Baru Meluncur, 10 Ribu Unit MG S5 EV Ditarik dari Pasaran
24 Juli 2026, 20:22 WIB
Menurut Chery, kerja sama antar merek untuk ekspansi global akan menjadi tren baru di kalangan manufaktur
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur asal Tiongkok, Chery baru-baru ini menjalin kerja sama atau joint venture bersama Jaguar Land Rover (JLR) untuk menghadirkan sub merek Freelander.
Freelander disebut jadi sub merek independen yang fokus menghadirkan mobil Sport Utility Vehicle (SUV). Model perdana mereka hadir sebagai purwarupa bernama Concept97.
Konsep Joint Venture atau perusahaan patungan sudah banyak dilakukan oleh beragam manufaktur Cina guna memperluas pasar mereka.
Menurut pihak Chery, kerja sama antar merek adalah hal penting yang mendukung terjadinya persaingan sehat di dunia otomotif.
“Cina memasuki era baru joint venture dan kompetisi yang sehat,” kata Wang Lang, Vice General Manager Chery dikutip dari Carnewschina, Senin (13/04).
Menurut Wang, saat ini industri telah memasuki fase di mana model kendaraan hasil kolaborasi menjadi semakin kompleks.
Proyek baru antara Chery dan JLR memanfaatkan jaringan pengembangan atau Research and Development (R&D) global.
Sehingga berbeda dari kebanyakan Joint Venture merek Cina lainnya, kali ini fokusnya tidak hanya pasar Tiongkok namun di tingkat internasional.
Bicara spesifik soal Freelander, Wang mengungkapkan Chery berkontribusi dalam integrasi rantai pasok dan pengembangan mobil listrik.
Sementara di sisi lain, JLR menawarkan desain dan brand positioning untuk membuatnya semakin mudah diterima di pasaran.
Harga bukan lagi jadi persoalan utama dalam pemasaran produk Joint Venture. Pihak Chery mengungkapkan teknologi ditonjolkan sebagai daya tarik utama buat para konsumen.
Freelander sendiri bakal mengambil strategi berbeda dari merek Chery. Sebab tak lagi menyasar kelas entry level namun pembeli di segmen atas atau premium.
Di masa mendatang, kolaborasi untuk ekspansi ke pasar global diprediksi menjadi tren di kalangan manufaktur Tiongkok.
Sebagai informasi, Freelander Concept97 bakal segera diluncurkan dalam waktu dekat. Produksi unit pertamanya bakal dilakukan di pabrik Changsu milik Chery mulai akhir 2026.
Platform yang digunakan pada model-model Freelander nantinya dapat mengakomodir jantung pacu listrik murni maupun Extended-Range Electric Vehicle (EREV).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Juli 2026, 20:22 WIB
21 Juli 2026, 23:36 WIB
19 Juli 2026, 12:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 19:05 WIB
Terkini
26 Juli 2026, 22:05 WIB
IDRS ingin meningkatkan standar keselamatan pengujian pada setiap motor baru yang ada dipasarkan di Tanah Air
26 Juli 2026, 16:28 WIB
Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia
24 Juli 2026, 23:00 WIB
SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan
24 Juli 2026, 22:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda
24 Juli 2026, 21:00 WIB
Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia