Simulasi Kredit Honda WR-V, Bisa Cicilan Ringan atau DP Rendah

Simulasi kredit Honda WR-V saingan Toyota Raize dan Daihatsu Rocky memudahkan calon konsumen untuk memiliki kendaraan

Simulasi Kredit Honda WR-V, Bisa Cicilan Ringan atau DP Rendah
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 04 November 2022 | 20:11 WIB

TRENOTO – Kehadiran Honda WR-V berhasil menarik perhatian banyak orang khususnya pecinta SUV di Tanah Air. Pasalnya kehadirannya memperluas pilihan Small SUV yang selama ini dikuasai oleh Toyota Raize dan Daihatsu Rocky.

Beragam pengembangan sudah dilakukan oleh Honda untuk memastikan agar model tersebut bisa diterima pasar dengan baik. Mulai dari desain, fitur hingga performa kendaraan telah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

“Insinyur Honda bekerjasama dengan tim desainer agar bisa memenangkan hati konsumen. Kami berkeyakinan bahwa mobil harus terlihat sporti agar pengguna percaya diri dan nyaman dalam beragam kondisi,” ungkap Poychat Ua-arayaporn, Large Project Leader Honda R&D Asia Pasific Co.Ltd.

Photo : Trenoto

Namun Honda tidak berhenti melakukan pengembangan dari sisi produk. Mereka juga telah memberikan harga kompetitif yaitu mulai dari Rp271.9 juta hingga Rp309.9 juta dan untuk pilihan warna two tone akan dikenakan biaya tambahan Rp2.5 juta.

Harga tersebut terbilang cukup kompetitif bila dibanding Toyota Raize serta Daihatsu Rocky yang masih menguasai segmen Small SUV. Raize saat ini dijual dengan harga mulai Rp232.4 juta hingga Rp305.1 juta sementara Daihatsu Rocky dibanderol Rp205.5 juta hingga Rp273.6 juta.

Baca juga : Honda WR-V Debut Dunia, Harga Mulai Rp271.9 Juta

Penawaran harga tersebut pun kemudian didukung oleh program penjualan menarik berupa paket kredit Honda WR-V. Khususnya untuk pelanggan yang hendak melakukan pembelian secara kredit karena cukup menyiapkan uang muka sebesar 30 persen.

Photo : Trenoto

Sebagai contoh untuk pelanggan yang ingin mendapatkan Honda WR-V RS with Honda Sensing seharga Rp309.9 juta. Terdapat 5 paket berbeda, tergantung dari tenor pilihan pelangggan.

Untuk yang ingin cicilan ringan maka bisa mengambil tenor 5 tahun karena per bulan hanya perlu membayar sebesar Rp4.8 juta. Untuk mendapatkannya, pelanggan harus menyiapkan uang muka Rp92.9 juta, angsuran 1 Rp4.8 juta, administrasi Rp1.6 juta dan asuransi 8.7 juta sehingga total pembayaran pertama adalah Rp108.2 juta.

Namun bila ingin cepat lunas, maka pilihan tenor 1 tahun bisa menjadi pilihan bijak meski cicilannya membengkak menjadi Rp18.9 juta. Pelanggan bisa membelinya dengan uang muka Rp92.9 juta, angsuran 1 Rp18.9 juta, administrasi Rp1.2 juta dan asuransi Rp8.7 sehingga total pembayaran pertama adalah Rp121.8 juta.


Terkini

news
Mitsubishi Colt L300

Mitsubishi Buka Diri Masuk Kopdes Merah Putih Lewat L300

Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih

mobil
Hino

Presiden Direktur Hino Indonesia Diganti, Bawa Strategi Baru

Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal

otosport
Yamaha

Yamaha Racing Indonesia Kenalkan Skuad Balap Baru, Ada Aldi Satya

Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini

mobil
Toyota Vios Hybrid

Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI

Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota

mobil
Geely dan Zeekr

Modal Zeekr Bersaing setelah Gagal di 2025, Siap Dirakit Lokal

Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang

news
Isuzu

Isuzu Kuasai 29 Persen Pangsa Pasar, Pikap Traga Laris Manis

Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak 27 Februari 2026, Awas Diputar Balik

Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama

news
Yogyakarta

8 Juta Orang Diperkirakan Melintas di DIY Saat Mudik Lebaran 2026

Dishub DIY memperkirakan ada 8 juta mobilitas saat arus mudik Lebaran 2026 sehingga mereka siapkan rekayasa lalu lintas