Tren Mobil Listrik di Indonesia, Terus Berkembang sejak 2020
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Nama Hyundai Ioniq 5 N ramai jadi perbincangan pasca terbakar di Medan, diduga milik Gubernur Sumatera Utara
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah lama tak terdengar imbas gempuran mobil Cina di 2025, nama Hyundai Ioniq 5 N kembali ramai dibicarakan belakangan ini.
Pasalnya pada 7 Januari 2026, satu unit Hyundai Ioniq 5 N habis terbakar di sebuah bengkel di Jalan Sei Asahan, Padang Bulan, Kota Medan.
Sempat jadi sorotan masyarakat sebab unitnya diduga merupakan unit yang terdaftar atas nama perusahaan milik Bobby Nasution, Gubernur Sumatera Utara.
Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 N itu diketahui sedang terparkir di bengkel. Kemudian masyarakat setempat melaporkan ke pihak pemadam kebakaran bahwa ada api sekitar pukul 10 pagi hari itu.
Proses pemadaman api yang diyakini muncul dari baterai disebut cukup sulit, karena api tak kunjung padam.
Beruntungnya pemadam kebakaran berhasil memadamkan api dalam waktu relatif singkat yakni 30 menit.
Penyebabnya masih belum diungkap. Namun diketahui saat kebakaran terjadi, mobil tengah diparkir dan tidak dalam kondisi sedang diisi daya.
Ini berbeda dari kasus mobil diduga Wuling BinguoEV yang baru-baru ini terjadi di Penjaringan, Jakarta Utara. Mobil tersebut tengah di-charge ketika kemudian terbakar dan menyebabkan lima orang kehilangan nyawa.
Dugaan sementaranya, baterai pada mobil tengah mengalami thermal runaway di mana suhu penampung daya mengalami kenaikkan suhu.
Thermal runaway bisa terjadi karena beberapa hal. Misalnya kerusakan baterai, suhu lingkungan ekstrem atau kebiasaan mengisi daya berlebihan alias overcharging.
Bicara soal Hyundai Ioniq 5 N, mobil tersebut merupakan varian tertinggi dari seri Ioniq 5 yang dipasarkan di dalam negeri. Namun pamornya terbilang redup setelah banyak opsi mobil asal Tiongkok meramaikan pasar.
Harga Hyundai Ioniq 5 N saat diluncurkan adalah Rp 1,3 miliar. Ketika ditelusuri, model yang debut di 2024 ini mencatatkan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) nol unit sejak Agustus.
Sementara varian lainnya masih dikirimkan secara normal. Tipe dengan kontribusi terbanyak adalah Ioniq 5 Signature Extended alias varian tertinggi, tercatat dikirimkan 667 unit sepanjang 2025.
Meskipun Hyundai Ioniq 5 N tak lagi disuplai sejak Agustus 2025, pabrikan asal Korea Selatan ini belum memastikan apakah penjualannya bakal dilanjutkan di 2026.
Total: 20 unit
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 09:00 WIB
15 Januari 2026, 16:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
14 Januari 2026, 15:00 WIB
Terkini
16 Januari 2026, 21:00 WIB
Motor TVS Callisto 125 mendapatkan dua tambahan warna baru, melengkapi empat opsi kelir yang sudah ada
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Wholesales mobil listrik di RI terus mengalami perkembangan sejak 2020, naik signifikan berkat mobil Cina
16 Januari 2026, 15:00 WIB
Berikut KatadataOTO merangkum daftar biaya pembuatan pelat nomor cantik tahun ini, harga mulai Rp 5 jutaan
16 Januari 2026, 14:00 WIB
Buat Anda yang ingin menghabiskan waktu saat libur Isra Miraj, wajib mengetahui jadwal ganjil genap Puncak
16 Januari 2026, 13:00 WIB
Honda menegaskan menjaga stok di pasar agar tidak berlebihan di 2025 sehingga membuat wholesales turun tajam
16 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Honda 2025 mengalami penurunan yang cukup dampak dari beragam faktor termasuk lemahnya pasar otomotif
16 Januari 2026, 09:00 WIB
Hyundai menjadi sponsor utama dalam kompetisi ASEAN CUP yang diselenggarakan mulai Juni 2026 mendatang
16 Januari 2026, 07:00 WIB
Aprilia Racing jadi tim MotoGP ketiga yang merilis motor balap baru Marco Bezzecchi dan Jorge Martin