Sejarah Isuzu di Dunia Otomotif, Pernah Bikin Coupe sebelum Truk

Isuzu Plaza di Jepang menyuguhkan ringkasan kiprah Isuzu di dunia otomotif dan variasi lini produk mereka

Sejarah Isuzu di Dunia Otomotif, Pernah Bikin Coupe sebelum Truk

KatadataOTO – Isuzu merupakan salah satu raksasa otomotif Jepang yang masih berkiprah di pasar global sampai hari ini. Namun sebelum fokus menghadirkan kendaraan besar, Isuzu pernah berkecimpung di berbagai jenis kendaraan termasuk coupe.

Belum lama ini, Isuzu mengajak KatadataOTO dan sejumlah media untuk melihat langsung sejarah panjang mereka di Isuzu Plaza, Fujisawa, Jepang.

Museum Isuzu Plaza menyuguhkan pengunjung deretan kendaraan bikinan Isuzu dari awal berdirinya di 1916 sampai produk teranyar mereka.

Tidak ketinggalan berbagai aktivitas interaktif termasuk simulator, memberikan pengalaman berkesan dalam menjelajahi sejarah Isuzu di dunia otomotif.

Sejarah Isuzu di Dunia Otomotif
Photo : KatadataOTO

“Isuzu sendiri merupakan nama salah satu sungai di dekat sebuah kuil Shinto, Nagoya,” buka Atsunori Murata, Business Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) di Jepang belum lama ini.

Ia kemudian memperlihatkan satu unit Wolseley yang merupakan hasil kerja sama dengan perusahaan Inggris. Model yang digadang sebagai mobil pertama Isuzu itu dipajang di area depan Isuzu Plaza.

Masuk ke dalam lebih banyak koleksi mobil lawas Isuzu ditampilkan. Ada bus Sumida M 1932, TX80 1948, Elf TLD20 1963 sampai coupe Piazza dan truk heavy duty Forward, dikenal sebagai Giga di Indonesia.

Coupe Isuzu Piazza menarik perhatian bagi awam, apalagi mengetahui Isuzu lebih dikenal karena lini truk dan busnya baik di Jepang maupun di Indonesia.

Mobil klasik itu didesain oleh Giorgetto Giugiaro. Isuzu Piazza debut di Geneva Motor Show pada 1979 dan disematkan berbagai fitur kekinian pada masanya seperti tilt steering memory, jok multi-adjustable sampai panel meter digital.

Isuzu sempat menghadirkan banyak kendaraan penumpang termasuk sedan sebelum akhirnya mulai fokus di mobil niaga berukuran besar.

Di salah satu sudut Isuzu Plaza juga terlihat unit yang asing, mobil pertahanan Isuzu SKW 6x6. Model tersebut digunakan khusus di Jepang saja buat kebutuhan militer dan logistik saat terjadi bencana.

Mobil Pertahanan Isuzu
Photo : KatadataOTO

“Kami hanya menyediakan truk ini untuk pertahanan Jepang, (berpenggerak) 6x6. Masih diproduksi,” kata Murata.

Selain itu mereka juga menyuplai mesin di berbagai kendaraan besar, membuktikan keandalan Isuzu di kancah otomotif global.

Murata menegaskan Isuzu akan terus menghasilkan kendaraan dan inovasi sesuai dengan kebutuhan para konsumen, seiring dengan perkembangan teknologi dan industri otomotif.


Terkini

otosport
Ducati

Nostalgia 100 Tahun, Livery Ducati di MotoGP 2026 Tampil Elegan

Ducati Desmosedici GP26 tampil menawan dengan nuansa merah dan putih matte, siap debut di MotoGP 2026

mobil
Toyota Raize

Toyota Raize Dapat Penyegaraan, Ada Tiga Pilihan Paket Aksesoris

Demi menjawab kebutuhan konsumen, TAM baru saja memberikan penyegaran pada Toyota Raize pada beberapa bagian

mobil
Wuling

Harga Mobil Listrik Wuling Januari 2026, Naik Tanpa Insentif

Tanpa insentif pajak dari pemerintah, harga mobil listrik Wuling mengalami kenaikan mulai dari Rp 30 jutaan

mobil
Suzuki Jimny 3 pintu

Diskon Suzuki Jimny 3 Pintu NIK 2025, Cocok Dipakai Lebaran 2026

Untuk Anda yang sedang mencari mobil baru, Ada diskon Suzuki Jimny 3 pintu selama periode Januari 2026

mobil
Baterai Mobil Listrik

Cina Mulai Perketat Aturan Daur Ulang Baterai Mobil Listrik

Ada beberapa ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah Cina dalam proses daur ulang baterai mobil listrik

mobil
Changan

Ambisi Changan Menjadi Merek Otomotif Inovatif dan Tepercaya

Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia

mobil
Kebakaran Mobil Listrik

Era EV, Pengamat Dorong Edukasi Mitigasi Kebakaran Mobil Listrik

Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti

news
Sailun

Sailun Group Memulai Produksi Ban di Demak, Jawa Tengah

Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia