Penjualan Ritel Chery Anjlok 20 Persenan di Juli 2025

Mengacu pada data milik Gaikindo, penjualan Chery Sales Indonesia pada Juli 2025 hanya sekitar 1.705 unit

Penjualan Ritel Chery Anjlok 20 Persenan di Juli 2025

KatadataOTOChery Sales Indonesia (CSI) cukup agresif dalam meniagakan mobil baru untuk konsumen di Tanah Air. Sejumlah produk telah mereka tawarkan sejak awal tahun.

Mulai dari Chery Tiggo 8 CSH, C5 dan E5, Tiggo 9 CSH, Tiggo Cross CSH sampai Tiggo Sport. Semua dihadirkan guna menggoda konsumen di dalam negeri.

Peluncuran deretan mobil baru Chery tersebut juga diharapkan bisa mendongkrak penjualan manufaktur asal Cina itu.

Akan tetapi nasib sial justru menghampiri mereka. Pada Juli 2025 penjualan Chery justru terperosok cukup dalam.

Chery Tiggo Cross CSH Dilego di GIIAS 2025, Harga Rp 319 Jutaan
Photo : KatadataOTO

Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Chery hanya mampu mengirimkan 1.705 unit dari diler ke konsumen (retail sales) pada bulan lalu.

Bila perolehan Juli dibandingkan dengan Juni 2025, terjadi penurunan cukup besar sampai 20,7 persen dari 2.150 unit.

Sebagai informasi penjualan di Juni menjadi yang paling tinggi di 2025. Akan tetapi hasil tersebut tidak bertahan lama.

Chery tidak mampu untuk mempertahankan performa mereka di pasar kendaraan roda empat di dalam negeri. Sehingga harus menelan pil pahit di bulan lalu.

Padahal di Juli 2025 terdapat GIIAS 2025 di ICE BSD, Tangerang. Namun ternyata pameran tersebut belum mampu menolong mereka.

Sehingga Chery harus bekerja ekstra keras lagi buat mendongkrak penjualan mobil baru mereka di sisa waktu 2025.

Sebagai informasi, Chery menjadi salah satu manufaktur yang menurunkan harga produk. Seperti contoh Omoda E5 saat diluncurkan pada Februari 2024 dibanderol Rp 498,8 jutaan On The Road (OTR) Jakarta.

Sekarang mereka telah melepas Omoda sehingga produknya hanya memakai nama Chery E5. Lalu untuk varian paling murah, yakni Pure diniagakan Rp 369,9 jutaan sementara tipe biasa Rp 399,9 jutaan.

Artinya penurunan harga mobil Chery satu ini berkisar dari Rp 98,9 jutaan sampai Rp 129 jutaan.

Chery E5
Photo : KatadataOTO

Namun usaha tersebut ternyata tidak serta merta menggoda masyarakat buat memakai produk asal Tiongkok satu ini.

Chery wajib lebih gencar lagi serta menerapkan strategi lain di luar membanting harga untuk menggoda konsumen di dalam negeri,

Penjualan Chery di 2025

  • Januari: 1.198 unit
  • Februari: 1.327 unit
  • Maret: 1.521 unit
  • April: 1.549 unit
  • Mei: 2.067 unit
  • Juni: 2.150 unit
  • Juli: 1.705 unit
  • Total: 11.517 unit
  • Market share: 2,5 persen

Terkini

mobil
All-Terrain Circuit Experience BYD

Sirkuit All-Terrain BYD Tawarkan Pengalaman Unik Buat Pengunjung

BYD hadirkan Sirkuit All-Terrain untuk membuktikan ketangguhan teknologi kendaraan listrik yang mereka kembangkan

mobil
MotoGP

Penjelasan Aturan Restart Motor di MotoGP, Berlaku Tahun Ini

FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP

otosport
MotoGP 2027

Kata Rossi Soal Peraturan MotoGP 2027, Tetap Andalkan Ducati

Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan

mobil
Mobil Listrik

Insiden Mobil Listrik Terbakar saat Diparkir, Ini Analisanya

Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia

mobil
Toyota Innova Zenix

Susul Avanza, Harga Toyota Innova Zenix Naik di Awal Tahun

Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan

mobil
Harga Hyundai Ioniq 5

Harga Hyundai Ioniq 5 Naik Rp 81 Juta di Pertengahan Januari 2026

Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen

mobil
Mobil listrik MG

Tahun Baru, MG Tawarkan Promo Menarik Dua Produk Unggulan

MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026

mobil
Insentif Otomotif

Airlangga Ungkap Tengah Kaji Insentif Otomotif di 2026

Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan