengunjung
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima tempat berbeda hari ini, simak lokasi dan biayanya
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pengendara motor dan mobil
07 September 2026, 21:43 WIB
Chery Q menjadi mobil listrik pendatang baru yang menawarkan berbagai fitur kekinian kepada para konsumen
07 September 2026, 12:34 WIB
Gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi wadah untuk anak bersama keluarga menikmati akhir pekan