Test Drive Toyota Veloz Hybrid, Pilihan Buat yang Males Ngecharge
23 September 2026, 17:49 WIB
Ragam teknologi baru Toyota telah disiapkan untuk menambah efisiensi mobil listrik dan mengejar ketertinggalan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Selain memperkenalkan baterai yang bisa menempuh jarak 1.000 km, ragam teknologi baru Toyota untuk tambah efisiensi mobil listrik juga akan dipamerkan. Dengan demikian mereka dapat menciptakan serta memproduksi model guna menjawab semua tantangan.
Salah satu perhatian dan sedang dikembangkan oleh Toyota adalah masalah produksi. Mereka mengklaim akan memanfaatkan Giga casting, sebuah proses yang telah digunakan Tesla sehingga mengurangi kerumitan serta biaya pembuatan mobil listrik.
Dengan menerapkan teknologi tersebut maka proses pengelasan dapat berkurang dan meningkatkan efisiensi. Pabrikan asal Jepang itu juga mengatakan jalur perakitan dibuat lebih fleksibel serta menggunakan inovasi digital agar mengurangi biaya investasi termasuk beban para tenaga kerja.
Toyota pun mengatakan tengah menjalin kerjasama dengan perancang roket dari Mitsubishi Heavy Industries. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan aerodinamika kendaraan sehingga jarak tempuh bisa lebih jauh.
Mereka menegaskan bahwa semakin rendah koefisien hambatan udara pada mobil maka akan meningkatkan efisiensi kendaraan. Saat ini Tesla Model Y yang merupakan salah satu EV terlaris memiliki hambatan 0.23.
Sementara Toyota tengah berupaya mengurangi angka tersebut. Mereka menargetkan agar bisa mencapai tingkat koefisien 0.1 melalui teknologi Mitsubishi.
“Untuk menghadirkan desain yang stylish, performa aerodinamika akan didukung oleh teknologi AI. Kemudian desainer menyesuaikannya agar lebih ramah lingkungan,” ungkap Takero Kato, Toyota BEV Factory President.
Teknologi hasil pengembangan dari para supplier juga dimanfaatkan agar performa kendaraan listrik Toyota dapat lebih optimal. Mereka bahkan siap mengenalkan eAxles berukuran kecil dari Aisin dan Denso guna menggabungkan motor listrik dengan komponen penggerak.
Komponennya diklaim mampu menambah jangkauan mobil listrik dan menambah ruang bagasi, lokasi motor penggerak ditempatkan. Berkat ini pengendara bisa membawa lebih banyak barang.
Toyota juga berencana menggunakan cip semikonduktor yang sedang dikembangkan Denso. Komponen tersebut disebut mampu mengurangi kehilangan daya ke motor listrik hingga 50 persen.
Semua itu akan didukung oleh baterai terbaru yang rencananya mereka luncurkan di 2026 pada kendaraan listrik generasi terbaru. Dengan demikian jarak tempuh mampu meningkat signifikan dibandingkan Electric Vehicle di pasaran sekarang ini.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan
29 September 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez memiliki bekal penting untuk keluar sebagai pemenang di MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi
29 September 2026, 06:00 WIB
Agar mengurus dokumen berkendara lebih mudah, masyarakat disarankan untuk mendatangi SIM keliling Bandung
29 September 2026, 06:00 WIB
Guna meminimalisir kesalahan pengendara di kawasan maupun jalan protokol di jalan Ibu Kota, diterapkan ganjil genap Jakarta
28 September 2026, 21:01 WIB
Bintang Chemical Indonesia melakukan peletakan batu pertama, siap punya pabrik cat belkote baru di Indonesia
28 September 2026, 17:49 WIB
BYD Atto 1 generasi terbaru siap hadir dengan berbagai ubahan mayor, baik pada eksterior maupun jantung pacu
28 September 2026, 12:39 WIB
Di tengah ramainya model baru yang ditawarkan di Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi andalan
28 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, berikut biaya dan lokasinya