Mengenal Perbedaan Elektrifikasi pada HEV, PHEV dan REEV
25 Mei 2026, 09:00 WIB
Suzuki Ertiga setop produksi demi menyambut kedatangan versi hybrid di Tanah Air yang disebutkan akan diluncurkan pada Juni 2022
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Suzuki Ertiga setop produksi demi menyambut versi hybrid yang akan diluncurkan pada Juni 2022. Stok di pasaran sendiri dikatakan sudah mulai menipis hanya tinggal beberapa varian saja.
Sebelumnya disebutkan bahwa PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) tengah mempersiapkan untuk masuk ke era elektrifikasi. Langkahnya sendiri dilakukan secara bertahap dengan memperkenalkan teknologi Smart Hybrid di Indonesia.
Namun pihak Suzuki Indonesia sendiri masih bungkam dengan model yang akan digunakan. Apakah pabrikan mobil berlambang S tersebut akan memperkenalkan model terbaru atau menggunakan basis telah ada sebelumnya.
Berbicara pada awak media beberapa waktu lalu, Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS bahwa pihaknya akan memperkenalkan kendaraan yang teknologinya tidak jauh berbeda.
Hal ini dikatakan agar proses adaptasi untuk konsumen tidak terlalu sulit. Selain itu pihak SIS juga mengatakan akan menggunakan model volume maker mereka.
Masuknya Suzuki Indonesia ke era elektrifikasi nampaknya sudah semakin dekat. Hal ini dibuktikan dengan menghilangnya stok Suzuki Ertiga di pasaran.
Berdasarkan penuturan salah seorang tenaga penjual Suzuki yang dihubungi TrenOto, mengatakan Suzuki sudah menghentikan produksi Ertiga. Langkah ini dilakukan demi menyambut versi hybrid yang segera diperkenalkan.
Lebih lanjut dikatakan saat ini sisa unit di pasaran sudah sangat sedikit. Konsumen hanya bisa melakukan pembelian unit Ertiga varian tertentu saja.
“Stoknya sudah tinggal yang (transmisi) manual baik versi GL maupun GX. Itupun unitnya terbatas karena hanya 1 unit setiap warna karena versi hybridnya mau meluncur,” kata tenaga penjual Suzuki yang tidak bersedia disebutkan namanya (13/04).
Sama halnya dengan Suzuki Ertiga Sport yang dikatakan mengalami kekosongan stok. Meskipun disebutkan Ertiga Sport masih akan dipertahankan.
Suzuki Smart Hybrid sendiri memiliki 3 komponen utama pada kinerja mesin pembakaran konvensional, yaitu ISG (Integrated Stater Generator), Lithium-Ion Battery dan Regenerative Breaking. ISG dipercaya mampu menghasilkan kendaraan yang hemat bahan bakar dengan harga terjangkau.
Suzuki juga menyebut, hadirnya teknologi tersebut terasa tepat karena terdapat fitur auto-stop dan bantuan akselerasi dari ISG. Hal ini berpengaruh pada efisiensi konsumsi bahan bakar secara akumulatif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Mei 2026, 09:00 WIB
06 Mei 2026, 11:35 WIB
19 Februari 2026, 10:00 WIB
11 Februari 2026, 17:00 WIB
04 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
22 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo resmi bergabung ke tim pabrikan Honda mulai MotoGP 2027 dengan kontrak selama dua tahun
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
22 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak persyaratannya
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Pengguna kendaraan roda empat harap memperhatikan aturan ganjil genap Jakarta hari ini yang dimulai sejak pagi
21 Juli 2026, 23:36 WIB
Fitur V2L pada Chery Tiggo 9 CSH bisa berguna saat rumah tengah mengalami pemadaman listrik secara massal
21 Juli 2026, 21:23 WIB
Changan Deepal S05 resmi dipasarkan untuk para konsumen di Indonesia, mobil ini dipasarkan dalam dua varian
21 Juli 2026, 13:00 WIB
Helm pembalap tampil semakin istimewa dan mudah dikenali dengan penambahan livery maupun corak khusus
21 Juli 2026, 11:00 WIB
Mitsubishi XForce Hybrid tidak disarankan menggunakan BBM dengan RON 90 atau setara Pertalite dari Pertamina