Denza B5 Siap Dijual di Indonesia, Ini Catatan Kemampuan Off-roadnya
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Aion siap incar pasar ekspor ke berbagai negara setelah resmi memulai produksi kendaraan secara lokal di Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Dengan diresmikannya pabrik di Purwakarta, Jawa Barat, Aion berpotensi meraih pasar cukup besar di masa depan. Pasalnya mereka tidak hanya fokus pada permintaan dalam negeri tetapi juga negara tetangga.
Terlebih kapasitas pabrik cukup besar yaitu 20.000 unit per tahun. Jumlah itu bisa meningkat jadi 50.000 unit bila memang permintaan kendaraan cukup tinggi.
“Indonesia adalah pasar kunci dalam ekspansi global GAC dan merupakan bagiandari strategi pengembangan luar negeri kami,” ungkap Wei Haigang, President of GAC internasional pada media siang hari tadi (10/06).
Ia pun mengungkap bahwa pihaknya berencana menjual hasil produksi di Indonesia ke luar negeri dalam beberapa tahap.
“Untuk fase pertama adalah negara-negara setir kanan di Asia Tenggara. Kemudian kami juga ingin mengekspor ke negara-negara di Afrika serta Australia,” tambahnya kemudian.
Sayangnya ia tidak menyampaikan secara detail model apa saja yang akan mereka ekspor. Hanya saja fokusnya berbeda dengan pabrik di Thailand.
“Jenis kendaraan yang diproduksi dan diekspor tentu berbeda. Karena masing-masing akan membuat sesuai model terlaris di negaranya,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa GAC Aion dan Indomobil Group melalui PT National Assemblers telah meresmikan pabrik mereka yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat. Fasilitas tersebut diharapkan bisa menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mengembangkan pasar otomotif di Tanah Air.
Pabrik yang dibangun pun telah mengadopsi sistem manufaktur dari NEV Lighthouse Factories GAC di Cina. Berkat ini maka seluruh proses pekerjaan bisa terpantau guna menjaga kualitas serta efisiensi operasional tetap optimal.
Tak hanya itu proses pergantian lini produksi dapat dilakukan dalam waktu 30 menit sehingga memungkinkan produksi yang cepat dan responsif. Dengan fleksibilitas tersebut, pabrik bisa merakit kendaraan listrik murni (EV) maupun hybrid (HEV/PHEV) sesuai perkembangan strategi perusahaan.
Aion pun mengungkap bahwa akan ada empat jenis kendaraan diproduksi mulai dari sedan, SUV hingga MPV. Bahkan mereka berencana memenuhi kebutuhan pasar dengan menghadirkan mobil 7 seater.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 17:15 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
11 Februari 2026, 11:00 WIB
10 Februari 2026, 11:00 WIB
09 Februari 2026, 17:29 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan