Ekspor BYD Diproyeksikan Tembus 1 Juta Unit di Akhir 2025
24 Desember 2025, 12:00 WIB
Suzuki Ertiga setop produksi demi menyambut kedatangan versi hybrid di Tanah Air yang disebutkan akan diluncurkan pada Juni 2022
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Suzuki Ertiga setop produksi demi menyambut versi hybrid yang akan diluncurkan pada Juni 2022. Stok di pasaran sendiri dikatakan sudah mulai menipis hanya tinggal beberapa varian saja.
Sebelumnya disebutkan bahwa PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) tengah mempersiapkan untuk masuk ke era elektrifikasi. Langkahnya sendiri dilakukan secara bertahap dengan memperkenalkan teknologi Smart Hybrid di Indonesia.
Namun pihak Suzuki Indonesia sendiri masih bungkam dengan model yang akan digunakan. Apakah pabrikan mobil berlambang S tersebut akan memperkenalkan model terbaru atau menggunakan basis telah ada sebelumnya.
Berbicara pada awak media beberapa waktu lalu, Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS bahwa pihaknya akan memperkenalkan kendaraan yang teknologinya tidak jauh berbeda.
Hal ini dikatakan agar proses adaptasi untuk konsumen tidak terlalu sulit. Selain itu pihak SIS juga mengatakan akan menggunakan model volume maker mereka.
Masuknya Suzuki Indonesia ke era elektrifikasi nampaknya sudah semakin dekat. Hal ini dibuktikan dengan menghilangnya stok Suzuki Ertiga di pasaran.
Berdasarkan penuturan salah seorang tenaga penjual Suzuki yang dihubungi TrenOto, mengatakan Suzuki sudah menghentikan produksi Ertiga. Langkah ini dilakukan demi menyambut versi hybrid yang segera diperkenalkan.
Lebih lanjut dikatakan saat ini sisa unit di pasaran sudah sangat sedikit. Konsumen hanya bisa melakukan pembelian unit Ertiga varian tertentu saja.
“Stoknya sudah tinggal yang (transmisi) manual baik versi GL maupun GX. Itupun unitnya terbatas karena hanya 1 unit setiap warna karena versi hybridnya mau meluncur,” kata tenaga penjual Suzuki yang tidak bersedia disebutkan namanya (13/04).
Sama halnya dengan Suzuki Ertiga Sport yang dikatakan mengalami kekosongan stok. Meskipun disebutkan Ertiga Sport masih akan dipertahankan.
Suzuki Smart Hybrid sendiri memiliki 3 komponen utama pada kinerja mesin pembakaran konvensional, yaitu ISG (Integrated Stater Generator), Lithium-Ion Battery dan Regenerative Breaking. ISG dipercaya mampu menghasilkan kendaraan yang hemat bahan bakar dengan harga terjangkau.
Suzuki juga menyebut, hadirnya teknologi tersebut terasa tepat karena terdapat fitur auto-stop dan bantuan akselerasi dari ISG. Hal ini berpengaruh pada efisiensi konsumsi bahan bakar secara akumulatif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Desember 2025, 12:00 WIB
16 Desember 2025, 10:00 WIB
07 Desember 2025, 11:00 WIB
20 November 2025, 07:06 WIB
16 November 2025, 13:00 WIB
Terkini
20 Januari 2026, 14:31 WIB
Ducati MX Team Indonesia akan dibekali motor pabrikan Desmo450 MX, siap debut di ajang motorcross Thailand
20 Januari 2026, 13:00 WIB
Penyegaraan pada Yamaha Lexi LX 155 diharapkan bisa menggairahkan pasar motor matic Indonesia pada 2026
20 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas jadikan Indonesia sebagai negara pertama yang memiliki diler resmi untuk memberi layanan pada pelanggan
20 Januari 2026, 11:00 WIB
Meski pemesanan sudah dibuka sejak tahun lalu, produksi Lepas L8 baru akan dilakukan mulai bulan depan
20 Januari 2026, 10:00 WIB
Sejumlah motor matic 150 cc yang ditawarkan Yamaha kepada para konsumen mengalami kenaikan di awal 2026
20 Januari 2026, 09:00 WIB
Kebakaran mobil listrik sering berawal dari human error, salah satunya proses pengisian daya yang tidak tepat
20 Januari 2026, 08:00 WIB
Ada berbagai upaya yang bisa dipilih pemerintah Indonesia untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM di Tanah Air
20 Januari 2026, 07:00 WIB
Honda UC3 jadi salah satu kandidat motor listrik baru di Indonesia, saat ini baru ditawarkan di Thailand