Rupiah Tertekan, Harga Mobil Baru Bakal Merangsek Naik
05 Juni 2026, 14:06 WIB
Gaikindo berniat merevisi target penjualan mobil baru di Indonesia pada 2025 karena masih jauh dari harapan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil baru di Indonesia sejak Januari sampai Juli 2025 tidak terlalu bergairah. Bahkan bisa disebut masih jauh dari harapan.
Mengolah data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang tujuh bulan baru ada 453.278 unit tersalurkan dari diler ke konsumen (retail sales).
Jumlah di atas masih di bawah perolehan pada Januari sampai Juli 2024. Sebab tahun lalu mampu menorehkan 508.041 unit.
Berangkat dari hal tersebut, Gaikindo membuka opsi untuk merevisi target penjualan mobil baru di 2025.
Sejumlah pihak pun buka suara mengenai rencana di atas. Seperti dengan menyarankan angka yang relevan buat target baru.
"Dengan tren penurunan penjualan yang terjadi sejak awal tahun, revisi ke angka 600-700 ribu unit cukup realistis," ucap Josua Pardede, Chief Economist Permata Bank kepada KatadataOTO, Senin (11/08).
Menurut Josua ada sejumlah pertimbangan mengapa target baru penjualan mobil di Indonesia lebih relevan di angka tersebut di atas.
Seperti contoh kombinasi faktor pelemahan daya beli rumah tangga kelas menengah. Situasi tersebut sudah berlangsung cukup lama.
Lalu tingginya beban cicilan atau alokasi pendapatan ke pembayaran pinjaman meningkat.
"Selanjutnya tren downtrading yang membuat penjualan mobil baru di segmen (harga) Rp 500 jutaaan turun signifikan, sementara mobil bekas justru tumbuh," lanjut dia.
Lebih jauh Josua menerangkan kalau masyarakat kelas menengah ke atas menunjukan pertumbuhan. Akan tetapi jumlahnya tidak terlalu besar.
Bahkan relatif masih lebih kecil dibandingkan dengan kelas menengah ke bawah. Sehingga dinilai tidak mampu mengkompensasi penurunan total pasar.
"Dengan asumsi tidak ada stimulus besar atau pelonggaran kredit signifikan di sisa tahun ini, proyeksi konservatif 600-700 ribu unit justru mencerminkan baseline yang lebih aman," tegas Josua.
Sebagai informasi, sebelumnya Gaikindo telah menetapkan target penjualan mobil baru untuk 2025. Mereka berharap bisa meniagakan 850 ribu kendaraan roda empat.
Dari jumlah di atas disertai dengan potensi koreksi sampai 750 unit. Lalu juga berpeluang naik ke 900 ribu unit.
Sekadar mengingatkan dalam beberapa waktu belakangan kondisi ekonomi di Tanah Air tidak sedang baik-baik saja.
Hal itu membuat pendapatan masyarakat semakin kecil. Lalu harga mobil baru kian mahal dari waktu ke waktu.
Otomatis daya beli masyarakat pun merosot tajam. Sehingga berdampak ke industri otomotif yang ada di dalam negeri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Juni 2026, 14:06 WIB
04 Juni 2026, 07:37 WIB
26 Mei 2026, 20:30 WIB
25 Mei 2026, 07:00 WIB
18 Mei 2026, 19:19 WIB
Terkini
05 Juni 2026, 14:06 WIB
Harga mobil baru berpotensi meningkat dalam waktu dekat jika terus menerus tertekan karena rupiah melemah
05 Juni 2026, 09:00 WIB
GR Garage Auto2000 perkenalkan skuad untuk ambil bagian dalam ajang Kejurnas Mandalika Festival of Speed 2026
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Masyarakat di Kota Kembang bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi pada hari ini
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali menjadi andalan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Wuling Eksion dikatakan mendapat antuasiasme positif dari masyarakat Indonesia karena sejumlah kelebihannya
05 Juni 2026, 08:05 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat melayani prosedur perpanjangan SIM yang aktif
04 Juni 2026, 19:34 WIB
Toyota Kijang Innova Ambulans diharapkan dapat mempermudah mobilitas layanan kesehatan masyarakat Aceh Tamiang
04 Juni 2026, 11:00 WIB
Perusahaan asuransi sebut klaim kerusakan mobil listrik atau EV lebih tinggi dari kendaraan konvensional