Cara Mencari Kaca Film Untuk Mobil Listrik, Tak Boleh Asal Pilih
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merespons situasi ekonomi dan global terkini, pemerintah menerapkan sejumlah penyesuaian kebijakan sebagai bagian dari upaya kemandirian energi.
Pembatasan jumlah pembelian bahan bakar minyak (BBM) bensin maupun solar bersubsidi jadi satu solusi yang bakal diterapkan.
Perlu diketahui ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan agar bisa membeli bensin bersubsidi. Misalnya, kapasitas mesin kendaraan maksimal 1.400 cc.
Para pelanggan yang memenuhi persyaratan bakal mendapatkan kode QR buat ditunjukkan ke petugas SPBU saat akan membeli BBM bersubsidi seperti Pertalite.
Namun dengan krisis energi yang masih terjadi, pemerintah akan mengatur secara ketat penggunaan BBM subsidi khusus mobil pribadi.
“Untuk memastikan distribusi BBM, pemerintah akan melakukan pengaturan pembelian dengan barcode MyPertamina, batas wajar 50 liter per kendaraan,” kata Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI melalui konferensi pers virtual, Selasa (31/03).
Airlangga menegaskan, kebijakan itu tidak berlaku buat kendaraan umum maupun truk dan bus yang masih beroperasi.
Bicara soal harga, BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan harga di 1 April 2026. Sama halnya dengan bensin nonsubsidi.
Oleh karena itu masyarakat tetapi diimbau untuk tidak melakukan panic buying dan tidak serta merta mempercayai informasi yang beredar.
“Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi,” kata Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara dalam keterangannya, dikutip dari laman resmi Setneg, Rabu (01/04).
Pemerintah juga disebut akan tetap memastikan ketersediaan BBM guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pernyataan tersebut diharapkan dapat jadi acuan bagi para pengguna kendaraan bermotor agar tetap tenang.
“Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kita jamin dan harga tidak terjadi penyesuaian,” tegas dia.
Sebagai informasi, pemerintah turut memberlakukan kebijakan lain sebagai langkah preventif menghadapi krisis energi.
Ini termasuk kebijakan work from home atau WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Lalu ada pengurangan kendaraan dinas dan juga perjalanan dalam negeri maupun luar negeri.
Apabila dilakukan secara optimal, maka total potensi penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) disebut bisa mencapai Rp 6,2 triliun dari kompensasi BBM.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
02 Agustus 2026, 12:27 WIB
02 Agustus 2026, 09:00 WIB
21 Juli 2026, 11:00 WIB
03 Juli 2026, 15:00 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kontes modifikasi BlackAuto Battle 2026 memasuki seri kedua dan menyambangi kota Solo, Jawa Tengah pekan lalu
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit