Suzuki Antisipasi Lonjakan Permintaan Sparepart di Musim Mudik
17 Maret 2025, 15:00 WIB
Lebih ramah lingkungan, teknologi Suzuki Smart Hybrid siap diaplikasikan pada salah satu model kendaraan tahun ini
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Terus mengalami perkembangan, teknologi pada kendaraan mengarah pada sistem ramah lingkungan, tak terkecuali hadirnya Suzuki Smart Hybrid. Siap meluncur di Indonesia dalam waktu dekat, teknologi ini sejalan dengan dukungan menurunkan emisi gas rumah kaca pada 2030.
"Kalau untuk modelnya apa saya belum bisa bilang. Tapi pastinya hadir dalam waktu dekat. Silakan ditunggu," kata Yulius Purwanto, Head of 4W Product Development PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).
Mengambil langkah nyata dengan mengembangkan teknologi bernama Suzuki Smart Hybrid pada kendaraan, pabrikan otomotif asal Jepang ini mengklaim emisi CO2 yang dihasilkan akan berkurang serta efisiensi konsumsi bahan bakar semakin bertambah.
Hal lain yang ditonjolkan ialah harga yang lebih terjangkau, sesuai daya beli masyarakat Tanah Air.
“Penerapan Suzuki Smart Hybrid pada kendaraan dapat meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang. Suzuki Smart Hybrid juga merupakan sistem elektrifikasi yang paling terjangkau dari segi harga,” kata Yulius.
Dalam penjelasannya Yulius menegaskan Suzuki Smart Hybrid terdiri dari 3 komponen utama terkait kinerja mesin pembakaran konvensional, yaitu ISG (Integrated Stater Generator), Lithium-Ion Battery dan Regenerative Breaking. ISG merupakan pengembangan teknologi pertama yang dilakukan Suzuki dalam menciptakan kendaraan yang hemat bahan bakar dengan harga terjangkau.
Dengan penggunaan komponen ISG dan Lithium-Ion Battery, mobil Suzuki diklaim memiliki beberapa keuntungan, seperti adanya fitur auto-stop, restart lebih halus dan senyap, bantuan tenaga untuk akselerasi yang lebih ringan serta kemudahan regenerasi daya baterai selama pengurangan laju kendaraan.
"Teknologi Suzuki Smart Hybrid akan lebih terasa manfaatnya saat digunakan dalam kemacetan lalu lintas. Seperti kita ketahui, kota-kota besar di Indonesia identik dengan kemacetan," tuturnya.
Suzuki juga menyebut, hadirnya teknologi ini terasa tepat karena terdapat fitur auto-stop dan bantuan akselerasi dari ISG. Hal ini berpengaruh pada efisiensi konsumsi bahan bakar secara akumulatif.
“Kami melakukan pengembangan produk sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini, termasuk kebutuhan akan teknologi ramah lingkungan. Untuk itulah, kami yakin bahwa Suzuki Smart Hybrid bisa menjadi solusi tepat dan pilihan smart bagi masyarakat,” tutup Yulius.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Maret 2025, 15:00 WIB
15 Maret 2025, 19:14 WIB
15 Maret 2025, 07:00 WIB
14 Maret 2025, 21:17 WIB
07 Maret 2025, 17:11 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik