10 Merek Mobil Terlaris Maret 2026: BYD Lampaui Honda
16 April 2026, 16:15 WIB
Gaikindo berniat merevisi target penjualan mobil baru di Indonesia pada 2025 karena masih jauh dari harapan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil baru di Indonesia sejak Januari sampai Juli 2025 tidak terlalu bergairah. Bahkan bisa disebut masih jauh dari harapan.
Mengolah data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang tujuh bulan baru ada 453.278 unit tersalurkan dari diler ke konsumen (retail sales).
Jumlah di atas masih di bawah perolehan pada Januari sampai Juli 2024. Sebab tahun lalu mampu menorehkan 508.041 unit.
Berangkat dari hal tersebut, Gaikindo membuka opsi untuk merevisi target penjualan mobil baru di 2025.
Sejumlah pihak pun buka suara mengenai rencana di atas. Seperti dengan menyarankan angka yang relevan buat target baru.
"Dengan tren penurunan penjualan yang terjadi sejak awal tahun, revisi ke angka 600-700 ribu unit cukup realistis," ucap Josua Pardede, Chief Economist Permata Bank kepada KatadataOTO, Senin (11/08).
Menurut Josua ada sejumlah pertimbangan mengapa target baru penjualan mobil di Indonesia lebih relevan di angka tersebut di atas.
Seperti contoh kombinasi faktor pelemahan daya beli rumah tangga kelas menengah. Situasi tersebut sudah berlangsung cukup lama.
Lalu tingginya beban cicilan atau alokasi pendapatan ke pembayaran pinjaman meningkat.
"Selanjutnya tren downtrading yang membuat penjualan mobil baru di segmen (harga) Rp 500 jutaaan turun signifikan, sementara mobil bekas justru tumbuh," lanjut dia.
Lebih jauh Josua menerangkan kalau masyarakat kelas menengah ke atas menunjukan pertumbuhan. Akan tetapi jumlahnya tidak terlalu besar.
Bahkan relatif masih lebih kecil dibandingkan dengan kelas menengah ke bawah. Sehingga dinilai tidak mampu mengkompensasi penurunan total pasar.
"Dengan asumsi tidak ada stimulus besar atau pelonggaran kredit signifikan di sisa tahun ini, proyeksi konservatif 600-700 ribu unit justru mencerminkan baseline yang lebih aman," tegas Josua.
Sebagai informasi, sebelumnya Gaikindo telah menetapkan target penjualan mobil baru untuk 2025. Mereka berharap bisa meniagakan 850 ribu kendaraan roda empat.
Dari jumlah di atas disertai dengan potensi koreksi sampai 750 unit. Lalu juga berpeluang naik ke 900 ribu unit.
Sekadar mengingatkan dalam beberapa waktu belakangan kondisi ekonomi di Tanah Air tidak sedang baik-baik saja.
Hal itu membuat pendapatan masyarakat semakin kecil. Lalu harga mobil baru kian mahal dari waktu ke waktu.
Otomatis daya beli masyarakat pun merosot tajam. Sehingga berdampak ke industri otomotif yang ada di dalam negeri.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 April 2026, 16:15 WIB
15 April 2026, 07:55 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
12 April 2026, 09:00 WIB
08 April 2026, 15:23 WIB
Terkini
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka
17 April 2026, 07:42 WIB
Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka
17 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang
17 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home
17 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih menjadi salah satu alternatif jika masyarakat ingin mengurus dokumen berkendara
16 April 2026, 23:19 WIB
Melalui gelaran Toyota Eco Youth, pelajar diajak mengidentifikasi dan mencari solusi permasalahan lingkungan
16 April 2026, 16:15 WIB
Di tengah penurunan, BYD jadi salah satu merek mobil terlaris yang catatkan tren positif penjualan Maret 2026