Catatan Sepak Terjang VinFast di Indonesia Sepanjang 2025
24 Desember 2025, 21:08 WIB
Aion resmikan pabrik mereka di Purwakarta dengan kapasitas mencapai 200.000 unit dan akan produksi MPV
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – GAC Aion resmi membuka pabrik baru yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia. Ini adalah pabrik kedua mereka di Asia Tenggara setelah sebelumnya hadir di Thailand.
Pabrik tersebut dibangun dengan menggandeng Indomobil Group dan dipercaya bisa menjadi bukti komitmen mereka dalam mengembangkan mobil listrik Tanah Air. Terlebih saat ini perkembangan EV di Indonesia sangat pesat.
“Pabrik akan dibangun dalam beberapa tahap. Untuk fase pertama jumlah produksi adalah sebesar 20.000 unit dan ke depan bisa meningkat jadi 50.000 unit per tahun,” ungkap Wei Haigang, President of GAC internasional pada media siang hari tadi (10/06).
Dengan perhitungan tersebut artinya pabrik bisa membuat tiga hingga lima unit mobil setiap jamnya.
Jenis kendaraan yang bisa diproduksi pun beragam mulai dari sedan, SUV maupun MPV. Bahkan GAC dan Indomobil akan memenuhi kebutuhan pasar dengan menghadirkan kendaraan 7 seater.
“Yang akan diproduksi pertama adalah Aion V, Hyptec HT, Y Plus serta satu model lagi belum bisa disampaikan,” ungkap Andrew Nasuri, Direktur Indomobil Group.
Dipilihnya Aion V sebagai model pertama bukanlah tanpa alasan. Model tersebut diklaim telah berhasil menarik minat pelanggan dan sekarang menjadi tulang punggung penjualan.
Ia pun menambahkan bahwa Indomobil group telah menggelontorkan dana sebesar Rp 1 triliun untuk membangun fasilitas produksi ini.
“Investasi yang kami keluarkan adalah sebesar Rp 1 triliun. Itu hanya untuk pabrik serta RnD buat pengembangan pabrik ke depannya,” tambahnya
Seluruh perakitan kendaraan telah mengadopsi sistem manufaktur dari NEV Lighthouse Factories GAC Aion di Cina. Dengan ini maka kualitas kendaraan dan efisiensi operasional dapat terjawab.
Tak hanya itu, proses penggantian lini produksi juga bisa dilakukan sangat cepat. Mereka mengklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk melakukannya sehingga seluruh kegiatan bisa berlangsung optimal.
“Kami juga telah memenuhi TKDN sebesar 40 persen dan mempekerjakan 300 orang lokal. Dengan ini maka harga kendaraan bisa lebih kompetitif lagi,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Desember 2025, 21:08 WIB
18 Desember 2025, 21:00 WIB
16 Desember 2025, 08:00 WIB
15 Desember 2025, 18:00 WIB
15 Desember 2025, 16:00 WIB
Terkini
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak
29 Desember 2025, 13:00 WIB
Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain
29 Desember 2025, 12:14 WIB
Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan
29 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025