Strategi MMKSI di 2022, Kepuasan Konsumen Jadi Fokus Utama

Strategi MMKSI di 2022 didasari oleh kesuksesan yang diraih 2021, beragam inovasi disiapkan demi kepuasan pelanggan mereka

Strategi MMKSI di 2022, Kepuasan Konsumen Jadi Fokus Utama
Arie Prasetya

TRENOTO – Penuh tantangan dan kompetisi, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) berhasil melewati 2021 dengan hasil maksimal. Tercatat penjualan MMKSI secara retail (diler ke konsumen) meningkat 90.6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Hal ini menjadi motivasi bagi pabrikan otomotif asal Jepang tersebut untuk berinovasi. Tak heran, strategi MMKSI di 2022 telah disiapkan. 

"Upaya MMKSI tahun lalu terjawab dengan capaian penjualan positif, ini menjadi motivasi kami untuk meraih lebih baik lagi. Dan pengalaman pada tahun lalu mengajarkan kami untuk terus berinovasi demi memberikan layanan terbaik untuk meningkatkan kepuasan konsumen,” kata Naoya Nakamura, President Director of PT MMKSI.

Menjaga kepuasan konsumen, strategi MMKSI di 2022 terus memberikan pengalaman terbaik bagi konsumennya, baik dari sisi penjualan maupun purnajual. 

Setelah memperkenalkan perkembangan fitur di aplikasi MMID (My Mitsubishi Motor ID) tahun lalu, pada 2022 MMKSI akan melakukan pengembangkan serta perbaikan terkait sistem digital. Hal ini dilakukan agar konsumen bisa mendapatkan layanan secara maksimal.

Photo : Mitsubishi

Perluasan akses juga akan dilakukan MMKSI, salah satunya membuka official store spare part Mitsubishi Motors di beberapa e-commerce. Langkah ini diharapkan mampu mempermudah konsumen melakukan transaksi tanpa merasa khawatir suku cadang yang disediakan palsu atau mengalami penipuan. 

Performa MMKSI 2021 

Merujuk penjualan retail (diler ke konsumen) kendaraan penumpang dan niaga ringan, Mitsubishi Motors berhasil mencatatkan angka 104.407 unit sepanjang 2021. Secara lebih rinci penjualan mobil penumpang berada di 68.152 unit dan kendaraan niaga ringan sebanyak 36.225 unit. 

Adapun rincian penjualan retail model kendaraan Mitsubishi Motors di Indonesia tahun 2021 adalah sebagai berikut:
 

KATEGORI

MODEL

CY2021 (JAN – DEC 2021)

UNIT

PANGSA PASAR

SEGMEN

Kendaraan Penumpang (PC)

Xpander

28.424

31%

Small MPV

Xpander Cross

22.383

Pajero Sport

17,137

40%

Medium SUV (2.500cc)

Eclipse Cross

183

6%

5-Seats Compact SUV

Outlander PHEV

20

1%

xEV

Total PC

68.152

10.9%

 

Kendaraan Niaga Ringan (LCV)

Triton

9.009

57.6%

Small Pick-Up 4x4

L300

27.110

65%

Small Pick-Up 4x2

Total LCV

36.255

21.7%

 

           

Terkini

mobil
Changan Nevo Q05

Harga Resmi Changan Nevo Q05 Diumumkan, 1.000 Unit Sudah Ludes

Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan

otosport
MotoGP Austria 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Austria 2026: Martin Asapi Marquez

Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial

news
ACC Carnival

ACC Carnival Medan Ada Promo Cashback Rp 1 Juta

ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta

mobil
Wuling Starlight M

Versi Baru Wuling Darion PHEV Terungkap, Incar Pasar Denza D9

Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior

news
AiMOGA

Aimoga Buka Peluang Kolaborasi Dengan Perguruan Tinggi Indonesia

AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air

news
Automechanika Jakarta 2026

Automechanika Digelar Minggu Depan, Diramaikan 339 Peserta

Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia

otosport
MotoGP Austria 2026

Link Live Streaming MotoGP Austria 2026: Martin Enggan Menyerah

Jorge Martin mengaku siap untuk kembali bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP Austria 2026 di akhir pekan

mobil
Alasan HPM Tak Sediakan Honda HR-V Hybrid di Indonesia

Rapor Penjualan Honda Agustus 2026 di Tengah Tantangan

Penjualan Honda pulih di Agustus 2026, namun masih ada PR besar untuk kembali ke lima besar merek terlaris